... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

[Wawancara] People Power Sama dengan Makar?

Tapi kalau melihat penggunaan pasal makar ini, politis atau tidak pak?

Ya saya kira memang unsur politisnya agak kental di situ, tetapi kemudian pasti itu tidak akan pernah mengemuka, tetapi pada dasarnya ya kita bisa mengidentifikasi. Pertama ya karena situasinya situasi politik, apa yang disampaikan Eggi Sudjana juga konteks politik, berarti meski itu langkah-langkahnya hukum tetapi ada satu lingkungan politik yang sedang berjalan pada saat ini. Sehingga kemudian nuansa politiknya pasti ada.

Dan yang kedua saya kira memang yang menyampaikan itu selama inin kebetulan adalah mereka yang berputar di dunia politik. Misalnya Eggi Sudjana juga Caleg, Kivlan aktifis dan sebagainya, itu artinya bahwa kekentalan politiknya yang saya maknai di situ. Tetapi aparat keamanan tetap berada pada koridor hukum harapan kita, supaya kemudian tidak menjadikan hukum sebagai sebuah instrumen politik.

Karena itu sesuatu yang tidak sehat apapun alasannya hukum harus berapa pada posisi yang independen, posisi yang netral, posisi yang imparsial. Sehingga kemudian keadilannya adalah keadilan yang betul buat semuanya.

Bagaimana dampaknya ketika rezim terlihat represif terhadap rakyatnya dengan cara membungkam kebebasan dalam berpendapat, berserikat dan berkumpul dan lain sebgainya?

Ya mungkin dampak positifnya itu akan pembangunan, upaya-upaya akan tenang damai. Tapi pada satu sisi itu kemudian di satu sisi itu akan brpotensi meninabobokkan kita semua, akhirnya menyebabkan seolah semuanya baik, karena tidak ada peluang gerak untuk melakukan kontrol itu. Itu juga tidak baik, karena apa? Karena tidak ada yang mengingatkan.

Sebetulnya pemerintah inikan butuh yang mengingatkan dan mengingatkan itukan adalah bagian tugas dari oposisi, tugas dari akademisi, tugas dari kritikus dan lain sebgainya, yang mana itu diberikan sebagai bagian dari pada upaya untuk menyehatkan proses penyelenggaraan pembangunan itu sendiri.

BACA JUGA  BJ Habibie Wafat, Ulama dan Tokoh Sampaikan Duka Cita

Jadi dalam pandangan saya ya suatu sisi kalau dalam sudut pandang yang ketenangan kenyamanan itu baik. Tapi pada satu sisi upaya untuk maksimalisasi hasil dan kemudian merangkul semuanya menjadi kemudian tidak baik.

Pesan kepada para pakar hukum dan pemerintah terkait dengan tuduhan makar yang cukup massif ini pak?

Ya pertama ya kita berharap bahwa aparat kemanan, aparat penegak hukum kembali kepada jati dirinya, hadir sebagai alat Negara yang bertugas berfungsi berwenang mengamankan kepentingan Negara, bukan mengamankan kepentingan penguasa. Bahwa secara uridis polisi adalah alat Negara, berarti dia hadir untuk kepentingan negafra. Maka kita berharap bahwa kehadiranya dengan peran2 yang dilakukan, melakukan penyelidikan, penyidikan, penetapan tersangka, penetapan proses2 hukum yang lainnya itu dalam perspektif kepentinga Negara.

Kemudian yang kedua, dalam pandangan saya, harus kembali kepada hakikat kepidanaan, atau hakikat sanksi pidana warga adalah ultimum remidium, upaya pamungkas untuk menyelesaikan persoalan, jangan kemudian semua diselesaikan dengan proses pemidanaan. Tetapi perlu dilakukan cara yang lebih persuasif, sehingga kemudian lebih produktif bagi kepentingan Negara ini.

Memungkinkan dicabut tidak pak setatus tersangka, untuk meredam masyarakat?

Ya saya kira memang menjadi otoritas kepolisian untuk menangani perkara itu lanjut atau tidak. Ada dua kemungkinan, tidak lanjut jika kemungkinan karena tidak ada unsur pidananya, atau tidak cukup alat bukti sehingga perkaranya itu kemudian dihentikan, keluar surat perintah penghentian penyidikan. Alasan-alasan itu penting, misalnya juga demi kepentingan umum, penegakan hukum, kemudian tidak cuckup alat bukti, maka langkah itu bisa saja dilakukan.

Tapi polisi juga punya otoritas tersendiri, punya desk tersendiri untuk kemudian melanjutkan perkara itu jika kemudian memang punya alat bukti. Tetapi tidak sederhana begitu saja, harus dilimpahkan kepada kejaksaan, dari kejaksaan baru diimpahkan kepada pengadilan, pengadilanlah yang akan menyatakan bersalah atau tidak bersalah. Oleh karenanya ya ini akan menjadi satu rangkaian panjang, seandainya perkara ini dilanjutkan.

BACA JUGA  Suasana Haru Iringi Sholat Jenazah Rozian

Kita tidak bermaksud interfensi kepada polisi, tetapi kita hanya ingin mengatakan kembalikan hukum sebagai salah satu alat pemersatu Negara kesatuan republik Indonesia ini. Dan andilnya adalah melalui alat-alat negara, dan ujung tombaknya adalah kepolisian Negara republik indnesia.

People power sendirikan tidak berkaitan dengan makar, artinya tuduhan makar sebaiknya dihentikan?

Ya saya kira itu lebih obyektif mengatakan, misalnya menanyakan people power itu sebenernya apa yang dimaksud, diperjelas. Ditanyakan kepada yang bersangkutan, ditanyakan kepada yang punya ide. Terus kemudian yang kedua diidentifikasi apakah kemudian people power itu dianggap sebuah propokasi berdampak terhadap situasi yang berada di masyarakat.

Artinya memang dengan ungkapan itu muncul gerakan-gerakan masif yang lain di masyarakat. Dan yang ketiga, juga perlu dibuktikan lagi kalau toh ada gerakan massif itu tujuannya apa, apakah tujuannya untuk hanya mengingatkan saja, atau untuk mencari solusi bersama. Atau memang untuk menggulingkan kepemerintahan, mengguingkan presiden, kemudian memisahkan Negara wilayah dan lain sebagainya.

Jadi harus diperjelas juga ya, maksud tujuannya apa kalimat itu, pengaruhnya di lapangan bagaimana. Kemudian tujuannya akhir kalau seandainya ada kumpulan masyarakat itu maksudnya apa, kemudian masyarakat itu apakah memang sesuai dengan konteks makar atau tidak, kalau tidak ada, saya kira mestinya tidak digunakan people power dengan terminologi makar.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

1 2
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Memperingati 71 Tahun Penjajahan Israel atas Palestina

KIBLAT.NET – JAKARTA, Dalam rangka memperingati hari nakbah ( kehancuran)  Palestina yang diperingati setiap tanggal...

Jum'at, 17/05/2019 20:39 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Bulan Penuh Kemuliaan – Ust. Muhaimin Adi Nur Rahman

KIBLAT.NET- Keutamaan bulan Ramadhan tidak ada yang menyamainya. Bulan Ramadhan lebih mulia dari sebelas bulan...

Jum'at, 17/05/2019 18:27 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Jaga Pandangan di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- DI Bulan Ramadhan ini, harusnya kita menjaga pandangan agar puasa kita tak sia-sia. Bagaimana...

Jum'at, 17/05/2019 17:30 0

Asia

Tentara India Baku Tembak dengan Pejuang Kashmir, 5 Tewas

Warga Kashmir mengeluh bahwa tentara menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia dalam setiap operasi penggeledahan hari itu

Jum'at, 17/05/2019 16:45 0

Video News

Wawancara Eksklusif: Apakah Makar Sama dengan People Power?

KIBLAT.NET- Baru-baru ini ramai istilah makar. Pasalnya, banyak tokoh dan simpatian 02 yang dituduh makar....

Jum'at, 17/05/2019 14:39 0

Asia

Pertama di Asia, Taiwan Sahkan RUU Pernikahan Sejenis

Anggota parlemen di Taiwan telah menyetujui RUU yang mengesahkan pernikahan sesama jenis. Keputusan ini menandai negara pertama di Asia yang melakukannya.

Jum'at, 17/05/2019 14:08 0

Khazanah

Hari Keduabelas Ramadhan, Wafatnya Penyusun Alfiyyah, Imam Ibnu Malik

Siapa yang tidak tahu dengan kitab Alfiyyah Ibnu Malik? Sebuah kitab fenomenal yang menjadi kitab dasar tata bahasa arab yang dihafalkan para santri di pesantren. Penyusun kitab yang berjudul lengkap Al-Khulasa Alfiyyah ini wafat pada tanggal 12 Ramadhan.

Jum'at, 17/05/2019 13:04 0

Wilayah Lain

Pasca Penyerangan Warga Muslim, Keamanan Sri Lanka Gelar Patroli Intensif

Dia menambahkan pasukan keamanan masih melakukan penyisiran.

Jum'at, 17/05/2019 11:25 0

Afrika

Terungkap, Perusahaan Israel Pengaruhi Pemilu di Afrika, Asia dan Amerika Latin

Perusahaan media sosial itu mengaku telah menonaktifkan lusinan akun yang didapati menyebarkan disinformasi dengan menyamar sebagai jurnalis dan influencer lokal.

Jum'at, 17/05/2019 11:11 0

Afrika

Delapan Tentara Uni Afrika Tewas Disergap Al-Shabaab Somalia

Al-Shabab meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah dan pasukan Afrika di daerah-daerah ini sejak awal bulan.

Jum'at, 17/05/2019 09:15 0

Close