... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

IUMS Seru Warga Saudi Cegah Rencana Eksekusi Mati Tiga Ulama

Foto: IUMS

KIBLAT.NET, Doha – Persatuan ulama muslim dunia, International Union of Muslim Scholars (IUMS), menyeru masyarakat Arab Saudi bergerak mencegah eksekusi mati tiga ulama oleh Kerajaan. Seruan ini dikeluarkan beberapa saat setelah beredar informasi Saudi akan mengeksekusi mati tiga ulama akhir bulan Ramadhan ini atas tuduhan aktivitas “terorisme”.

“Kami semakin khawatir setelah beberapa media mengumumkan bahwa hukuman mati akan dikeluarkan atau mungkin sudah dikeluarkan terhadap tiga ulama besar sekaligus dai moderat, yaitu Salman Al-Audah, Iwadh Al-Qardni dan Ali Al-Omari. Sementara belum ada pernyataan membantah atau membenarkan dari pemerintah Saudi,” kata IUMS dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Rabu malam (22/05/2019), seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (23/05/2019).

Pernyataan itu melanjutkan, mengeksekusi dan membunuh ulama rabbani—khususnya terhadap tiga ulama tersebut seperti disebutkan oleh media— merupakan dosa besar dan mendapat murka dari Allah.

IUMS pun menyeru Saudi, Mesir dan Uni Emirat Arab (UEA) membebaskan seluruh tahanan politik. Lembaga itu juga menyeru masyarakat dunia mencurahkan segala kemampuan untuk mencegah hukuman mati terhadap orang-orang terzalimi.

Lembaga yang berbasis di Qatar ini mengimbau para ulama menyeru ummat menggelar qunut dalam setiap salat dan menggelar demonstrasi di depan kedutaan besar Saudi dan PBB serta pihak-pihak yang bisa memberi pengaruh.

Di akhir, IUMS menyeru warga Saudi maulai dari rakyat sipil hingga ulama serta aktivis memikul tanggung jawab dalam mencegah eksekusi terhadap para ulama rabbani ini.

BACA JUGA  Dua Kapal Tanker Diserang Saat Melintas Teluk Oman

Kabar rencana eksekusi tiga ulama yang ditahan pemerintah Saudi beredar setelah sejumlah akun media sosial terkemuka mengabarkan hal tersebut. Sejumlah media internasional juga turut meramaikannya. Sampai saat ini belum ada keterangan dari pihak Saudi, baik membantah atau membenarkan.

Jaksa agung Saudi beberapa kali menuntut hukuman mati terhadap Salman Al-Audah dalam persidangan tertutup. Ia dikaitkan dengan puluhan pasal yang terkait “terorisme”.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Umat Islam di Persimpangan Kerusuhan 22-23 Mei 2019

Perintah Menkopolkam Wiranto agar aparat tak membawa senjata api banyak diabaikan para petugas di lapangan. Kata dia, pendekatan kekerasan yang digunakan polisi dalam menekan para demonstran juga banyak menuai kritikan.

Jum'at, 24/05/2019 06:45 2

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Sebaik-baik Kalian adalah…

KIBLAT.NET- Siapakah sebaik-baik manusia? Simak jawabannya di sini! Editor: Abdullah Muhammad

Jum'at, 24/05/2019 05:00 0

Video News

PKS akan Ajukan 20 Gugatan Sengketa Pemilu ke MK

KIBLAT.NET, Jakarta- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajukan 20 gugatan ke Mahkamah Konstitusi atas sengketa Pemilihan...

Kamis, 23/05/2019 18:24 0

Foto

Ada Setangkai Mawar di Tengah Kawat Berduri

Di setiap peristiwa selalu ada momen yang memberi ribuan arti, menyelipkan jutaan makna.

Kamis, 23/05/2019 17:58 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Menahan Amarah di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Bulan Ramadhan sebagai bulan diwajibkannya puasa, kita tak hanya dituntut untuk menahan dahaga dan...

Kamis, 23/05/2019 17:30 0

Video News

Keadaan Sekitar Bawaslu Pasca Aksi Demo Semalam

KIBLAT.NET, Jakarta – Hingga siang hari ini, area sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih...

Kamis, 23/05/2019 16:44 0

Indonesia

Kondisi Area Sekitar Bawaslu Pasca Kericuhan Semalam

Kondisi terkini area sekitar Bawaslu.

Kamis, 23/05/2019 16:37 0

Indonesia

Mengharukan, Isi Pesan Terakhir Ustadz Arifin Ilham Sebelum Meninggal Dunia

Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia di usia 49 tahun.

Kamis, 23/05/2019 16:14 0

Artikel

Fakta Menarik Tentang VPN yang Mungkin Tidak Kamu Ketahui

Mendadak penggunaan VPN ramai diperbincangkan oleh warganet, ini disebabkan kebijakan pemerintah yang membatasi akses media sosial.

Kamis, 23/05/2019 14:48 0

Indonesia

Muhammadiyah Ingatkan Semua Pihak Menahan Diri dari Kekerasan dan Anarki

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyerukan kepada seluruh pihak untuk...

Kamis, 23/05/2019 14:26 0

Close