Turki: Rezim Assad Langgar Gencatan Senjata di Idlib

KIBLAT.NET, Ankara – Turki mengatakan, Jumat (17/05/2019), bahwa pasukan pemerintah Suriah melanggar perjanjian gencatan senjata yang disepakatinya dengan Rusia di Idlib.

Menteri Pertahanan Turki, Khulosi Akar, mengatakan bahwa rezim tidak menepati janji-janji gencatan senjata meskipun perjanjian telah disepakati. Mereka telah melanggar gencatan senjata. Jika ini berlanjut, tragedi kemanusiaan buruk akan terjadi.

“Perjanjian Sochi mengharuskan gencatan senjata, dan ini yang kami inginkan dari Rusia. Pertemuan di Ankara (membahas Idlib) sedang berlangsung,” kata Akar dalam pernyataan tertulis seperti dilansir Reuters.

Sebelumnya, Kemenhan Turki mengatakan bahwa kelompok kerja bersama Ankara-Moskow bertemu di ibu kota Turki pada Kamis dan Jumat untuk membahas Idli, perjanjian Sochi dan proses Astana.

Moskow terus menekan Ankara untuk mulai menerapkan kesapakatan penuh di daerah-daerah di bawah oposisi. Poin-poin kesepakatan gagal direalisasikan karena kelompok-kelompok pejuang Suriah yang tidak dibiayai Turki ragu dengan kesepakatan tersebut. Mereka memiliki kebijakan sendiri tanpa mengekor ke kekuatan lain.

Seperti diketahui, Rusia berada di pihak kekuatan internasional yang mendukung rezim Assad. Sementara Turki berada di barisan pendukung sebagian kelompok oposisi Suriah.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat