... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

FPI Duga Korban Ricuh 22 Mei, Farhan Syafero Meninggal Karena Sniper

Foto: Bentrokan di dapan Bawaslu dalam aksi protes kecurangan Pemilu 2019 yang berujung ricuh pada 21-22 Mei (Jundii/Kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Tim Investigasi Front Pembela Islam (FPI) untuk tragedi 22 Mei, Habib Ali Al-Attas mengungkap adanya kemungkinan Farhan Syafero oleh sniper. Hal ini diungkapkan dalam konferensi pers di Tebet, jakarta pada Jumat sore.

Farhan Syafero (31) merupakan salah satu korban meninggal di kerusuhan 22 Mei. Ia diduga meninggal usai ditembus peluru di bagian leher. Sebelumnya, ia telebih dahulu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan Jakarta namun nyawanya tak tertolong.

Habib Ali menjelaskan, kemungkinan tersebut berasal dari luka yang ada di tubuh korban. Ia pun menunjukkan gambar korban dan kedua posisi lukanya. Yang satu diduga sebagai tepat masuk peluru ada di bagian leher bawah, dan satu lagi lubang keluarnya peluru di bagian punggung belikat kiri bawah.

“Ini ada bukti, ini Farhan Savero meninggal ditembak. Bukan hanya tertembak tapi sampai tembus ke belakang tembakannya. Jadi kemungkinan kami, ini ada tembakan sniper dari atas tembus menuju punggung sebelah kiri,”terang habib Ali.

Sementara itu menurut Dokter, kematian Farhan disebabkan cedera dada atau Pneumotoraks. Terkait jenis peluru yang menembus Farhan, dokter tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena belum dilakukan autopsi.

“Mungkin mengenai paru-paru, kena selaput paru-parunya robek sehingga udara terkumpul disana. Dan mungkin kena pembuluh darah besar,” kata Direktur Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Fahrul W Arbi.

BACA JUGA  KPAI Tegaskan Pendidikan Agama Masih Perlu Diberikan di Sekolah

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Komandan Pejuang Kashmir Terbunuh dalam Operasi Keamanan India

Warga Kashmir menggelar aksi protes di sejumlah daerah akibat operasi yang menewaskan Bat ini.

Sabtu, 25/05/2019 09:22 0

Amerika

AS Putuskan Kirim 1.500 Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Keputusan untuk mengirim pasukan adalah kelemahan bagi Trump, yang mengatakan pada hari Kamis sebelumnya tidak perlu mengirim lebih banyak pasukan.

Sabtu, 25/05/2019 08:16 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Untukmu Para Penghafal Quran

KIBLAT.NET- Untukmu para penghafal Al Quran yang ingin senantiasa menjaga hafalan. Yuk, simak ceramahnya di...

Sabtu, 25/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Belajar Maaf dari Rasulullah

KIBLAT.NET- Rasul adalah sosok pemaaf, yuk kita teladani sifat pemaaf beliau. Selengkapnya, simak di sini!...

Jum'at, 24/05/2019 17:30 0

Artikel

Ramadhan dan Tadarus Al-Quran

Di antara amalan yang paling utama pada bulan Ramadhan adalah tadarus Al-Quran. Tadarus Al-Quran adalah aktivitas interaksi dengan Al-Quran, baik dengan membacanya, memahaminya, mengkhatamkannya, mendengarnya, mentadabburinya, menghafalnya dan mempelajarinya.

Jum'at, 24/05/2019 16:30 0

Khazanah

Hari Kesembilan belas Ramadhan, Wafatnya Penakluk Kota Akka, Sultan Muzhaffar

Pada tanggal 19 Ramadhan tahun 587 H, bertepatan dengan hari Jumat, 10 November 1191 H, Sultan Muzhaffar meninggal dunia. Nama lengkapnya adalah Taqiyyuddin Umar bin Syahinsyah bin Ayyub. Ia sangat disayangi oleh pamannya, Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi.

Jum'at, 24/05/2019 15:57 0

Amerika

Pentagon: Tidak Ada Rencana untuk Menyerang Iran

Para pejabat militer AS yang terlibat dalam perang perencanaan di Timur Tengah mengatakan bahwa tidak ada rencana nyata untuk penempatan pasukan besar-besaran ke Timur Tengah, apalagi untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 24/05/2019 14:31 0

Profil

Abbas Madani, Pemimpin Kharismatik FIS

"Mereka melarang jalannya demokrasi, karena jika demokrasi itu untuk (kemaslahatan) Prancis, itu berlaku. Tetapi tidak berlaku untuk Aljazair. Jadi, sebenarnya kita masih terjajah." Ungkap Abbas di sebuah video pada tahun 1990 ketika berbicara masalah perjuangan revolusioner Aljazair.

Jum'at, 24/05/2019 14:10 1

Irak

Derita Pengungsi Irak saat Ramadhan: Hidup Terancam, Minim Bantuan

Meskipun pemerintah Irak mengumumkan bahwa ISIS telah diusir dari negara itu lebih dari satu setengah tahun yang lalu, 1,5 juta orang terlantar masih tinggal di kamp-kamp pengungsian ​​dalam kondisi yang mengerikan.

Jum'at, 24/05/2019 14:00 0

Manhaj

Ketika Telah Mencapai Nishab, Allah Akan Binasakan Pelaku Kezaliman

Kezaliman memiliki batasannya dan batasan kezaliman itu adalah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku kezaliman baik di dunia maupun di akhirat.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Close