... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cina Minta Dukungan Turki Hadapi Kelompok Perlawanan di Xinjiang

Foto: Jutaan orang Uighur ditahan di kamp konsentrasi Cina. (Ilustrasi)

KIBLAT.NET, Xinjiang – Cina meminta Turki untuk mendukung perangnya melawan gerilyawan yang beroperasi di wilayah Xinjiang, Cina bagian barat. Turki sendiri telah menyerukan pemenuhan hak-hak di wilayah yang dihuni mayoritas muslim tersebut.

Cina menghadapi kecaman internasional atas pembangunan pusat pelatihan yang diklaim untuk memerangi ekstremisme di Xinjiang, rumah bagi orang-orang Uighur. Turki menjadi negara Muslim yang secara teratur menyatakan keprihatinan tentang situasi di Xinjiang, termasuk pada Februari di Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

Bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Turki Sedat Onal di Beijing, diplomat tinggi pemerintah Cina Wang Yi mengatakan bahwa Cina memiliki hubungan baik dengan Turki.

“Cina selalu menghormati kedaulatan Turki dan integritas wilayah, dan mendukung upaya pihak Turki untuk menjaga keamanan dan stabilitas nasional,” kata Kemenlu mengutip Wang pada Kamis (16/05/2019) malam.

“Pihak Turki diharapkan juga dapat dengan sungguh-sungguh menghormati kepentingan-kepentingan inti Cina dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional, dan mendukung upaya-upaya Cina untuk memerangi pasukan teroris ‘Turkistan Timur’ dan menjaga situasi keseluruhan dari kerja sama strategis antara kedua negara,” tambah pernyataan itu.

Cina menyalahkan kelompok yang disebut Gerakan Islam Turkistan Timur atas serangan-serangan dalam beberapa tahun terakhir di Xinjiang. Tetapi banyak diplomat dan pakar asing meragukan apakah kelompok itu ada benar-benar ada.

Mengutip Onal, Kemenlu mengatakan bahwa Turki mendukung upaya Cina untuk melindungi persatuan nasional dan memerangi “pasukan teroris” dan bersedia untuk memperdalam kerja sama pragmatis dengan Cina.

BACA JUGA  Kemenag: Pendanaan 10.000 Kuota Haji Tambahan Sudah Terpenuhi

Sementara itu, ratusan orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan beberapa tahun terakhir di Xinjiang. Cina mengklaim upaya deradikalisasi di Xinjiang telah membawa stabilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya, menunjukkan kurangnya kekerasan dalam dua tahun terakhir.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khazanah

Hari Keduabelas Ramadhan, Wafatnya Penyusun Alfiyyah, Imam Ibnu Malik

Siapa yang tidak tahu dengan kitab Alfiyyah Ibnu Malik? Sebuah kitab fenomenal yang menjadi kitab dasar tata bahasa arab yang dihafalkan para santri di pesantren. Penyusun kitab yang berjudul lengkap Al-Khulasa Alfiyyah ini wafat pada tanggal 12 Ramadhan.

Jum'at, 17/05/2019 13:04 0

Wilayah Lain

Pasca Penyerangan Warga Muslim, Keamanan Sri Lanka Gelar Patroli Intensif

Dia menambahkan pasukan keamanan masih melakukan penyisiran.

Jum'at, 17/05/2019 11:25 0

Afrika

Terungkap, Perusahaan Israel Pengaruhi Pemilu di Afrika, Asia dan Amerika Latin

Perusahaan media sosial itu mengaku telah menonaktifkan lusinan akun yang didapati menyebarkan disinformasi dengan menyamar sebagai jurnalis dan influencer lokal.

Jum'at, 17/05/2019 11:11 0

Afrika

Delapan Tentara Uni Afrika Tewas Disergap Al-Shabaab Somalia

Al-Shabab meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah dan pasukan Afrika di daerah-daerah ini sejak awal bulan.

Jum'at, 17/05/2019 09:15 0

Amerika

Pentagon Ingin Ganti Biaya Perjalanan Tim Negosiator Taliban

Sementara itu, pemerintah AS belum bisa dikonfirmasi terkait permintaan anggaran dana ini, seperti dikatakan BBC.

Jum'at, 17/05/2019 08:48 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Inilah Bahagia yang Sesungguhnya!

KIBLAT.NET- Apakah kebahagiaan yang menurut Islam? Apakah harta? Apakah keluarga? Yuk simak jawabannya di sini!...

Jum'at, 17/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Puasa Sebagai Perisai

KIBLAT.NET- Puasa sebagai Perisai, apa maksudnya? Maksudnya adalah saat berpuasa, kita harus membentengi diri dari...

Kamis, 16/05/2019 17:30 0

China

Cina Blokir Semua Versi Bahasa Wikipedia

Menurut sebuah laporan oleh Open Observatory of Network Interference (OONI), Cina mulai memblokir semua edisi bahasa Wikipedia bulan lalu.

Kamis, 16/05/2019 16:37 0

Artikel

Ramadhan, Momentum Pererat Hubungan dengan Pasangan

Selain momentum untuk memperkuat iman, Ramadhan juga bisa menjadi momentum perkuat hubungan dengan pasangan.

Kamis, 16/05/2019 16:15 0

Afghanistan

Media Menjadi Senjata Kunci Taliban Hadapi Perang Informasi

Taliban memiliki 6 majalah dan mempublikasikannya ke dalam Bahasa Pashto, Dari, Urdu, dan Arab.

Kamis, 16/05/2019 14:39 0

Close