... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Hasil Pemilu, Jokowi Percayakan pada KPU

Foto: Joko Widodo

KIBLAT.NET, Jakarta – Calon Presiden (Capres) Petahana, Joko Widodo turut mengomentari soal pilpres 2019. Menurutnya, hasil dari pemilihan umum (Pemilu) 2019 ini hanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berhak dan memiliki kewenangan untuk melakukan rekapitulasi dan mengumumkan hasil pemilu.

“Soal hasil Pemilihan Umum 2019 ini, menurut undang-undang, Komisi Pemilihan Umum merupakan satu-satunya lembaga yang diberi amanat dan kewenangan untuk melakukan rekapitulasi dan mengumumkan hasil Pemilu,” kata Jokowi dalam akun Instagramnya Rabu (15/05/2019).

Sebagai peserta, Jokowi mengaku akan menyerahkan sekaligus mempercayakan hasil pemilu sepenuhnya kepada KPU. Ia mengimbau, jika ada pihak yang keberatan dengan pengumuman hasil pemilu, konstitusi telah menyediakan jalur dan proses penyelesaian melalui Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga yang berwenang untuk memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum.

“Negara kita ini aturan mainnya jelas, konstitusinya jelas, undang-undangnya jelas, aturannya jelas. Ya, diikuti,” tutup Jokowi.

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi terus menyinggung masalah kecurangan pemilu 2019. Salah satu dugaan kecurangan terdapat dalam situng KPU. Dalam laporannya, BPN juga meminta agar Situng KPU dihentikan.

Reporter: Fanny Alif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Soal Hasil Pemilu, Jokowi Percayakan pada KPU”

  1. Khalid Rocca

    Ya Allah…Jokowi tidak bisa jujur ama diri sendiri!

  2. Batman

    Jokowi berani ngomong begitu karena semua sudah di setting untuk memenangkan jokowi. Jadi percuma saja, meski jalurnya benar tp orang2 nya sdh tidak benar. Sudah di suap jokowi dan antek2 nya

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Delapan Tentara Uni Afrika Tewas Disergap Al-Shabaab Somalia

Al-Shabab meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah dan pasukan Afrika di daerah-daerah ini sejak awal bulan.

Jum'at, 17/05/2019 09:15 0

Amerika

Pentagon Ingin Ganti Biaya Perjalanan Tim Negosiator Taliban

Sementara itu, pemerintah AS belum bisa dikonfirmasi terkait permintaan anggaran dana ini, seperti dikatakan BBC.

Jum'at, 17/05/2019 08:48 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Inilah Bahagia yang Sesungguhnya!

KIBLAT.NET- Apakah kebahagiaan yang menurut Islam? Apakah harta? Apakah keluarga? Yuk simak jawabannya di sini!...

Jum'at, 17/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Puasa Sebagai Perisai

KIBLAT.NET- Puasa sebagai Perisai, apa maksudnya? Maksudnya adalah saat berpuasa, kita harus membentengi diri dari...

Kamis, 16/05/2019 17:30 0

China

Cina Blokir Semua Versi Bahasa Wikipedia

Menurut sebuah laporan oleh Open Observatory of Network Interference (OONI), Cina mulai memblokir semua edisi bahasa Wikipedia bulan lalu.

Kamis, 16/05/2019 16:37 0

Artikel

Ramadhan, Momentum Pererat Hubungan dengan Pasangan

Selain momentum untuk memperkuat iman, Ramadhan juga bisa menjadi momentum perkuat hubungan dengan pasangan.

Kamis, 16/05/2019 16:15 0

Afghanistan

Media Menjadi Senjata Kunci Taliban Hadapi Perang Informasi

Taliban memiliki 6 majalah dan mempublikasikannya ke dalam Bahasa Pashto, Dari, Urdu, dan Arab.

Kamis, 16/05/2019 14:39 0

Asia

Muslim Sri Lanka Dirundung Ketakutan Akan Aksi Balas Dendam

Masjid-masjid, bisnis milik Muslim dan rumah-rumah dijarah dan dibakar, sementara seorang pria dibunuh oleh perusuh yang menggunakan pedang.

Kamis, 16/05/2019 13:22 0

Info Event

Program Dakwah Visit Dompet Dhuafa USA Mempererat Silaturrahmi Muslim Indonesia di Amerika

Ada ribuan masyarakat Muslim Indonesia yang saat ini menetap di Amerika Serikat, ada kebutuhan dakwah yang sekaligus dapat menyatukan masyarakat Indonesia.

Kamis, 16/05/2019 13:09 0

Amerika

Pentagon Minta Ganti Dana untuk Ongkos Negosiasi Taliban

Awal tahun ini, Pentagon dilaporkan meminta dana kepada Kongres untuk mengganti biaya transportasi dan biaya lain yang dikeluarkan Taliban untuk menghadiri negosiasi damai.

Kamis, 16/05/2019 12:33 0

Close