Antisipasi Serangan Iran, Pasukan AS Dipindahkan ke Teluk

KIBLAT.NET, Riyadh – Arab Saudi dan sejumlah negara Teluk telah menyetujui permintaan Amerika Serikat untuk menempatkan pasukan di wilayah Teluk Arab untuk menggagalkan kemungkinan serangan Iran. Demikian menurut laporan Asharq Al-Awsat, Sabtu (18/05/2019).

“Arab Saudi dan negara-negara GCC lainnya tidak ingin memulai perang dengan Iran, tetapi mereka ingin mengirim pesan kuat ke Teheran bahwa mereka tidak dapat melewati garis merah dengan terus memprovokasi pasukan yang beroperasi di Teluk Arab,” kata laporan itu, mengutip sumber-sumber dari Teluk.

Riyadh dan negara Teluk lainnya tidak ingin terlibat dalam konfrontasi militer dengan Iran karena tidak ada pihak yang akan mendapat manfaat dari tindakan tersebut.

Sumber-sumber itu mengatakan pemindahan pasukan AS di negara-negara Teluk adalah bagian dari upaya bersama AS-Teluk untuk menghalangi Iran, selain sebagai bentuk kerja sama yang lebih baik antara pasukan militer Amerika dan Teluk. Langkah-langkah seperti itu akan melindungi pasokan energi dan mencegah Iran mengganggu lalu lintas maritim di wilayah itu.

Persetujuan negara-negara Teluk tentang pemindahan itu didasarkan pada perjanjian bilateral.

Sementara, AS telah mengirim kapal induknya USS Abraham Lincoln ke Teluk Arab. Perkembangan tersebut terjadi ketika empat kapal komersial, termasuk dua kapal tanker minyak Saudi disabotase di dekat wilayah UEA di Fujairah.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat