... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

FPI Sebut Kekerasan Polisi di Ricuh 22 Mei Tergolong Pelanggaran HAM

Foto: Ketua DPP FPI, KH Awit Mashuri

KIBLAT.NET, Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) mengecam tindakan brutal aparat dalam kericuhan 22 Mei. Ketua DPP FPI, KH Awit Mashuri mengatakan, tindakan brutalitas adalah penggunaan kekerasan yang berlebihan dan terindikasi sebagai pelanggaran HAM berat.

Menurut catatan FPI, kericuhan 22 Mei menyebabkan lebih dari 700 orang luka-luka berat maupun ringan serta beberapa orang hilang.

“Ini pelanggaran HAM berat yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukum di pengadilan HAM nasional maupun International Criminal Court yang bermarkas di Den Haag,” kata Awit dalam Konferensi Pers di Tebet pada Jumat sore.

Sementara itu, jumlah korban meninggal menurut keterangan Gubernur DKI Jakarta berjumlah 8 orang. Awit menilai, tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah mengingat ratusan korban luka-luka lainnya.

Awit menambahkan, Aksi Damai 21-22 Mei 2019 merupakan hak warga negara untuk berkumpul, menyatakan pendapat dan pikiran serta menyuarakan kebenaran seperti dijamin dalam konstitusi Indonesia.

Aksi yang telah selesai dengan tertib tersebut, menurut Awit justru kemudian dijadikan anarkis. Ia juga menyebut ada media massa tertentu yang sengaja membangun opini bahwa aksi damai tersebut berujung anarkis.

Padahal terbukti aksi berlangsung damai, bahkan peserta aksi bisa shalat berjamaah mulai dari maghrib hingga taraweh.

“Berdasarkan hal itu, kami meminta Komnas HAM sebagai lembaga resmi negara yang bekerja di bidang hak asasi manusia untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap peristiwa pembunuhan warga sipil tersebut,” tutupnya.

BACA JUGA  KPAI Tegaskan Pendidikan Agama Masih Perlu Diberikan di Sekolah

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Komandan Pejuang Kashmir Terbunuh dalam Operasi Keamanan India

Warga Kashmir menggelar aksi protes di sejumlah daerah akibat operasi yang menewaskan Bat ini.

Sabtu, 25/05/2019 09:22 0

Amerika

AS Putuskan Kirim 1.500 Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Keputusan untuk mengirim pasukan adalah kelemahan bagi Trump, yang mengatakan pada hari Kamis sebelumnya tidak perlu mengirim lebih banyak pasukan.

Sabtu, 25/05/2019 08:16 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Untukmu Para Penghafal Quran

KIBLAT.NET- Untukmu para penghafal Al Quran yang ingin senantiasa menjaga hafalan. Yuk, simak ceramahnya di...

Sabtu, 25/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Belajar Maaf dari Rasulullah

KIBLAT.NET- Rasul adalah sosok pemaaf, yuk kita teladani sifat pemaaf beliau. Selengkapnya, simak di sini!...

Jum'at, 24/05/2019 17:30 0

Artikel

Ramadhan dan Tadarus Al-Quran

Di antara amalan yang paling utama pada bulan Ramadhan adalah tadarus Al-Quran. Tadarus Al-Quran adalah aktivitas interaksi dengan Al-Quran, baik dengan membacanya, memahaminya, mengkhatamkannya, mendengarnya, mentadabburinya, menghafalnya dan mempelajarinya.

Jum'at, 24/05/2019 16:30 0

Khazanah

Hari Kesembilan belas Ramadhan, Wafatnya Penakluk Kota Akka, Sultan Muzhaffar

Pada tanggal 19 Ramadhan tahun 587 H, bertepatan dengan hari Jumat, 10 November 1191 H, Sultan Muzhaffar meninggal dunia. Nama lengkapnya adalah Taqiyyuddin Umar bin Syahinsyah bin Ayyub. Ia sangat disayangi oleh pamannya, Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi.

Jum'at, 24/05/2019 15:57 0

Amerika

Pentagon: Tidak Ada Rencana untuk Menyerang Iran

Para pejabat militer AS yang terlibat dalam perang perencanaan di Timur Tengah mengatakan bahwa tidak ada rencana nyata untuk penempatan pasukan besar-besaran ke Timur Tengah, apalagi untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 24/05/2019 14:31 0

Profil

Abbas Madani, Pemimpin Kharismatik FIS

"Mereka melarang jalannya demokrasi, karena jika demokrasi itu untuk (kemaslahatan) Prancis, itu berlaku. Tetapi tidak berlaku untuk Aljazair. Jadi, sebenarnya kita masih terjajah." Ungkap Abbas di sebuah video pada tahun 1990 ketika berbicara masalah perjuangan revolusioner Aljazair.

Jum'at, 24/05/2019 14:10 1

Irak

Derita Pengungsi Irak saat Ramadhan: Hidup Terancam, Minim Bantuan

Meskipun pemerintah Irak mengumumkan bahwa ISIS telah diusir dari negara itu lebih dari satu setengah tahun yang lalu, 1,5 juta orang terlantar masih tinggal di kamp-kamp pengungsian ​​dalam kondisi yang mengerikan.

Jum'at, 24/05/2019 14:00 0

Manhaj

Ketika Telah Mencapai Nishab, Allah Akan Binasakan Pelaku Kezaliman

Kezaliman memiliki batasannya dan batasan kezaliman itu adalah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku kezaliman baik di dunia maupun di akhirat.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Close