... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muhammadiyah Ingatkan Aparat Jangan Bertindak Represif

Foto: Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas meminta aparat menghentikan tindakan yang berpotensi menghilangkan nyawa warga negara. Menurutnya, tindakan itu berseberangan dengan nilai kemanusiaan.

“Pemerintah harus mendesak dan memerintahkan pihak kepolisian dan aparat yang bertugas di lapangan untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan jiwa dan nyawa dari para pengunjuk rasa hilang. Karena hal ini selain tidak sesuai dengan sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Rabu (22/05/2019).

“Juga akan merusak citra penegak hukum dan keamanan serta pemerintah,” sambungnya.

Menurutnya, kalau ini terus berlanjut apalagi kalau masyarakat luas menilai pihak aparat penegak keamanan semakin represif dan brutal tentu saja masalah ini akan berdampak sangat buruk terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama terhadap kehidupan perekonomian nasional

“Karena masalah ini jelas akan membuat para investor dan dunia usaha akan lari dan atau menarik diri dan tidak bisa melakukan aktivitasnya. Sehingga dunia perekonomian nasional lumpuh karena disebabkan oleh faktor stabilitas keamanan dalam negeri yang mereka butuhkan dan perlukan terganggu dan tidak ada,” ucapnya.

Untuk itu, agar keadaan tidak semakin parah Muhammadiyah mengimbau pihak pemerintah agar dapat secepatnya memulihkan situasi dan melakukan langkah-langkah yang lebih arif dan lebih tepat.

“Agar situasi kembali normal dan kehidupan perekonomian kita kembali bisa hidup dan menggeliat,” pungkasnya.

BACA JUGA  Oknum Polisi Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Pengakuan Direktur RSUD Tarakan Jakarta tentang Korban Demo

KIBLAT.NET, Jakarta – Jumlah korban kericuhan pasca Aksi Tolak Pemilu Curang terus bertambah. RSUD Tarakan...

Rabu, 22/05/2019 11:54 0

Video News

Kondisi Terkini Aksi Demonstran di Petamburan

KIBLAT.NET- Para Demonstran terus melancarkan aksinya hinggi pagi ini. Simak kondisi terkininya di sini! Reporter:...

Rabu, 22/05/2019 10:48 0

Suriah

Pejuang Suriah Kembali Luncurkan Operasi Ofensif di Pedesaan Hama

SOHR menjelaskan, 18 anggota HTS tewas dalam pertempuran. Sementara dari barisan rezim, sebanyak 26 tentara tewas, beberapa di antaranya akibat bom istisyhadiyah.

Rabu, 22/05/2019 08:40 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Ketika Setan Menangis

KIBLAT.NET- Tahukah kalian bahwa ada suatu ayat yang akan membuat setan menangis. Ayat apakah itu?...

Rabu, 22/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Ini Matematika Pahala di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Bulan Ramadhan adalah bulan dilipat gandakannya pahala. Bagaimana matematika dan perhitungan pahala di bulan...

Selasa, 21/05/2019 17:30 0

Video News

Prabowo Datangi Polda Metro Jaya untuk Jenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma

KIBLAT.NET, Jakarta – Prabowo mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma....

Selasa, 21/05/2019 14:00 0

Video News

Polisi tak Izinkan Prabowo Jenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma

KIBLAT.NET – JAKARTA, Pihak kepolisian tidak mengizinkan Prabowo untuk menjenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma....

Selasa, 21/05/2019 13:58 0

Wilayah Lain

Penyerang Muslim di Selandia Baru Dituntut Pasal Terorisme

Menurut polisi, Tarrant sekarang menghadapi 51 tuduhan pembunuhan, 40 percobaan pembunuhan dan satu tuduhan di bawah UU Penindasan Terorisme.

Selasa, 21/05/2019 13:54 0

Belanda

Masjid-masjid di Belanda Makin Menjadi Target Serangan Anti-Islam

"Ada ketakutan yang meningkat di kalangan populasi Muslim karena tindakan ini, yang dilakukan 25 kali dalam setahun," katanya.

Selasa, 21/05/2019 12:57 0

Khazanah

Hari Keenam belas Ramadhan, Ramadhan Pertama Kaum Muslimin Kashmir

Pada tahun 409 H, kaum Muslimin di Kashmir menunaikan puasa untuk pertama kalinya, setelah Sabak Takin berhasil mendirikan sebuah negara kuat di Afghanistan yang bernama negara Ghaznawiyyah.

Selasa, 21/05/2019 11:10 0

Close