... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

LPSK Dorong Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen Selidiki Ricuh Aksi Bawaslu

Foto: Maneger Nasution

KIBLAT.NET, Padang – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyampaikan keprihatinan atas tragedi kemanusiaan dengan meninggalnya sejumlah orang dalam kericuhan di sekitar Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat dan mendorong Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) HAM untuk membentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk menyelidiki kasus tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada Kamis (23/05/2019) tercatat 8 orang meninggal dunia dalam akibat kericuhan di sekitar Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat. Para korban tersebar di beberapa rumah sakit, yakni RSUD Tarakan, RS Budi Kemuliaan, RS Pelni, RSAL Mintoharjo, dan RS Dharmais.

Terkait kondisi itu, Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution menyatakan prihatin atas peristiwa yang disebutnya sebagai tragedi kemanusiaan dan demokrasi. Menurutnya, hal itu sejatinya bisa diminiminalisir. “Semoga korban ditempatkan di sisi-Nya, keluarga korban tabah adanya,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima Kiblat pada Kamis (23/05/2019).

“Pihak kepolisian harus menangani kasus tersebut secara profesional dan independen, serta menjelaskan ke publik secara transparan,” imbuh Maneger.

Maneger, yang juga mantan Komisioner Komnas HAM, menegaskan bahwa pemerintah harus menjelaskan ke publik soal pembatasan hak publik untuk tahu (right to know). Pembatasan itu terjadi dengan adanya pembatasan akses terhadap media massa dan media sosial, bertepatan dengan adanya aksi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu, Rabu, 22 Mei 2019.

Dia juga mendorong Komnas HAM menyelidiki kasus kematian tersebut. “Sekira dibutuhkan Komnas HAM dapat membentuk semacam Tim Pencari Fakta independen dengan melibatkan unsur masyarakat sipil untuk menyelidiki kasus tersebut,” tandasnya.

BACA JUGA  KAMMI Desak Jokowi Segera Selesaikan Polemik KPK

Maneger mengungkapkan LPSK bersiap menerima laporan dari publik yang merasa ada ancaman atas keselamatan jiwanya. Pihaknya akan memprosesnya laporan-laporang itu sesuai dengan mekanisme dan kewenangan LPSK.

“Menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak main hakim sendiri,” pungkasnya.

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Pentagon: Tidak Ada Rencana untuk Menyerang Iran

Para pejabat militer AS yang terlibat dalam perang perencanaan di Timur Tengah mengatakan bahwa tidak ada rencana nyata untuk penempatan pasukan besar-besaran ke Timur Tengah, apalagi untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 24/05/2019 14:31 0

Profil

Abbas Madani, Pemimpin Kharismatik FIS

"Mereka melarang jalannya demokrasi, karena jika demokrasi itu untuk (kemaslahatan) Prancis, itu berlaku. Tetapi tidak berlaku untuk Aljazair. Jadi, sebenarnya kita masih terjajah." Ungkap Abbas di sebuah video pada tahun 1990 ketika berbicara masalah perjuangan revolusioner Aljazair.

Jum'at, 24/05/2019 14:10 1

Irak

Derita Pengungsi Irak saat Ramadhan: Hidup Terancam, Minim Bantuan

Meskipun pemerintah Irak mengumumkan bahwa ISIS telah diusir dari negara itu lebih dari satu setengah tahun yang lalu, 1,5 juta orang terlantar masih tinggal di kamp-kamp pengungsian ​​dalam kondisi yang mengerikan.

Jum'at, 24/05/2019 14:00 0

Manhaj

Ketika Telah Mencapai Nishab, Allah Akan Binasakan Pelaku Kezaliman

Kezaliman memiliki batasannya dan batasan kezaliman itu adalah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku kezaliman baik di dunia maupun di akhirat.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Malaysia

Malaysia Danai Siswa Palestina yang Ingin Lanjut Kuliah

Pemerintah Malaysia melawan kontroversi atas upayanya untuk membantu Palestina melalui beasiswa pendidikan.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Video News

Kondisi Sekitar Bawaslu Semalam, 23 Mei 2019, Pukul 21.30

KIBLAT.NET- Pasca kerusuhan yang terjadi pada 21 dan 22 Mei 2019, beginilah kondisi dan situasi...

Jum'at, 24/05/2019 12:42 0

Feature

Momen ‘Lebaran’ dan Aksi Protes 21-22 Mei 

"Enak ya, kayak lebaran," ujar seorang wanita berhijab kuning kepada teman kerjanya.

Jum'at, 24/05/2019 11:13 0

Timur Tengah

IUMS Seru Warga Saudi Cegah Rencana Eksekusi Mati Tiga Ulama

mengeksekusi dan membunuh ulama rabbani—khususnya terhadap tiga ulama tersebut seperti disebutkan oleh media— merupakan dosa besar dan mendapat murka dari Allah.

Jum'at, 24/05/2019 09:20 0

Arab Saudi

Saudi Tembak Jatuh Drone Syiah Hutsi di Najran

milisi teroris Hutsi didukung Iran sengaja menargetkan lokasi sipil. Mereka tidak mempertimbangkan apa pun bahaya terhadap sipil.

Jum'at, 24/05/2019 08:01 0

Analisis

Umat Islam di Persimpangan Kerusuhan 22-23 Mei 2019

Perintah Menkopolkam Wiranto agar aparat tak membawa senjata api banyak diabaikan para petugas di lapangan. Kata dia, pendekatan kekerasan yang digunakan polisi dalam menekan para demonstran juga banyak menuai kritikan.

Jum'at, 24/05/2019 06:45 2

Close