... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pakar Pidana: Permintaan Maaf Ulin Yusron Bisa Jadi Petunjuk Kepolisian

Foto: Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad (sumber: Radar Bogor)

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengatakan bahwa penyebaran data pribadi oleh Ulin Yusron memang bisa dilihat dari dua sisi. Yaitu apakah tindakan tersebut delik aduan atau biasa.

Menurutnya, jika dalam bentuk pencemaran nama baik, maka hanya pihak yang bersangkutan saja untuk membuat sebuah auan. Dan seandainya bila yang mengadu bisa dinegosiasi maka aduannya tadi bisa dicabut.

Tetapi kalau delik itu adalah delik biasa, meskipun sudah ada permintaan maaf, itu tidak akan menghapuskan pidananya. Maka ia menilai polisi bisa menindak lanjuti dalam proses penyelidikan dan kemudian penyidikan.

“Mungkin saja polisi berpersepsi bahwa ini bukan sebuah delik aduan. Sehingga dia bisa langsung bertindak hadir unuk menciptakan situasi supaya aman,” paparnya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (15/05/2019).

Oleh sebab itu, ia menolak jika permintaan maaf dari Ulin Yusron lantas menghilangkan pertanggungjawaban pidana. Menurutnya, justru dengan permintaan maaf dari Ulin ini bisa menjadi petunjuk bagi kepolisian.

“Dengan pengakuan bahwa dia mengaku salah, itu sebagai salah satu petunjuk untuk menyatakan yang bersangkutan diproses secara hukum. Meskipun dalam konteks KUHP kita di 184 itu alat bukti adalah saksi, surat, ahli petunjuk, keterangan yang bersangkutan,” tuturnya.

Suparji menekankan bahwa tidak ada alat bukti yang termasuk kualisifikasi pengakuan. Tetapi, kata dia, pengakuan ini bisa menjadi bukti petunjuk.

BACA JUGA  AII: Tim Asistensi Hukum Menko Polhukam Akan Timbulkan Ketakutan Warga Negara

“Tentu ini bisa menjadi petunjuk untuk menyatakan bahwa yang bersangkutan melakukan sebuah kesalahan,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Zamroni: Lawan Nafsu di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Ramadhan harusnya saatnya kita melawan sosok yang sangat jahat dan kuat. Apakah sosok itu?...

Selasa, 14/05/2019 17:30 0

Timur Tengah

Kapal Tanker Milik Arab Saudi Diserang di Teluk Persia

Akibatnya, harga minyak mentah Brent naik $ 1,15 menjadi $ 71,77 pada hari Senin karena kekhawatiran tentang pasokan meningkat.

Selasa, 14/05/2019 16:12 0

Suriah

Pejuang Suriah Mulai Luncurkan Serangan Besar di Pedesaan Hama

Koresponden portal Enabbaladi.net melaporkan bahwa serangan itu diluncurkan dari berbagai poros di pedesaan Hama utara

Selasa, 14/05/2019 13:44 0

Amerika

AS Tinjau Ulang Hubungan dengan Negara-negara Anti-Zionis

Carr mengatakan negara-negara yang diduga ada indikasi ke arah sana akan menghadapi tanya jawab secara jujur apa adanya dengan pejabat-pejabat AS yang dilakukan secara rahasia.

Selasa, 14/05/2019 13:30 0

News

Jejak Islam di Sisilia: Keramahan yang Turun-temurun

Pulau Mediterania -di mana Palermo adalah ibu kotanya- menjadi benteng Muslim selama sekitar 200 tahun antara abad kesembilan dan 11. Tempat itu masih memiliki tanda sejarah Islam, baik secara fisik maupun budaya.

Selasa, 14/05/2019 11:59 0

Palestina

Sensus: Jumlah Warga Palestina Bertambah Tujuh Kali Lipat

Sensus ini dilakukan dua hari sebelum ulang tahun Nakba ke-71.

Selasa, 14/05/2019 11:12 0

Asia

Sri Lanka Memanas Setelah Masjid dan Toko Muslim Diserang

Polisi mengatakan ada insiden pelemparan batu dan membakar sepeda motor dan mobil milik umat Islam. "Beberapa toko telah diserang," kata seorang perwira polisi senior kepada AFP.

Selasa, 14/05/2019 10:53 0

Khazanah

Hari Kesembilan Ramadhan, Perang Bilath Syuhada, Kalah Karena Cinta Dunia

Pada hari kesembilan bulan Ramadhan yang penuh berkah pada tahun 114 H terjadi pertempuran Bilath al-Syuhada’ di negeri Perancis. Perang ini terjadi diantara kota Tur dan Bawatiyah (Tours dan Poitiers).

Selasa, 14/05/2019 09:00 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan: Jangan Jadikan Rumahmu Kuburan

KIBLAT.NET- Rumah apakah yang disebut dengan rumah kuburan? Apakah rumah kita adalah rumah kuburan? Yuk...

Selasa, 14/05/2019 05:13 0

Khazanah

Musuh Islam yang Tumbang di Bulan Ramadhan, Abu Thohir Al-Qirmithi Penjagal Jamaah Haji

Musuh Islam yang Tumbang di Bulan Ramadhan, Abu Thohir Al-Qirmithi Penjagal Jamaah Haji

Senin, 13/05/2019 21:01 0

Close