Belasan Polisi Afghanistan Tewas Dibom Jet AS Saat Hadapi Taliban di Helmand

KIBLAT.NET, Helmand – Setidaknya delapan (menurut keterangan pejabat pemerintah) atau tujuh belas (menurut laporan media swasta) polisi Afghanistan tewas akibat serangan udara AS di provinsi Helmand pada Kamis malam Jumat (16/2019), menurut sumber pemerintah. Serangan salah sasaran ini terjadi di tengah meningkatnya operasi udara dan darat terhadap Taliban di provinsi tersebut.

Seorang juru bicara militer AS menggambarkan bahwa kematian pasukan sahabat ini sebagai “kecelakaan tragis” setelah pasukan keamanan Afghanistan meminta dukungan udara AS untuk operasi melawan Taliban.

“Sedikitnya delapan anggota kepolisian tewas dalam serangan udara AS pada Kamis malam,” kata juru bicara pemerintahan Helmand, Umar Zawak, Jumat (17/05/2019).

Dia menambahkan bahwa di antara yang tewas dua perwira senior. Sementara anggota yang terluka sebanyak 11 polisi. Insiden terjadi saat pasukan keamanan baku tembak sengit dengan Taliban di dekat Laskarghah, ibukota Helmand.

Juru bicara pasukan AS di Afghanistan, Kolonel David Butler, mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi ketika pasukan keamanan Afghanistan meminta dukungan udara AS selama pertempuran sengit dengan Taliban di dekat ibukota provinsi.

“Kami telah memastikan bahwa dukungan yang diperlukan tidak bertentangan dengan operasi dengan berkonsultasi dengan unit koordinasi Afghanistan untuk memastikan bahwa lokasi target bebas dari pasukan sahabat. (Pasukan Afghanistan) memberitahu kami dan meyakinkan kami bahwa daerah itu bebas dari pasukan sahabat,” jelas Butler.

Sayangnya, lanjut Butler, lokasi yang diinfokan steril dari pasukan sahabat belum kosong. Kecelakan tragis pun terjadi. Serangan udara tersebut menewaskan anggota pasukan keamanan Afghanistan dan juga militan Taliban, sebagaimana klaimnya.

Di sisi lain, stasiun televisi berita swasta terbesar di Afghanistan, Tolo, mengatakan 17 polisi tewas dan 11 lainnya cedera.

Pada bagiannya, juru bicara Taliban Qari Yusuf mengatakan bahwa jumlah korban polisi akibat insiden itu sebanyak puluhan, termasuk sejumlah perwira tinggi.

Pasukan AS secara konsisten mendukung pasukan Afghanistan dalam operasi mereka melawan Taliban.

“Kami sedang memeriksa apa yang menyebabkan kesalahpahaman untuk memastikan bahwa kami tidak mengulanginya dan menyesali tewasnya pasukan sahabat secara tragis dan kami berkomitmen untuk meningkatkan kinerja kami setiap hari dan setiap tugas,” kata Butler.

Gubernur Helmand Mohammad Yassin dan pejabat pemerintah di Kabul mengatakan penyelidikan sedang untuk mengetahui lebih detail insiden untuk kesekian kalinya ini.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat