... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

TNI Akan Berjaga di Tanah Abang Hingga Hari Ahad

Foto: TNI berembug dengan massa demonstran

KIBLAT.NET, Jakarta – Kericuhan di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu pada Rabu (22/05/2019) malam mulai membesar dan beberapa massa yang berhasil di desak mundur oleh polisi, bergeser ke jalan Petamburan, Jakarta Pusat.

Massa yang membekali diri dengan batu, petasan, dan tongkat itu memindahkan konflik ke jalan Ks Tubun, berusaha masuk ke perumahan Brimob di Jalan Petamburan.

Polisi yang sudah menunggu dan bersiap di depan perumahan Brimob memukul mundur massa dengan gas air mata dan juga water canon. Anggota polisi juga menembakkan peluru karet ke kerumunan massa.

Akibat pukulan mundur itu, bukan hanya mengenai massa demonstran, tapi juga warga yang sedang berjualan di sekitar jalan Petamburan, karena kericuhan meletus sejak pukul 18.30 WIB, tidak seperti hari Selasa, kericuhan dimulai pukul 23.00 WIB.

Engkong Pajer, penjual kopi di depan gang Petamburan III, mengaku terkena dampak dari gas airmata dan water canon yang ditembakkan polisi.

“Iya semalem kita buka, tapi sempet tutup pas ada polisi nembakin gas air mata. Pas ada water canon kita juga sampe matiin lampu, takut kena,” ujar Engkong Pajer di tokonya, di muka gang Petamburan III, Rabu (23/05/2019) malam.

Meski berlangsung hingga Kamis (24/05/2019) pagi, massa yang ricuh bisa dikendalikan, dan tidak mengancam warga, Pajer mengungkapkan suasan Petamburan III berangsur kondusif ketika TNI berjaga.

BACA JUGA  Ditemukan Sekarat, Ini Kasus Terakhir yang Ditangani Golfrid Siregar

“Iya Alhamdulillah udah aman, ada TNI,” ujar Ngkong Pajer.

Sementara itu, Kopda Riyandi menjelaskan TNI memang diturunkan satu pleton di Jl Ks Tubun, untuk melindungi masyarakat, dan untuk menjaga kondusifitas warga.

“Ada satu kompi di sini, berjaga sejak 4 hari lalu. Kami Satuan dari Subang, Jawa Barat,” ujar Riyandi

Memang, pantauan kiblat.net, ada tiga truk TNI, dan satu tenda TNI yang didirikan di depan Indomaret Petamburan III. Anggota TNI pun berbaur dengan masyarakat, bahkan beberapa diantaranya bercengkrama dan ngopi bareng anak muda di Petamburan.

Anggota TNI yang berjaga tidak satupun membawa senjata. Bahkan, untuk sangkur yang biasanya selalu sedia di pinggang anggota TNI, untuk pengamanan masyarakat pasca aksi ini tidak dibawa.

“Nggak bawa senjata perintahnya, jangankan senjata, sangkur saja tidak.
Kita kan menjaga, bukan melukai. Harus melindungi. Jangan sampai berita itu ditambah-tambahkan,” ujar Riyandi.

Sementara itu, pengamanan sendiri disebutkan Serka Agus Rohana, pimpinan pleton Riyandi, TNI akan bejaga minimal sampai hari Ahad (26/05/2019) mendatang, atau sampai masyarakat benar-benar kondusif.

“Sampai Minggu disini, jika ga ada perkembangan kita kembali,” ujar Agus.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Zamroni: Belajar Maaf dari Rasulullah

KIBLAT.NET- Rasul adalah sosok pemaaf, yuk kita teladani sifat pemaaf beliau. Selengkapnya, simak di sini!...

Jum'at, 24/05/2019 17:30 0

Artikel

Ramadhan dan Tadarus Al-Quran

Di antara amalan yang paling utama pada bulan Ramadhan adalah tadarus Al-Quran. Tadarus Al-Quran adalah aktivitas interaksi dengan Al-Quran, baik dengan membacanya, memahaminya, mengkhatamkannya, mendengarnya, mentadabburinya, menghafalnya dan mempelajarinya.

Jum'at, 24/05/2019 16:30 0

Khazanah

Hari Kesembilan belas Ramadhan, Wafatnya Penakluk Kota Akka, Sultan Muzhaffar

Pada tanggal 19 Ramadhan tahun 587 H, bertepatan dengan hari Jumat, 10 November 1191 H, Sultan Muzhaffar meninggal dunia. Nama lengkapnya adalah Taqiyyuddin Umar bin Syahinsyah bin Ayyub. Ia sangat disayangi oleh pamannya, Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi.

Jum'at, 24/05/2019 15:57 0

Amerika

Pentagon: Tidak Ada Rencana untuk Menyerang Iran

Para pejabat militer AS yang terlibat dalam perang perencanaan di Timur Tengah mengatakan bahwa tidak ada rencana nyata untuk penempatan pasukan besar-besaran ke Timur Tengah, apalagi untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 24/05/2019 14:31 0

Profil

Abbas Madani, Pemimpin Kharismatik FIS

"Mereka melarang jalannya demokrasi, karena jika demokrasi itu untuk (kemaslahatan) Prancis, itu berlaku. Tetapi tidak berlaku untuk Aljazair. Jadi, sebenarnya kita masih terjajah." Ungkap Abbas di sebuah video pada tahun 1990 ketika berbicara masalah perjuangan revolusioner Aljazair.

Jum'at, 24/05/2019 14:10 1

Irak

Derita Pengungsi Irak saat Ramadhan: Hidup Terancam, Minim Bantuan

Meskipun pemerintah Irak mengumumkan bahwa ISIS telah diusir dari negara itu lebih dari satu setengah tahun yang lalu, 1,5 juta orang terlantar masih tinggal di kamp-kamp pengungsian ​​dalam kondisi yang mengerikan.

Jum'at, 24/05/2019 14:00 0

Manhaj

Ketika Telah Mencapai Nishab, Allah Akan Binasakan Pelaku Kezaliman

Kezaliman memiliki batasannya dan batasan kezaliman itu adalah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku kezaliman baik di dunia maupun di akhirat.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Malaysia

Malaysia Danai Siswa Palestina yang Ingin Lanjut Kuliah

Pemerintah Malaysia melawan kontroversi atas upayanya untuk membantu Palestina melalui beasiswa pendidikan.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Video News

Kondisi Sekitar Bawaslu Semalam, 23 Mei 2019, Pukul 21.30

KIBLAT.NET- Pasca kerusuhan yang terjadi pada 21 dan 22 Mei 2019, beginilah kondisi dan situasi...

Jum'at, 24/05/2019 12:42 0

Feature

Momen ‘Lebaran’ dan Aksi Protes 21-22 Mei 

"Enak ya, kayak lebaran," ujar seorang wanita berhijab kuning kepada teman kerjanya.

Jum'at, 24/05/2019 11:13 0

Close