... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Ketika Telah Mencapai Nishab, Allah Akan Binasakan Pelaku Kezaliman

Foto: Kezaliman

KIBLAT.NET – Kezaliman memiliki batasannya dan batasannya adalah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku kezaliman baik di dunia maupun di akhirat. Namun, yang seringkali luput dari pengamatan si zalim adalah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku zalim bersifat tiba-tiba. Sedangkan pelaku kezaliman masih asik dengan berbagai macam kezalimannya.

Fir’aun ditenggelamkan oleh Allah SWT di laut merah ketika dia sedang berada pada puncak kezalimannya. Penenggalaman Fir’aun adalah akibat dari pupuk-pupuk kezaliman yang ditaburkannya ke singgasana kekuasaaannya. Dimulai dari memperbudak Bani Israil, menzalimi mereka selama berpuluh-puluh tahun dan mendaku sebagai tuhan. Membunuhi anak laki-laki yang lahir dari kalangan Bani Israil setelah dia mendapat mimpi.

Kezalimannya terus berlanjut ketika Musa datang kepadanya dan memperingatkan dirinya akan perbudakan yang dia lakukan terhadap bai Israil. Bukannya malah sadar, Fir’aun kemudian menuduh Musa dengan tuduhan yang macam-macam. Musa dituduh penyihir, pembuat onar, ingin memecah persatuan dan tuduhan-tuduhan lainnya.

Jika kita melihat pola yang terjadi kepada Fir’aun, maka polanya bisa kita sederhanakan seperti ini. Fir’aun berbuat zalim dengan kekuasaan yang dia miliki, Allah mengutus Musa dan Harun untuk mengingatkannya, Fir’aun semakin menjadi-jadi dalam berbuat zalim kepada nabi Musa dan Bani Israil. Akhir cerita Allah menenggelamkan Fir’aun ketika dirinya berada di puncak kezalimannya. Allah SWT berfirman:

فَأَخَذْنَاهُ وَجُنُودَهُ فَنَبَذْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ فَانظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الظَّالِمِينَ

Artinya, “Maka Kami hukumlah Fir’aun dan bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut. Maka lihatlah bagaimana akibat orang-orang yang zalim.” (QS Al-Qoshosh : 40)

BACA JUGA  Pakar Pidana: Granat Meledak di Monas Bikin Orang Ketakutan

Pelajarannya adalah, Allah pasti membalas pelaku kezaliman, meskipun terkadang terlihat dalam satu waktu Allah membiarkan pelaku kezaliman merajalela dengan kezalimannya. Semakin banyak dan massif kezaliman yang dilakukan, maka do’a-do’a orang yang terzalimi akan mengetuk pintu-pintu langit. Sehingga ketika sudah mencapai nishabnya Allah akan hukum dan hinakan pelaku kezaliman karena deposit kezaliman yang dia lakukan. Rasulullah SAW bersabda:

اتَّقُوْا الظُلْمَ؛ فإنَّ الظُلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ القِيَامَة

Artinya, “Takutlah kalian terhadap kezaliman, karena kezaliman nantinya akan menyebabkan kegelapan pada hari kiamat.” (HR Muslim)

Mengomentari hadits di atas Ibnul Qayyim Al Jauziyah berkata, “Subhanallah, saat seorang zalim bergelimang kenikmatan, berapa banyak air mata para janda mengalir karenanya, berapa banyak hati anak yatim terbakar olehnya dan berapa banyak air mata fakir miskin mengalir disebabkan karena kezalimannya.” (Badaiul Fawaid 3/762)

Salah satu di antara dosa yang Allah segerakan hukuman bagi pelakunya adalah kezaliman. Allah SWT berfirman:

سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ ۝ وَأُمْلِي لَهُمْ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ

Artinya, “Kami akan menarik mereka dengan berangaur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui (182) Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.” (QS Al-A’raf : 183-183)

Imam Hafidz Ibnu Rajab Al-Hanbali berkata:

الغالب أن الظالم تعجل له العقوبة في الدنيا وإن أمهل فإن الله يملي له حتى إذا أخذه لم يفلته

Artinya, “Yang sering terjadi adalah pelaku kezaliman akan disegerakan hukumannya di dunia meskipun Allah memberinya tenggat waktu. Karena Allah memberinya kelonggaran sehingga ketika Allah menghukumnya dia tidak akan selemat (dari hukuman Allah).”

Syaikh Abdul Azis Ath-Tharifi di dalam ceramahnya mengingatkan besarnya dosa kezaliman yang dilakukan oleh penguasa. Karena objek dari kezaliman penguasa adalah orang banyak. Semakin besar jumlah yang dizalimi maka semakin berlipat pula dosa kezalimannya.

BACA JUGA  Anies Baswedan: Reuni 212 Membawa Pesan Damai

Di masa salaf dahulu, diceritakan bahwa ada seorang salaf yang dihukum dengan hutang dan penjara karena dirinya pernah memanggil seseorang dengan sebutan wahai muflis (orang yang bangkrut). 40 tahun kemudian Allah memberikan balasan atas ucapannya tersebut. Itu kezaliman kepada satu orang. Bagaimana dengan kezaliman kepada rakyat? Kezaliman kepada umat?

Cuitan Syaikh Ath-Tharifi tentang tanda-tanda tumbangnya kezaliman

Cuitan Syaikh Ath-Tharifi tentang tanda-tanda tumbangnya kezaliman

Syaikh Ath-Tharifi menjelaskan bahwa kezaliman itu memiliki batasannya (nishab), jika nishabnya telah tercapai maka Allah turunkan hukumannya kepada para pelaku kezaliman. Di salah satu cuitannya, beliau menjelaskan ciri-ciri akan datangnya hukuman Allah kepada penguasa yang zalim. Beliau berkata:

إذا زاد الظلم وقلّ الناصر، فالله يُريد تهيئة أسباب العقوبة للظالم والساكت معاً ليُنزلها. يجهلون سنة الله فيهربون من بلائه إلى عقوبته

Artinya, “Jika kezaliman terus merajalela dan sedikit orang yang menolong, maka Allah ingin mempersiapkan sebab-sebab hukuman kepada pelaku kezaliman beserta orang yang diam terhadap kezaliman, yang kemudian Allah akan turunkan kepada keduanya. Mereka tidak mengetahui sunnatullah, sehingga mereka lari dari ujian Allah menuju hukuman Allah.”

Wallahu a’lamu bissowab

Penulis: Miftahul Ihsan

 

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Malaysia Danai Siswa Palestina yang Ingin Lanjut Kuliah

Pemerintah Malaysia melawan kontroversi atas upayanya untuk membantu Palestina melalui beasiswa pendidikan.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Video News

Kondisi Sekitar Bawaslu Semalam, 23 Mei 2019, Pukul 21.30

KIBLAT.NET- Pasca kerusuhan yang terjadi pada 21 dan 22 Mei 2019, beginilah kondisi dan situasi...

Jum'at, 24/05/2019 12:42 0

Indonesia

Dompet Dhuafa Sayangkan Tindakan Represif Polisi terhadap Tim Medis

Imam menuturkan bahwa tim medis Dompet Dhuafa yang terjun dalam aksi protes adalah resmi dan semata-mata untuk kemanusiaan.

Jum'at, 24/05/2019 11:22 0

Feature

Momen ‘Lebaran’ dan Aksi Protes 21-22 Mei 

"Enak ya, kayak lebaran," ujar seorang wanita berhijab kuning kepada teman kerjanya.

Jum'at, 24/05/2019 11:13 0

Indonesia

Dompet Dhuafa Sebut Tiga Relawannya Dipukul Oknum Brimob

Benny juga menuturkan bahwa dua mobil milik Dompet Dhuafa dirusak. Mobil tersebut dipukul beberapa kali oleh Brimob dengan menggunakan tameng serta popor senapan.

Jum'at, 24/05/2019 10:02 0

Timur Tengah

IUMS Seru Warga Saudi Cegah Rencana Eksekusi Mati Tiga Ulama

mengeksekusi dan membunuh ulama rabbani—khususnya terhadap tiga ulama tersebut seperti disebutkan oleh media— merupakan dosa besar dan mendapat murka dari Allah.

Jum'at, 24/05/2019 09:20 0

Arab Saudi

Saudi Tembak Jatuh Drone Syiah Hutsi di Najran

milisi teroris Hutsi didukung Iran sengaja menargetkan lokasi sipil. Mereka tidak mempertimbangkan apa pun bahaya terhadap sipil.

Jum'at, 24/05/2019 08:01 0

Analisis

Umat Islam di Persimpangan Kerusuhan 22-23 Mei 2019

Perintah Menkopolkam Wiranto agar aparat tak membawa senjata api banyak diabaikan para petugas di lapangan. Kata dia, pendekatan kekerasan yang digunakan polisi dalam menekan para demonstran juga banyak menuai kritikan.

Jum'at, 24/05/2019 06:45 2

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Sebaik-baik Kalian adalah…

KIBLAT.NET- Siapakah sebaik-baik manusia? Simak jawabannya di sini! Editor: Abdullah Muhammad

Jum'at, 24/05/2019 05:00 0

Video News

PKS akan Ajukan 20 Gugatan Sengketa Pemilu ke MK

KIBLAT.NET, Jakarta- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajukan 20 gugatan ke Mahkamah Konstitusi atas sengketa Pemilihan...

Kamis, 23/05/2019 18:24 0

Close