... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Media Menjadi Senjata Kunci Taliban Hadapi Perang Informasi

Foto: Media Taliban

KIBLAT.NET, Kabul – Selalu ada pihak yang berupaya mendeligitimasi hasil laporan tim redaksi Taliban yang menganggapnya tidak akurat. Bahkan pihak musuh menuding Taliban telah menyebarkan berita hoaks. Meski demikian, tudingan miring tersebut akan terkonfirmasi dengan sendirinya oleh kejadian-kejadian lain di lapangan. Faktanya, operasi informasi dan komunikasi publik oleh sayap media Taliban ini menjadi  sebuah “senjata kunci” dalam perang informasi yang seringnya membuat pemerintah Kabul dan sekutu Barat mereka kewalahan.

Sejumlah wartawan Afghan yang biasa meliput Taliban sejak tahun 1990an mengatakan sebelum media sosial berkembang seperti sekarang ini, kelompok itu (Taliban) menyampaikan pesan ke publik dengan cara mengirim pamflet dan laporan berita dalam bentuk tulisan tangan kepada wartawan Afghan yang berbasis di Pakistan dan Afghanistan.

Seorang jurnalis, Javed Hamim Kakar, mengatakan sejak itu Taliban sudah mulai membentuk sebuah jaringan dan agak rumit untuk menyebarkan informasi/berita. Kakar adalah seorang editor senior yang bekerja di jaringan media swasta tertua di Afghanistan, Pajhwok Afghan News.

Pada bulan April sebagai contoh, Taliban melaporkan bahwa pejuang-pejuang mereka telah melancarkan sebuah serangan yang cukup sukses di Baghram, yaitu di pangkalan udara & militer terbesar Amerika yang berjarak 50 km di utara Kabul. Lebih jauh Taliban menyatakan serangan mereka menyebabkan puluhan personil militer asing tewas dan luka-luka. Di pihak lain, pejabat-pejabat AS di Kabul menyangkal adanya serangan tersebut.

BACA JUGA  Pertempuran di Afghanistan Kembali Berkobar

“Jika anda mengirim pertanyaan, mereka akan merespon dengan cepat, tetapi soal akurasi selalu menjadi pertanyaan. Propaganda merupakan bagian dari pertempuran, dan Taliban sangat hebat dalam hal ini,” kata Kakar.

Mujahid dan Ahmadi tidak menyangkal ada sejumlah laporan mereka yang tidak akurat mengenahi aksi amaliyat, dan terkadang ada pejuang-pejuang yang menyampaikan informasi secara berlebihan. “Ada yang mengatakan komunikasi kami penuh dengan sensasionalisme dan bumbu-bumbu tambahan, tetapi kami tidak pernah keluar dari (fakta) kebenaran,” kata Ahmadi. Apabila ditemukan hal-hal yang menyimpang dari fakta, “Kami segera mengoreksinya,” kata Ahmadi menegaskan.

Pihak pemerintah kerap dituding tidak akurat cenderung melebih-lebihkan laporan operasi militer mereka. Seorang pejabat senior departemen pertahanan mengakui pemerintah sering menyembunyikan laporan mengenahi jumlah korban pasukan Afghan, sebaliknya membesar-besarkan jumlah korban di pihak Taliban yang diklaim berhasil mereka bunuh.

Awalnya, markas operasi komunikasi Divisi Humas Taliban dimulai dari sebuah kantor kecil di Kabul ketika mereka berkuasa dari tahun 1996 hingga 2001. Sejak Taliban dijatuhkan pasca invasi AS tahun 2001 dan mulai mengadopsi strategi gerilya, justru operasi Public Relation entitas jihadis ini semakin berkembang dan saat ini biaya operasionalnya mencapai angka 25 juta Afghanis (USD 323.000 atau sekitar Rp 4,7 milyar) per tahun.

Taliban memiliki 6 majalah dan mempublikasikannya ke dalam Bahasa Pashto, Dari, Urdu, dan Arab. Sementara untuk berita dan laporan mereka mengelola 10 situs dalam lima versi bahasa, dan juga sejumlah situs yang lebih kecil lainnya untuk layanan konsultasi Islam, video, dan syair perang/perjuangan yang ditulis oleh Mujahidin.

BACA JUGA  Taliban Lancarkan Serangan Besar ke Provinsi Farah

“Di tengah ancaman, kami saat ini mampu mengoperasikan sebuah kantor media yang efektif,” kata Ahmadi yang merupakan lulusan Studi Islam. “Namun tetap menjaga kerahasiaan identitas kami itu lebih penting karena saat ini kami menang dan musuh semakin frustrasi,” imbuhnya meyakinkan.

Sumber: Reuters
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Program Dakwah Visit Dompet Dhuafa USA Mempererat Silaturrahmi Muslim Indonesia di Amerika

Ada ribuan masyarakat Muslim Indonesia yang saat ini menetap di Amerika Serikat, ada kebutuhan dakwah yang sekaligus dapat menyatukan masyarakat Indonesia.

Kamis, 16/05/2019 13:09 0

Opini

Menyikapi Perginya Para Pemimpin Umat

KIBLAT.NET – Kepergian Ustadz Bachtiar Nasir ke Arab Saudi memicu bermacam-macam reaksi dari berbagai kelompok....

Kamis, 16/05/2019 12:24 0

Indonesia

Korban Tewas Terus Berjatuhan, Mer-C Meminta KPU Hentikan Rekapitulasi Suara

MER-C menanggapi pernyataan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyebut banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia disebabkan karena kelelahan.

Kamis, 16/05/2019 11:59 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Khawatir Ramadhan Kita Tak Diterima

Khutbah Jumat: Khawatir Ramadhan Kita Tak Direrima

Kamis, 16/05/2019 11:34 0

Feature

Pejuang Taliban di Medan Perang Digital Meningkat Dua Kali Lipat

Jumlah pejuang Taliban yang menjadi reporter lapangan meningkat dua kali lipat di 34 provinsi Afghanistan

Kamis, 16/05/2019 11:10 0

Khazanah

Hari Kesebelas Ramadhan, Kematian Sang Jagal, Jenghis Khan

Jenghis Khan meninggal dunia di wilayah dekat Joe Wattspada 11 Ramadhan 624 H bertepatan dengan 25 Agustus 1227 M dan dikubur di Mongol. Sepeninggalnya, tampuk kekuasaan dipegang oleh anaknya, Oktay.

Kamis, 16/05/2019 11:00 0

Indonesia

Pemerintah dan KPU Terancam Digugat ke Mahkamah Pidana Internasional

Medical Rescue Committee (Mer-C) menilai pemerintah dan KPU sebagai penyelenggara Pemilu tahun ini telah abai kemanusiaan

Kamis, 16/05/2019 10:09 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: Akhlak Rasul adalah Al Quran

KIBLAT.NET- Istri Rasul, Aisyah RA pernah ditanya tentang akhlak Rasulullah SAW. Menurut beliau, akhlak Rasul...

Kamis, 16/05/2019 05:00 0

Video News

BPN Tunggu Keberanian Bawaslu Ungkap Kasus Kecurangan Pemilu

KIBLAT.NET – JAKARTA, juru bicara BPN Andre Rosiade menuturkan bahwa pihak BPN menunggu keberanian Bawaslu...

Rabu, 15/05/2019 21:01 0

Video Kajian

Prabowo Ingin Buat Surat Wasiat, Kenapa?

KIBLAT.NET- JAKARTA, Dalam acara mengungkap fakta-fakta kecurangan Pilpres 2019 yang diselenggarakan Badan Pemenangan Nasional (BPN),...

Rabu, 15/05/2019 20:45 0

Close