... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Raja Salman Bikin Pertemuan Darurat dengan Para Pemimpin Teluk, Ada Apa?

Foto: Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz

KIBLAT.NET, Riyadh – Arab Saudi menyerukan pertemuan darurat Dewan Kerjasama Teluk regional dan Liga Arab untuk membahas meningkatnya ketegangan di Teluk. Dua pertemuan akan digelar di Mekkah pada 30 Mei mendatang.

Ketegangan melonjak di Teluk ketika AS mengerahkan kapal induk dan pembom ke wilayah tersebut untuk mengantisipasi ancaman dari Iran.

Menteri Negara Luar Negeri Adel al-Jubeir mengatakan bahwa Arab Saudi ingin mencegah perang di kawasan itu, tetapi siap untuk menanggapi “semua kekuatan” setelah serangan terhadap aset minyak Saudi, yang dialamatkan ke Iran.

Sementara Pangeran Mahkota Saudi Muhammad bin Salman membahas perkembangan regional via telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Hal ini sebagaimana laporan Kementerian Media Saudi dalam cuitannya pada Ahad (19/05/2019).

Cuitan itu dikeluarkan beberapa jam setelah raja Saudi mengundang para pemimpin kawasan untuk mengadakan dua KTT darurat untuk membahas dampak serangan minggu ini terhadap instalasi minyak di kerajaan dan kapal komersial di lepas pantai Uni Emirat Arab.

Empat kapal, termasuk dua kapal tanker minyak Saudi, dilaporkan rusak dalam serangan sabotase misterius pada Ahad lalu di Fujairah, sebuah kawasan yang menjadi pintu masuk penting ke Teluk.

Insiden itu diikuti oleh serangan pesawat tak berawak pada hari Selasa oleh pemberontak Hutsi Yaman terhadap pada pipa minyak utama Saudi, yang menyediakan rute ekspor alternatif jika Selat Hormuz ditutup.

BACA JUGA  Syiah Hutsi Yaman Rudal Bandara Saudi, 26 Pengunjung Terluka

Teheran membantah bahwa pihaknya berada di balik serangan.

Namun, Iran telah berulang kali mengancam untuk mencegah pengiriman di Hormuz yang memungkinkan konfrontasi militer dengan AS, yang telah menjatuhkan sanksi ekonomi yang menyakitkan pada Teheran dalam beberapa bulan terakhir.

Sumber: Middle East Eye
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Janganlah Iri Kecuali Pada 2 Orang Ini!

KIBLAT.NET- Tahukah bahwa dalam syariat kita dilarang untuk iri pada sesama. Namun, kita dibolehkan untuk...

Ahad, 19/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Apa Tujuan Kita Puasa?

KIBLAT.NET- Sebagai umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, apakah tujuan kita...

Sabtu, 18/05/2019 17:30 0

Suara Pembaca

Seolah-olah Ini Ramadhan Terakhir Kita

Sangat disayangkan bila Ramadhan yang memiliki banyak keutamaan datang dan berlalu meninggalkan kita begitu saja.

Sabtu, 18/05/2019 15:22 0

Video News

Ini Komentar MUI tentang People Power

KIBLAT.NET- Penepatan Presiden dan Calon Presiden 2019 akan semakin dekat. Banyak terjadi polemik dan gesekan...

Sabtu, 18/05/2019 12:27 1

Video News

Hasil Pilpres 2019 Segera Muncul, MUI Nyatakan 7 Sikap Ini

KIBLAT.NET- Penepatan Presiden dan Calon Presiden 2019 akan semakin dekat. Banyak terjadi polemik dan gesekan...

Sabtu, 18/05/2019 11:19 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Untukmu yang Suka Ngantuk Baca Quran!

KIBLAT.NET- Banyak yang suka mengantuk saat membaca Al Quran, bagaimana hukumnya dalam Islam? Yuk simak...

Sabtu, 18/05/2019 05:00 0

Indonesia

[Wawancara] People Power Sama dengan Makar?

Kata "makar" akhir-akhir ini menjadi pembicaraan di tengah masyarakat. Bahkan, ada beberapa tokoh yang dijadikan tersangka atas tuduhan makar.

Sabtu, 18/05/2019 00:57 0

Indonesia

Mantan Napi Teroris: Kita Tidak Punya Celah Lagi Jika Aman dan Perut Kenyang

Pria yang pernah terpapar pemikiran Aman Abdurrahman ini mengaku saat baru saja bebas dari penjara, ia diminta untuk mengirim orang saat terjadi kasus Tanjung Balai. Ketika itu di TanjungBalai sempat terjadi kerusuhan sosial, saat kelompok etnis Tionghoa memprotes suara adzan.

Jum'at, 17/05/2019 23:31 0

Indonesia

Komisi II DPR: Tim Asistensi Hukum Menkopolhukam Harus Dihentikan

Komisi II DPR: Tim Asistensi Hukum Menkopolhukam Harus Dihentikan

Jum'at, 17/05/2019 21:54 0

Indonesia

KPU Diputus Bersalah, Mardani: Aduan BPN Soal Salah Input Data Terbukti

KPU Diputus Bersalah, Mardani: Aduan BPN Soal Salah Input Data Terbukti

Jum'at, 17/05/2019 20:51 0

Close