... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fahira Idris: Putusan Bawaslu Jadi Peringatan Keras untuk KPU

Foto: Fahira Idris

KIBLAT.NET, Jakarta – Hasil sidang Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) menegaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersalah atau melakukan pelanggaran terkait proses pendaftaran lembaga quick count dan entri data di Sistem Informasi Pemungutan Suara (Situng). Dua hal pokok perkara ini memang menjadi isu atau persoalan yang terus mencuat terutama pasca pemungutan suara 17 April 2019.

Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris yang membidangi persoalan Politik, Hukum, dan HAM mengungkapkan, putusan Bawaslu ini menjadi peringatan keras bagi KPU bahwa mereka lalai menjalankan hal paling dasar dalam penyelenggaraan pemilu. Yaitu melanggar tata cara dan aturan prosedural yang telah ditetapkan.

“Ini peringatan keras bagi KPU. Pelanggaran ini walau sifatnya prosedural dan terkait tata cara, tetapi bagi badan publik seperti KPU yang semua aktivitasnya dibiayai uang rakyat, seharusnya tidak boleh terjadi,” ujar Fahira Idris, dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net, Jumat (17/05/2019).

Terlebih, lanjutnya, pelanggaran ini terkait dua pokok persoalan yang selama ini menjadi polemik berkepanjangan. Pertama soal lembaga quick count yaitu terkait proses pendaftaran yang tidak transparan. Dan KPU terbukti tidak menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada lembaga survei untuk melaporkan metodologi dan sumber dana yang mereka gunakan.

“Kedua, melanggar tata cara input data di Situng sehingga menimbulkan polemik panas di publik karena banyaknya kesalahan entry data,” paparnya.

BACA JUGA  Fadli Zon Nilai Pemerintah Ingin Kontrol Pikiran Masyarakat dengan Isu Radikalisme

Menurut Fahira, pusaran ketidakpercayaan sebagian publik terhadap independensi lembaga quick count yang merilis hasil pilpres adalah soal dan metodologi dan terutama sumber pendanaan. Dan KPU, abai melaporkan kepada publik terkait dua informasi penting terkait lembaga survei ini sehingga menjadikannya polemik di tengah masyarakat.

Sementara, kesalahan entry data di Situng yang selama ini oleh KPU dianggap hal yang biasa ternyata merupakan sebuah pelanggaran bahkan akibatnya begitu besar di masyarakat dan menguras energi bangsa ini kerena menjadi polemik panas yang berkepanjangan.

Dalih KPU yang selama ini menyatakan Situng adalah bentuk transparansi informasi publik bisa diterima, tetapi jika kandungan informasi publik tersebut keliru. Maka, berpotensi melahirkan keresahan di tengah masyarakat dan harusnya KPU memahami konsekuensi ini.

“Rakyat menunggu penjelasan dan ketegasan KPU untuk segera menindaklanjuti putusan Bawaslu ini. KPU harus segera mengumumkan informasi terkait metodologi dan sumber dana lembaga hitung cepat dan mengaudit semua aspek Situng,” pungkas Senator Jakarta ini.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jumat: Bulan Penuh Kemuliaan – Ust. Muhaimin Adi Nur Rahman

KIBLAT.NET- Keutamaan bulan Ramadhan tidak ada yang menyamainya. Bulan Ramadhan lebih mulia dari sebelas bulan...

Jum'at, 17/05/2019 18:27 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Jaga Pandangan di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- DI Bulan Ramadhan ini, harusnya kita menjaga pandangan agar puasa kita tak sia-sia. Bagaimana...

Jum'at, 17/05/2019 17:30 0

Asia

Tentara India Baku Tembak dengan Pejuang Kashmir, 5 Tewas

Warga Kashmir mengeluh bahwa tentara menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia dalam setiap operasi penggeledahan hari itu

Jum'at, 17/05/2019 16:45 0

Video News

Wawancara Eksklusif: Apakah Makar Sama dengan People Power?

KIBLAT.NET- Baru-baru ini ramai istilah makar. Pasalnya, banyak tokoh dan simpatian 02 yang dituduh makar....

Jum'at, 17/05/2019 14:39 0

Asia

Pertama di Asia, Taiwan Sahkan RUU Pernikahan Sejenis

Anggota parlemen di Taiwan telah menyetujui RUU yang mengesahkan pernikahan sesama jenis. Keputusan ini menandai negara pertama di Asia yang melakukannya.

Jum'at, 17/05/2019 14:08 0

Khazanah

Hari Keduabelas Ramadhan, Wafatnya Penyusun Alfiyyah, Imam Ibnu Malik

Siapa yang tidak tahu dengan kitab Alfiyyah Ibnu Malik? Sebuah kitab fenomenal yang menjadi kitab dasar tata bahasa arab yang dihafalkan para santri di pesantren. Penyusun kitab yang berjudul lengkap Al-Khulasa Alfiyyah ini wafat pada tanggal 12 Ramadhan.

Jum'at, 17/05/2019 13:04 0

Wilayah Lain

Pasca Penyerangan Warga Muslim, Keamanan Sri Lanka Gelar Patroli Intensif

Dia menambahkan pasukan keamanan masih melakukan penyisiran.

Jum'at, 17/05/2019 11:25 0

Afrika

Terungkap, Perusahaan Israel Pengaruhi Pemilu di Afrika, Asia dan Amerika Latin

Perusahaan media sosial itu mengaku telah menonaktifkan lusinan akun yang didapati menyebarkan disinformasi dengan menyamar sebagai jurnalis dan influencer lokal.

Jum'at, 17/05/2019 11:11 0

Afrika

Delapan Tentara Uni Afrika Tewas Disergap Al-Shabaab Somalia

Al-Shabab meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah dan pasukan Afrika di daerah-daerah ini sejak awal bulan.

Jum'at, 17/05/2019 09:15 0

Amerika

Pentagon Ingin Ganti Biaya Perjalanan Tim Negosiator Taliban

Sementara itu, pemerintah AS belum bisa dikonfirmasi terkait permintaan anggaran dana ini, seperti dikatakan BBC.

Jum'at, 17/05/2019 08:48 0

Close