... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Hari Kesembilan Ramadhan, Perang Bilath Syuhada, Kalah Karena Cinta Dunia

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Pada hari kesembilan bulan Ramadhan yang penuh berkah pada tahun 114 H terjadi pertempuran Bilath al-Syuhada’ di negeri Perancis. Perang ini terjadi diantara kota Tur dan Bawatiyah (Tours dan Poitiers). Kaum Muslimini  di bawah pimpinan Abdurrahman al-Ghafiqi, sedangkan tentara Perancis dipimpin oleh Charles Martel.

Perang ini menjadi sejarah benturan yang besar antara dua peradaban pada saat itu. Titik ini lah yang pernah dijangkau umat Islam untuk melangkahkan kaki menjemput kesyahidan.

Ada yang bilang, perang ini ibarat perang Uhud kedua karena kekalahan umat Islam karena terbuai dengan harta ghanimah.

Akhir bulan Sya’ban 104 H Abdurrahman al-Ghafiqi bersama pasukannya yang perkasa memasuki kota Poitiers. Mereka disambut oleh pasukan besar Eropa yang dipimpin oleh Charles Martel. Umat Islam berkekuatan sekitar 80.000 pasukan dan pasukan kristen hanya 20.000-30.000 pasukan.

Awalnya, pasukan mujahidin berada di atas angin dan kemenangan telah di pelupuk mata. Namun, euforia kemenangan itu membuat silap mata dan terlalu sibuk mengurus harta ghanimah. Harta rampasan perang ini justru membuat beban semakin berat karena memang melimpah ruah.

Sang panglima, Abdurrahman Al-Ghafiqi merasa sedih dengan kenyataan itu. Mengapa di saat genting seperti ini, justru pandangan pasukannya teralihkan dengan hal yang fana seperti itu. Al-Ghafiqi pun mengambil keputusan mengumpulkan seluruh ghanimah di dalam tenda-tenda yang difungsikan sebagai gudang. Lalu diletakkan di belakang markas sebelum perang berkobar.

BACA JUGA  Musuh Islam yang Tumbang di Bulan Ramadhan: Abu Jahal Firaun Umat Ini

Awalnya, strategi ini berhasil hingga memasuki hari kedelapan musuh mulai ciut nyalinya. Semburat fajar kemenangan benar-benar telah terlihat. Namun, permasalahan ghanimah kembali mencuat ketika ada segerombolan prajurit musuh menyerang tempat penyimpanan harta ghanimah dan menguasai hampir seluruhnya dengan mudah. Melihat hal itu, pasukan Islam mulai goyah. Sebagian besar dari mereka mundur ke belakang untuk menyelamatkan harta ghanimah tersebut hingga merusak pertahanan barisan depan.

Syahidnya Sang Panglima

Melihat keadaan pasukannya kocar kacir, Al-Ghafiqi dengan gigih mencegah mereka untuk ke belakang. Ketika fokusnya terpecah antara bertarung dengan lawan sembari membangkitkan semangat tempur pasukannya, tetiba sebatang panah melesat dan mengenai lehernya. Seketika itu juga sang panglima limbung dan syahid.

Bisa dibayangkan, pasukan sebesar itu dalam suasana tak menentu ditambah kehilangan sang komandan. Maka, kocar kacirlah pasukan umat Islam. Malam harinya, para mujahidin memilih untuk mundur meninggalkan medan perang dengan korban syahid 10.000 orang. Sungguh memilukan memang.

Umat Islam kala itu kembali diingatkan masalah kecintaan pada dunia akan menghambat perjuangan atau bahkan menggagalkan dan menumbangkan perjuangan.

Redaktur : Dhani El_Ashim

Sumber

1. Buku Peristiwa-Peristiwa Penting di Bulan Ramadan oleh DR Abdurrahman Al-Baghdady.

2. Mereka adalah Para Tabi’in, karya Dr. Abdurrahman Ra’at Basya

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan: Jangan Jadikan Rumahmu Kuburan

KIBLAT.NET- Rumah apakah yang disebut dengan rumah kuburan? Apakah rumah kita adalah rumah kuburan? Yuk...

Selasa, 14/05/2019 05:13 0

Khazanah

Musuh Islam yang Tumbang di Bulan Ramadhan, Abu Thohir Al-Qirmithi Penjagal Jamaah Haji

Musuh Islam yang Tumbang di Bulan Ramadhan, Abu Thohir Al-Qirmithi Penjagal Jamaah Haji

Senin, 13/05/2019 21:01 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Nama Surga untuk Orang yang Berpuasa

KIBLAT.NET- Apakah janji Allah untuk mereka yang berpuasa? Apakah nama surga untuk mereka yang mengerjakan...

Senin, 13/05/2019 17:30 0

Indonesia

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Fahri Hamzah: Satu Nyawa Itu Mahal Harganya

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Fahri Hamzah  mengkritik soal...

Senin, 13/05/2019 16:39 0

Suriah

Agresi Militer Ancam Idlib, Brigade Perlawanan Rakyat Dibentuk

Dua sekutu itu menggulirkan kampanye serangan besar-besaran untuk merebut wilayah yang sudah dibebaskan.

Senin, 13/05/2019 16:18 0

Indonesia

Berikut Hasil Investigasi Kemenkes Terkait Meninggalnya Ratusan Petugas KPPS

Investigasi tersebut merupakan kerjasama antara Kemenkes dengan dinas kesehatan dan tenaga kesehatan di daerah.

Senin, 13/05/2019 16:09 0

Indonesia

Fahri Hamzah: KPU Tak Perlu Takut Investigasi Kematian Petugas KPPS

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tetap meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak perlu ketakutan dengan upaya masyarakat untuk melakukan investigasi terhadap meninggalnya petugas kpps

Senin, 13/05/2019 15:52 0

Indonesia

Kemendagri Belum Ambil Keputusan Terkait Perpanjangan Izin FPI

Hal ini terkait ijin FPI yang akan berakhir pada Juni 2019 nanti.

Senin, 13/05/2019 15:08 0

Suriah

Milisi Iran Larang Warga Maadan yang Hendak Shalat Tarawih

Milisi Syiah Iran di Madan, sebelah tenggara Raqqah, Suriah dilaporkan melarang warga untuk menjalankan shalat tarawih pada bulan Ramadhan. Menurut mereka, shalat itu tidak ada tuntunan dalam Islam.

Senin, 13/05/2019 14:36 0

Palestina

ACT Bagikan Lima Ratus Paket Berbuka Puasa untuk Palestina

KIBLAT.NET, Gaza –  Sejak hari pertama Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berupaya memenuhi kebutuhan...

Senin, 13/05/2019 14:34 0

Close