... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Mantan Napi Teroris: Kita Tidak Punya Celah Lagi Jika Aman dan Perut Kenyang

Foto: Sofyan Tsauri, (paling kanan))mantan desertir polisi dalm acara diskusi publik.

KIBLAT. NET, Jakarta – Desertir polisi Sofyan Tsauri mengungkapkan skenario kerusuhan bisa saja ditimbulkan melalui sesuatu yang sederhana. Dia merujuk kepada peristiwa chaos yang terjadi di Tunisia, yang berawal dari protes pedagang buah lalu membakar dirinya karena protes terhadap situasi krisis yang tidak mampu ditangani pemerintah.

Pascaperistiwa bakar diri tersebut, Presiden Tunisia Zainal Abidin dianggap tidak becus dalam mengatasi krisis pada saat itu dan Presiden Zainal Abidin pun jatuh dari tampuk kepemimpinannya. Sofyan yang kini kerap dijadikan sebagai pengamat terorisme itu menuturkan efek jatuhnya presiden Tunisia tersebut merembet ke negara-negara Arab di sekitarnya.

“Pemicunya sederhana sekali, pedagang buah-buahan,” Kata Sofyan pada Kamis (16/5) pada diskusi publik yang digelar di Mie Aceh, Cikini, Jakarta Pusat.

Pria yang pernah bertugas dalam Operasi Perintis Sabhara ini mengungkapkan hal itu kala menjawab pertanyaan seseorang tentang hasil Pilpres 2019. Menurutnya, berdasarkan ‘analisa tukang bubur’ kemungkinan chaos itu tidak serta merta harus dimulai dengan sesuatu yang besar seperti jatuhnya nilai mata uang ataupun kenaikan harga yang memicu kerusuhan sipil.

“Justru di Arab Spring (Revolusi di Timur Tengah, red) pada saat itu justru dimulai hanya pemicunya sederhana,” ujarnya.

Dari pemicu sederhana itulah, Sofyan mengatakan bahwa situasi rusuh itu berpotensi ditunggangi kelompok intoleran.

Pria yang pernah terpapar pemikiran Aman Abdurrahman ini mengaku saat baru saja bebas dari penjara, ia diminta untuk mengirim orang saat terjadi kasus Tanjung Balai. Ketika itu di TanjungBalai sempat terjadi kerusuhan sosial, saat kelompok etnis Tionghoa memprotes suara adzan.

BACA JUGA  Pemerintah Klaim Pemindahan Ibu Kota Sebagai Upaya Pemerataan Ekonomi

“Contoh paling kecil saja ketika peristiwa di Tanjung Balai. Ketika ada suara adzan yang terlalu berisik membuat seseorang marah-marah. Dan ini ternyata menimbulkan kerusuhan. Lalu saya diminta untuk mengirim orang ke sana, untung saya sudah move on dari gerakan-gerakan seperti ini,” kata Sofyan.

Jika kondisi aman dan kondusif, maka menurutnya orang-orang yang intoleran tidak akan mempunyai celah untuk menunggangi kerusakan.

“Orang-orang seperti kita ini tidak punya celah lagi ketika kondisi kita ini aman, perut kenyang,” tutur dia.

 

Reporter: Haikal
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Memperingati 71 Tahun Penjajahan Israel atas Palestina

KIBLAT.NET – JAKARTA, Dalam rangka memperingati hari nakbah ( kehancuran)  Palestina yang diperingati setiap tanggal...

Jum'at, 17/05/2019 20:39 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Bulan Penuh Kemuliaan – Ust. Muhaimin Adi Nur Rahman

KIBLAT.NET- Keutamaan bulan Ramadhan tidak ada yang menyamainya. Bulan Ramadhan lebih mulia dari sebelas bulan...

Jum'at, 17/05/2019 18:27 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Jaga Pandangan di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- DI Bulan Ramadhan ini, harusnya kita menjaga pandangan agar puasa kita tak sia-sia. Bagaimana...

Jum'at, 17/05/2019 17:30 0

Asia

Tentara India Baku Tembak dengan Pejuang Kashmir, 5 Tewas

Warga Kashmir mengeluh bahwa tentara menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia dalam setiap operasi penggeledahan hari itu

Jum'at, 17/05/2019 16:45 0

Video News

Wawancara Eksklusif: Apakah Makar Sama dengan People Power?

KIBLAT.NET- Baru-baru ini ramai istilah makar. Pasalnya, banyak tokoh dan simpatian 02 yang dituduh makar....

Jum'at, 17/05/2019 14:39 0

Asia

Pertama di Asia, Taiwan Sahkan RUU Pernikahan Sejenis

Anggota parlemen di Taiwan telah menyetujui RUU yang mengesahkan pernikahan sesama jenis. Keputusan ini menandai negara pertama di Asia yang melakukannya.

Jum'at, 17/05/2019 14:08 0

Khazanah

Hari Keduabelas Ramadhan, Wafatnya Penyusun Alfiyyah, Imam Ibnu Malik

Siapa yang tidak tahu dengan kitab Alfiyyah Ibnu Malik? Sebuah kitab fenomenal yang menjadi kitab dasar tata bahasa arab yang dihafalkan para santri di pesantren. Penyusun kitab yang berjudul lengkap Al-Khulasa Alfiyyah ini wafat pada tanggal 12 Ramadhan.

Jum'at, 17/05/2019 13:04 0

Wilayah Lain

Pasca Penyerangan Warga Muslim, Keamanan Sri Lanka Gelar Patroli Intensif

Dia menambahkan pasukan keamanan masih melakukan penyisiran.

Jum'at, 17/05/2019 11:25 0

Afrika

Terungkap, Perusahaan Israel Pengaruhi Pemilu di Afrika, Asia dan Amerika Latin

Perusahaan media sosial itu mengaku telah menonaktifkan lusinan akun yang didapati menyebarkan disinformasi dengan menyamar sebagai jurnalis dan influencer lokal.

Jum'at, 17/05/2019 11:11 0

Afrika

Delapan Tentara Uni Afrika Tewas Disergap Al-Shabaab Somalia

Al-Shabab meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah dan pasukan Afrika di daerah-daerah ini sejak awal bulan.

Jum'at, 17/05/2019 09:15 0

Close