Laporan Rahasia PBB: Al-Shabaab Somalia Produksi Bom Sendiri

KIBLAT.NET, Mogadishu – Gerakan Al-Shabaab Somalia berhasil memproduksi bahan peledak sendiri. Demikian kata laporan rahasia PBB yang didapat Reuters dan diterbitkan pada Jumat (17/05/2019).

Laporan itu menyebut, hal ini menjadi pukulan bagi internasional yang memerangi Al-Shabaab. Gerakan itu sukses meluncurkan serangkaian serangan di sejumlah negara Afrika Timur tahun ini, khsusnya Somalia, meski serangan udara AS terhadap mereka juga intens.

“Untuk pertama kalinya, analisis laboratorium terhadap serangan-serangan bom Al-Shabaab menunjukkan perubahan jelas metode konstruksi gerakan tersebut dari penggunaan bahan peledak tingkat militer ke penggunaan peledak buatan sendiri,” sebut laporan tertandatangani Komite Ahli PBB untuk Urusan Somalia ini.

Menurut laporan tersebut, berdasarkan informasi dari para ahli penjinak bom mengindikasikan adanya hubungan antara keberhasilan Al-Shabaab membuat bom sendiri dan meningkatnya serangan besar di ibukota Mogadishu akhir-akhir ini.

Hal ini berdasarkan analisa terhadap 20 serangan Al-Shabaab sejak Juli 2018.

Laporan itu tidak menyebutkan secara spesifik siapa yang menganalisis, tetapi catatan kaki dalam laporan itu tertulis nama-nama Dinas Anti Ranjau PBB, FBI dan para ahli yang tidak disebutkan namanya, tetapi tercantum tanggal mereka berbicara.

Panel PBB menolak berkomentar dan kedua organisasi itu tidak menanggapi pertanyaan Reuters, saat dikonfirmasi.

Pejabat pemerintah Somalia tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar, sementara juru bicara Militer Uni Afrika di Somalia (AMISOM) Letnan Kolonel Charles Imbika mengatakan dia tidak dapat berkomentar karena dia belum melihat laporan tersebut.

Laporan itu menyimpulkan bahwa Al-Shabaab melakukan setidaknya 19 serangan bom mobil yang telah menewaskan lebih dari lima orang di Mogadishu sejak September.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat