... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penersangkaan Dianggap Tak Wajar, Eggi Sudjana Ogah Datangi Panggilan Polisi

Foto: Eggi Sudjana

KIBLAT.NET, Jakarta- Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Eggi Sudjana, merasa ada yang janggal dengan penetapan dirinya sebagai tersangka.

Menurut Eggi, makar yang ditujukan oleh polisi kepadanya merupakan kategori pasal 107 KUHP. Akan tetapi pasal tersebut tidak sesuai dengan laporan awal dari pelapor bernama Suriyanto yang mendasari pada Pasal 160 KUHP.

“Polisi melakukan gagasan sendiri, memperluas, atau si pelapor itu punya laporan baru. Dan nggak boleh langsung tersangka, harus ada penyidikan dengan peraturan baru. Bap yang baru, ini tidak wajar dan pemaksaan sekali,” Ungkap Eggi kepada awak media di depan gedung Bawaslu, Jum’at (10/05/2019)

Bahkan, Eggi mengaku tidak akan datang untuk memenuhi panggilan sebagai tersangka. “Kita nggak bakal dateng (pemanggilan sebagai tersangka.red),” Kata Eggi

Eggi telah mendapatkan surat panggilan dengan statusnya sebagai tersangka. Sebelumnya, dia hanya berstatus sebagai saksi.

Dalam surat itu, polisi menyebutkan bahwa Eggi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara/makar dan/atau menyiarkan suatu kabar yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat.

Aturan tersebut ditulis dalam Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pejuang Suriah Luncurkan Serangan Balik

Sejumlah lokasi dan desa yang sebelumnya direbut oleh militer Suriah berhasil diambil alih.

Sabtu, 11/05/2019 11:55 0

Wilayah Lain

Sri Lanka Awasi Ketat Khotbah Jumat

Pemerintah mengatakan bahwa ini merupakan langkah komitmen negara untuk memerarangi “ekstremis agama”.

Sabtu, 11/05/2019 10:26 0

Afrika

Dua Tentara Elit Prancis Tewas Dalam Operasi Pembebasan Sandera di Burkina Faso

Kementerian Pertahanan Prancis mengatakan kedua tentaranya yang tewas merupakan pasukan elit angkatan laut.

Sabtu, 11/05/2019 07:29 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc: 3 Ayat yang Lebih Berharga dari Onta

KIBLAT.NET- Inilah 3 ayat yang lebih berharga dari onta hamil, penasaran? Yuk simak videonya di...

Sabtu, 11/05/2019 05:00 0

News

Komnas HAM: Tim Asistensi Hukum Menkopolhukam Inkonstitusional, Bubarkan Saja

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai Tim Asistensi Hukum yang dibentuk Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) inkonstitusional

Jum'at, 10/05/2019 17:40 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Syarat Diampuni Dosa di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Ramadhan bulan ampunan, bagaimana cara agar dosa kita diampuni di Bulan Ramadhan? Yuk simak...

Jum'at, 10/05/2019 17:30 0

Khazanah

Hari Kelima Ramadhan, Kekejaman Zionis di Kota Lidd, Palestina

Pun yang terjadi di masa lalu sekitar 73 tahun lalu, 5 Ramadhan 1367 H bertepatan dengan 11 Juli 1948. Satuan komando Zionis di bawah Moshe Dayan melakukan aksi pembantaian di kota Lidd,Palestina

Jum'at, 10/05/2019 17:00 0

Fikih

Hukum Suntik Bagi yang Berpuasa Menurut Mazhab Syafi’i

Para ulama Syafi’iyah kontemporer berbeda pendapat dalam menyikapi suntik ketika puasa. Secara umum mereka berbeda pendapat kepada tiga pendapat.

Jum'at, 10/05/2019 16:41 0

Video News

Berstatus Tersangka, Ini Penjelasan Pengacara UBN

KIBLAT – JAKARTA – Pengacara Ust. Bachtiar Nasir, Aziz SH menjelaskan kasus yang menimpa kliennya...

Jum'at, 10/05/2019 14:47 0

Manhaj

Mewaspadai Kepemimpinan yang Lemah dan Bodoh

Islam sangat memperhatikan urusan kepemimpinan. Realita membuktikan, baik buruknya suatu masyarakat ditentukan oleh para pemimpinnya.

Jum'at, 10/05/2019 14:36 0

Close