... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Insiden Tim Dompet Dhuafa, BAZNAS Minta Polisi Pahami Peran Kemanusiaan LAZ

Foto: Kendaraan operasional tim kemanusiaan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dompet Dhuafa jadi dirusak aparat kemanan saat ricuh aksi 22 Mei di Bawaslu

KIBLAT.NET, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan tanggapan terkait insiden penganiayaan tim aktivis dan perusakan mobil operasional Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dompet Duafa di sekitar Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat pada Kamis (23/05/2019) dini hari. Polisi diminta memahami fungsi kemanusiaan, yang juga dijalankan oleh LAZ.

Direktur Utama BAZNAS RI, Arifin Purwakananta menyatakan keprihatinannya atas insiden yang membuat kaca mobil yang rusak dan sejumlah aktivis LAZ Dompet Dhuafa terluka sehingga dilarikan ke Rumah Sakit. “Saya meminta semua pihak termasuk aparat Kepolisian memahami fungsi kemanusiaan dari Lembaga-lembaga Amil Zakat (LAZ) seperti Dompet Dhuafa,” ungkapnya dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (23/05/2019).

LAZ,kata Arifin, dalam menjalankan tugasnya menyalurkan bantuan zakat, infak dan sedekah memiliki berbagai pendekatan, diantaranya pendekatan program kemanusiaan. Oleh sebab itu LAZ sering kali terlihat di wilayah bencana, termasuk konflik sosial.

“Selalu saja ada kelompok rentan yang harus mendapat pertolongan, sehingga memerlukan bantuan,” sambungnya.

Arifin meminta semua pihak memandang kegiatan kemanusiaan oleh LAZ untuk tidak diartikan menjadi bagian dari aksi sosial. Aksi kemanusiaan memang diperlukan, apalagi jika diperkirakan akan ada korban.

“Saya juga berharap LAZ terus berada dalam perjuangan kemanusiaan di berbagai momentum bencana dan krisis sosial dengan terus menjaga profesionalisme dalam setiap aksi kemanusiaan dan memegang teguh prinsip netralitas dan imparsialitas”, kata Arifin.

BACA JUGA  Aktivitas Para Buzzer Dinilai Rugikan Jokowi

Kegiatan kemanusiaan oleh LAZ dilindungi oleh undang-undang, bahkan dalam kondisi perang, konvensi inernational menghormati kerja tim kemanusiaan dan wartawan. Arifin menambahkan, BAZNAS bersimpati kepada korban dari LAZ dan berharap kejadian ini tidak terulang kembali dalam aksi-aksi kemanusiaan.

“Saya berpesan agar hati-hati dalam memilih posisi dan lokasi bertugas sehingga tidak terkena efek langsung dari konflik atau lokasi krisis. Tidak berada pada titik krisis juga adalah standar mininum tenaga kemanusiaan”, jelas Arifin.

Arifin menyambut baik inisiatif dialog antara aparat dan tenaga kemanusiaan untuk memperlancar tugas-tugas kemanusiaan selanjutnya. Melalui dialog ini diharapkan dapat mencapai titik temu dan pemahaman mengenai program-program kemanusiaan yang diemban LAZ.

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Pentagon: Tidak Ada Rencana untuk Menyerang Iran

Para pejabat militer AS yang terlibat dalam perang perencanaan di Timur Tengah mengatakan bahwa tidak ada rencana nyata untuk penempatan pasukan besar-besaran ke Timur Tengah, apalagi untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 24/05/2019 14:31 0

Profil

Abbas Madani, Pemimpin Kharismatik FIS

"Mereka melarang jalannya demokrasi, karena jika demokrasi itu untuk (kemaslahatan) Prancis, itu berlaku. Tetapi tidak berlaku untuk Aljazair. Jadi, sebenarnya kita masih terjajah." Ungkap Abbas di sebuah video pada tahun 1990 ketika berbicara masalah perjuangan revolusioner Aljazair.

Jum'at, 24/05/2019 14:10 1

Irak

Derita Pengungsi Irak saat Ramadhan: Hidup Terancam, Minim Bantuan

Meskipun pemerintah Irak mengumumkan bahwa ISIS telah diusir dari negara itu lebih dari satu setengah tahun yang lalu, 1,5 juta orang terlantar masih tinggal di kamp-kamp pengungsian ​​dalam kondisi yang mengerikan.

Jum'at, 24/05/2019 14:00 0

Manhaj

Ketika Telah Mencapai Nishab, Allah Akan Binasakan Pelaku Kezaliman

Kezaliman memiliki batasannya dan batasan kezaliman itu adalah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku kezaliman baik di dunia maupun di akhirat.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Malaysia

Malaysia Danai Siswa Palestina yang Ingin Lanjut Kuliah

Pemerintah Malaysia melawan kontroversi atas upayanya untuk membantu Palestina melalui beasiswa pendidikan.

Jum'at, 24/05/2019 13:27 0

Video News

Kondisi Sekitar Bawaslu Semalam, 23 Mei 2019, Pukul 21.30

KIBLAT.NET- Pasca kerusuhan yang terjadi pada 21 dan 22 Mei 2019, beginilah kondisi dan situasi...

Jum'at, 24/05/2019 12:42 0

Feature

Momen ‘Lebaran’ dan Aksi Protes 21-22 Mei 

"Enak ya, kayak lebaran," ujar seorang wanita berhijab kuning kepada teman kerjanya.

Jum'at, 24/05/2019 11:13 0

Timur Tengah

IUMS Seru Warga Saudi Cegah Rencana Eksekusi Mati Tiga Ulama

mengeksekusi dan membunuh ulama rabbani—khususnya terhadap tiga ulama tersebut seperti disebutkan oleh media— merupakan dosa besar dan mendapat murka dari Allah.

Jum'at, 24/05/2019 09:20 0

Arab Saudi

Saudi Tembak Jatuh Drone Syiah Hutsi di Najran

milisi teroris Hutsi didukung Iran sengaja menargetkan lokasi sipil. Mereka tidak mempertimbangkan apa pun bahaya terhadap sipil.

Jum'at, 24/05/2019 08:01 0

Analisis

Umat Islam di Persimpangan Kerusuhan 22-23 Mei 2019

Perintah Menkopolkam Wiranto agar aparat tak membawa senjata api banyak diabaikan para petugas di lapangan. Kata dia, pendekatan kekerasan yang digunakan polisi dalam menekan para demonstran juga banyak menuai kritikan.

Jum'at, 24/05/2019 06:45 2

Close