Pemerintah Idlib Bebaskan Warga Italia yang Diculik Kelompok Tak Dikenal

KIBLAT.NET, Idlib – Pemerintah Darurat Idlib akan memulangkan warga Italia yang berhasil dibebaskan dari penculikan kelompok bersenjata tak dikenal di Idlib. Proses penyerahan masih berlangsung.

Portal berita lokal Suriah, Enabbaladi.net, Rabu (22/05/2019), melaporkan perwakilan Pemerintah Darurat berkumpul di perlintasan Bab Al-Hawa. Mereka bersiap menggelar konferensi pers mengumumkan penyerahan warga Italia ke negaranya setelah berhasil dibebaskan dari penculik tak dikenal.

Kantor berita resmi Pemerintah Darurat, Anba’ Al-Sya, menyebutkan bahwa Dinas Kepolisiannya membebaskan sandera warga Italia bernama Alesandro Sardini. Ia diculik oleh kelompok bersenjata yang menginginkan imbalan uang.

“Kami berhasil membebaskan tawanan dan mengenalnya. Kami juga telah menghubungi pihak berwenang terkait untuk menyerahkannya kepada negara asalnya,” kata ajudan Menteri Dalam Negeri Pemerintah Dararat, Ali Kaddah.

Mengenai rincian pembebasan sandera itu, Mendagri Pemerintah Darurat Ahmad Latouf menjelaskan bahwa operasi pembebasan diluncurkan setelah pihak berwenang mendapat informasi gerombolan penculik menawan seorang warga asing. Kemudian kami mengkaji masalah itu untuk membebaskan sandera tanpa membahayakan pihak manapun.

“Tugas membebaskan penculik tanpa bentrokan antara kami dan para penculik itu sulit mengingat lokasi sangat rawan,” kata Latouf.

April lalu, Italia juga menerima warganya bernama Sergio Zanotti, yang diculik di Suriah sejak tiga tahun. Ia ditawan oleh kelompok bersenjata tak dikenal.

Kendati Pemerintah Darurat disebut-sebut kepanjangan Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) yang dianggap “ekstremis”, pemerintah independen itu berulang kali membebaskan sandera warga negara asing di Idlib dari kelompok-kelompok bersenjata. Pada Akhir 2018, Pemerintah Darurat mengumumkan penyerahan kepada Turki sejumlah orang asing yang telah diculik oleh kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di Idlib.

BACA JUGA  Banjir Terjang Ratusan Tenda Pengungsi Suriah di Idlib

Pada Desember 2018, Pemerintah Darurat juga menyerahkan gadis Prancis, Jasmine, ke kedutaan Prancis di Turki. Jasmine diculik selama beberapa tahun.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat