... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pakar Pidana Tegaskan UU Perlindungan Data Pribadi Harus Segera Selesai

Foto: Pakar hukum pidana, Suparji Ahmad

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menilai bahwa undang-undang yang secara khusus mengatur data pribadi harus segera selesai. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk melindungi data masyarakat dan pembahasannya harus segera diselesaikan.

“Ini sangat penting dan saya kira memang sekarang ini sedang digagas bersama pemerintah dan DPR, akan adanya satu undang-undang secara khusus yang mengatur tentang data pribadi,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (15/05/2019).

Ia juga memaparkan bahwa saat ini banyak yang mengeluh terkait dengan data pribadi masyarakat. Misalnya dengan disebarkan secara ilegal, hingga pihak-pihak yang menelfon dengan maksud tertentu.

“Saya kira itu (penyebaran data pribadi.red) adalah bagian yang tidak boleh terjadi seenaknya saja. Ini harus ada perlindungan data pribadi kita itu tadi,” ucapnya.

Maka, ia menekankan akan mendukung adanya undang-undang itu. Yang penting, kata dia, tidak memasuki privasi orang yang melanggar HAM.

“Misalnya justru dengan undang-undang itu jangan sampai negara masuk pada ranah pribadi yang kemudian nanti itu berpotensi terjadinya sebuah kriminalisasi. Tetapi lebih pada upaya pemberian perlindungan saja,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc : Baca Al Quran Sebaiknya Keras atau Pelan?

KIBLAT.NET- Dalam membaca Al Quran, sebaiknya kita membacanya dengan keras atau pelan-pelan saja? Yuk simak...

Rabu, 15/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Lawan Nafsu di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Ramadhan harusnya saatnya kita melawan sosok yang sangat jahat dan kuat. Apakah sosok itu?...

Selasa, 14/05/2019 17:30 0

Timur Tengah

Kapal Tanker Milik Arab Saudi Diserang di Teluk Persia

Akibatnya, harga minyak mentah Brent naik $ 1,15 menjadi $ 71,77 pada hari Senin karena kekhawatiran tentang pasokan meningkat.

Selasa, 14/05/2019 16:12 0

Suriah

Pejuang Suriah Mulai Luncurkan Serangan Besar di Pedesaan Hama

Koresponden portal Enabbaladi.net melaporkan bahwa serangan itu diluncurkan dari berbagai poros di pedesaan Hama utara

Selasa, 14/05/2019 13:44 0

Amerika

AS Tinjau Ulang Hubungan dengan Negara-negara Anti-Zionis

Carr mengatakan negara-negara yang diduga ada indikasi ke arah sana akan menghadapi tanya jawab secara jujur apa adanya dengan pejabat-pejabat AS yang dilakukan secara rahasia.

Selasa, 14/05/2019 13:30 0

News

Jejak Islam di Sisilia: Keramahan yang Turun-temurun

Pulau Mediterania -di mana Palermo adalah ibu kotanya- menjadi benteng Muslim selama sekitar 200 tahun antara abad kesembilan dan 11. Tempat itu masih memiliki tanda sejarah Islam, baik secara fisik maupun budaya.

Selasa, 14/05/2019 11:59 0

Palestina

Sensus: Jumlah Warga Palestina Bertambah Tujuh Kali Lipat

Sensus ini dilakukan dua hari sebelum ulang tahun Nakba ke-71.

Selasa, 14/05/2019 11:12 0

Asia

Sri Lanka Memanas Setelah Masjid dan Toko Muslim Diserang

Polisi mengatakan ada insiden pelemparan batu dan membakar sepeda motor dan mobil milik umat Islam. "Beberapa toko telah diserang," kata seorang perwira polisi senior kepada AFP.

Selasa, 14/05/2019 10:53 0

Khazanah

Hari Kesembilan Ramadhan, Perang Bilath Syuhada, Kalah Karena Cinta Dunia

Pada hari kesembilan bulan Ramadhan yang penuh berkah pada tahun 114 H terjadi pertempuran Bilath al-Syuhada’ di negeri Perancis. Perang ini terjadi diantara kota Tur dan Bawatiyah (Tours dan Poitiers).

Selasa, 14/05/2019 09:00 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan: Jangan Jadikan Rumahmu Kuburan

KIBLAT.NET- Rumah apakah yang disebut dengan rumah kuburan? Apakah rumah kita adalah rumah kuburan? Yuk...

Selasa, 14/05/2019 05:13 0

Close