... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Tragedi Bawaslu 22 Mei, Shalat Gaib Digelar di Depan Mapolresta Surakarta

Foto: Shalat ghaib digelar di Depan Mapolresta Surakarta untuk korban 22 Mei di Bawaslu yang meninggal akibat sikap represif Polri

KIBLAT.NET, Solo – Bentrokan pasca aksi menolak kecurangan Pemilu di sekitar Kantor Badan Pengaas Pemilu (Bawaslu) menyebabkan 8 orang meninggal dunia, dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Menyikapi hal itu, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) petang tadi menggelar aksi keprihatinan dan shalat ghaib digelar di depan Mapolresta Surakarta.

Humas DSKS, Endro Sudarsono menyatakan rasa bela sungkawa atas korban yang berjatuhan baik yang meninggal maupun yang terluka. Menurutnya, rakyat yang menjadi korban tengah menyampaikan aspirasi karena adanya dugaan kecurangan dalam pemilu 2019.

“Ikut berbela sungkawa atas kematian warga, semoga diampuni dosa-dosanya dan diterima amal kebaikannya. Dan kepada keluarganya diberi ketabahan dan kesabaran,” ungkapnya di depan Mapolresta Surakarta, Jumat (24/05/19).

Aksi di depan Mapolresta Surakarta dimulai sekira pukul 15.00 WIB selepas shalat Ashar dan berakhir setelah shalat Magrib, dengan diikuti ratusan peserta. Meski berlangsung aksi, lalu lintas masih terlihat kondusif dengan adanya pengamanan aparat kepolisian yang dibantu oleh KOKAM.

Memasuki waktu shalat magrib jalan depan Mapolresta Surakarta terpaksa ditutup atau dialihkan. Massa kemudian menggelar shalat berjamaah dan dilanjutkan shalat gaib untuk korban yang meninggal pada 21-22 Mei di Jakarta.

DSKS mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap SOP pembubaran massa, untuk menghindarkan korban meninggal dunia ataupun luka-luka. Saat pembubaran massa, lanjut Endro, tidak boleh ada tindakan yang mematikan kecuali, memperingatkan, menghalau, atau melumpuhkan.

BACA JUGA  Lewat UU Ciptaker, Perusahaan Irit Biaya Perekrutan dan PHK

“Penegakan hukum tidak boleh melanggar hukum, dan tetap menjunjung tinggi profesionalitas dan hak asasi manusia,” imbuhnya.

“Meminta dengan hormat Bapak Wiranto, Kapolri, dan Kapolda Metro Jaya untuk mengundurkan diri,” kata Endro.

Komnas HAM juga didesak untuk segera menginvestigasi dan mengusut tuntas penyebab meninggalnya 8 orang dalam kejadian itu. Tak hanya itu, tindakan represif terhadap Tim Medis Dompet Dhuafa dan keberadaan peluru tajam juga harus diungkap.

DSKS juga mengimbau semua pihak, baik rakyat ataupun aparat keamanan, untuk menahan diri dari segala upaya untuk memecah belah bangsa Indonesia.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Zamroni: Belajar Maaf dari Rasulullah

KIBLAT.NET- Rasul adalah sosok pemaaf, yuk kita teladani sifat pemaaf beliau. Selengkapnya, simak di sini!...

Jum'at, 24/05/2019 17:30 0

Artikel

Ramadhan dan Tadarus Al-Quran

Di antara amalan yang paling utama pada bulan Ramadhan adalah tadarus Al-Quran. Tadarus Al-Quran adalah aktivitas interaksi dengan Al-Quran, baik dengan membacanya, memahaminya, mengkhatamkannya, mendengarnya, mentadabburinya, menghafalnya dan mempelajarinya.

Jum'at, 24/05/2019 16:30 0

Khazanah

Hari Kesembilan belas Ramadhan, Wafatnya Penakluk Kota Akka, Sultan Muzhaffar

Pada tanggal 19 Ramadhan tahun 587 H, bertepatan dengan hari Jumat, 10 November 1191 H, Sultan Muzhaffar meninggal dunia. Nama lengkapnya adalah Taqiyyuddin Umar bin Syahinsyah bin Ayyub. Ia sangat disayangi oleh pamannya, Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi.

Jum'at, 24/05/2019 15:57 0

Amerika

Pentagon: Tidak Ada Rencana untuk Menyerang Iran

Para pejabat militer AS yang terlibat dalam perang perencanaan di Timur Tengah mengatakan bahwa tidak ada rencana nyata untuk penempatan pasukan besar-besaran ke Timur Tengah, apalagi untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 24/05/2019 14:31 0

Profil

Abbas Madani, Pemimpin Kharismatik FIS

"Mereka melarang jalannya demokrasi, karena jika demokrasi itu untuk (kemaslahatan) Prancis, itu berlaku. Tetapi tidak berlaku untuk Aljazair. Jadi, sebenarnya kita masih terjajah." Ungkap Abbas di sebuah video pada tahun 1990 ketika berbicara masalah perjuangan revolusioner Aljazair.

Jum'at, 24/05/2019 14:10 1

Irak

Derita Pengungsi Irak saat Ramadhan: Hidup Terancam, Minim Bantuan

Meskipun pemerintah Irak mengumumkan bahwa ISIS telah diusir dari negara itu lebih dari satu setengah tahun yang lalu, 1,5 juta orang terlantar masih tinggal di kamp-kamp pengungsian ​​dalam kondisi yang mengerikan.

Jum'at, 24/05/2019 14:00 0

Manhaj

Ketika Telah Mencapai Nishab, Allah Akan Binasakan Pelaku Kezaliman

Kezaliman memiliki batasannya dan batasan kezaliman itu adalah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku kezaliman baik di dunia maupun di akhirat.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Malaysia

Malaysia Danai Siswa Palestina yang Ingin Lanjut Kuliah

Pemerintah Malaysia melawan kontroversi atas upayanya untuk membantu Palestina melalui beasiswa pendidikan.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Video News

Kondisi Sekitar Bawaslu Semalam, 23 Mei 2019, Pukul 21.30

KIBLAT.NET- Pasca kerusuhan yang terjadi pada 21 dan 22 Mei 2019, beginilah kondisi dan situasi...

Jum'at, 24/05/2019 12:42 0

Feature

Momen ‘Lebaran’ dan Aksi Protes 21-22 Mei 

"Enak ya, kayak lebaran," ujar seorang wanita berhijab kuning kepada teman kerjanya.

Jum'at, 24/05/2019 11:13 0

Close
CLOSE
CLOSE