Komandan Pejuang Kashmir Terbunuh dalam Operasi Keamanan India

KIBLAT.NET, Kashmir – Pihak perwenang India, Jumat (24/05/2019), mengatakan bahwa pasukan keamanan berhasil menewaskan pemimpin kelompok “Al-Qaidah di Kashmir”. Pembunuhan itu memicu protes besar-besaran di sejumlah wilayah Kashmir yang disengketakan.

Seorang sumber perwira tinggi kepolisian India menyebutkan kepada Reuters, komandan yang diklaim anggota Al-Qaidah itu bernama Zakir Rashid Bhat atau lebih dikenal Zakir Musa. Operasi digelar pada Kamis malam. Pasukan keamanan mengepung bangunan tiga lantai, tempat persembunyian Bhat. Muncul kobaran api dari bangunan selama operasi.

Perwira yang meminta tidak disebutkan namanya itu menambahkan, Bhat ditembak setelah menolak menyerah. Ia sempat mencoba melempar granat ke pasukan India.

Warga Kashmir menggelar aksi protes di sejumlah daerah akibat operasi yang menewaskan Bhat ini. Aksi itu sebagai bentuk dukungan terhadap Bhat. Mereka menilai Bhat adalah pejuang yang membela rakyat muslim Kashmir.

Polisi mengatakan, protes digelar pada Jumat pagi.

Kepolisian pun memaksa libur sekolah-sekolah dan menghentikan perjalanan kereta api di kota-kota yang menyaksikan protes. Hal itu untuk mencegah ketegangan semakin meluas.

Bhat merupakan mantan pemimpin gerakan Partai Mujahidin. Kelompok ini termasuk gerakan bersenjata terbesar yang memerangi pemerintahan India di Kashmir. Kini, dia mendirikan kelompok independen dan menyatakan kesetiaan kepada Al-Qaidah pada 2017, seperti dikatakan Reuters.

India semakin ketat mengontrol keamanan di Kashmir setelah insiden serangan bom mobil yang menewaskan 44 tentara. Operasi keamanan digelar hampir setiap hari di kampung-kampung muslim. Ratusan orang ditangkap dengan tuduhan terkait serangan tersebut.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat