... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tindakan Wiranto Bentuk Tim Hukum Dinilai Bermasalah, Ini Alasannya

Foto: Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto berbicara dalam konferensi pers terkait pembakaran bendera tauhid, Selasa (22-10-2018)

KIBLAT.NET, Jakarta – Awal pekan ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mewacanakan pembentukan Tim Asistensi Hukum. Rencananya tim itu akan berada langsung di bawah Menko Polhukam dan ditugaskan meneliti ucapan, tindakan, dan pemikiran tokoh-tokoh tertentu yang dianggap melanggar hukum.

Menanggapi pernyataan tersebut, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menilai langkah Wiranto membentuk Tim Asistensi Hukum justru bermasalah secara hukum.

Peneliti PSHK, Agil Oktaryar memaparkan ada beberapa alasan mengapa tindakan Wiranto bermasalah. Pertama, pembentukan Tim Asistensi Hukum tersebut tidak didasarkan pada pertimbangan hukum yang kuat.

“Menko Polhukam memiliki fungsi utama untuk mensinkronisasi dan mengkoordinasikan urusan kementerian di bawahnya, bukan mengeksekusi kebijakan hukum sendiri, terlebih kebijakan yang bermuara pada perampasan hak seseorang,” kata Agil kepada kiblat.net melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (10/05/2019) siang.

Selain itu, menurut Agil pembentukan Tim Asistensi Hukum menimbulkan ketidakpastian hukum. Ia menilai pernyataan Menko Polhukam bahwa pembentukan Tim Asistensi Hukum dimaksudkan untuk menindak tegas upaya pihak-pihak yang mendelegitimasi penyelenggara pemilu, justru dapat menciptakan kekacauan hukum.

Lebih lanjut, Agil mengatakan bahwa argumen itu terkesan tidak menghargai prinsip due process of law serta keberadaan aparat penegak hukum yang ada. Sedangkan tindak pidana dan pelanggaran pemilu telah diatur dengan jelas dalam UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dengan lembaga-lembaga yang terlibat yaitu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kepolisian, dan Kejaksaan.

BACA JUGA  MUI: Bangsa Indonesia Berduka Atas Meninggalnya BJ Habibie

“Sementara terkait tindak pidana lainnya, keberadaan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan berbagai perangkat hukum pidana lainnya telah lebih dari cukup untuk menindak pelaku pelanggaran hukum,”ujarnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Berstatus Tersangka, Ini Penjelasan Pengacara UBN

KIBLAT – JAKARTA – Pengacara Ust. Bachtiar Nasir, Aziz SH menjelaskan kasus yang menimpa kliennya...

Jum'at, 10/05/2019 14:47 0

Manhaj

Mewaspadai Kepemimpinan yang Lemah dan Bodoh

Islam sangat memperhatikan urusan kepemimpinan. Realita membuktikan, baik buruknya suatu masyarakat ditentukan oleh para pemimpinnya.

Jum'at, 10/05/2019 14:36 0

Video News

Kantor Berita Anadolu Agency di Gaza Runtuh total Akibat Serangan Israel

KIBLAT-JAKARTA, Kantor Berita Anadolu Agency yang bercabang di Gaza rata dengan tanah akibat terkena serangan...

Jum'at, 10/05/2019 11:17 0

Rusia

Rusia: Kampanye Udara di Idlib Sudah dengan Koordinasi Turki

Tengah terjadi pembicaraan di kalangan oposisi Suriah bahwa operasi militer rezim di Suriah utara saat ini digelar sebagai realisasi oleh perjanjian Rusia-Turki dan pemahaman terbaru antara keduanya

Jum'at, 10/05/2019 10:12 0

Mesir

Rezim Al-Sisi Ubah Ratusan Nama Masjid, di antaranya Masjid Rabaa

Salah satu masjid paling menonjol yang namanya diganti, Masjid Rabiaa al-Adawiya. Masjid ini diganti dengan nama Masjid Ar-Rahmah.

Jum'at, 10/05/2019 08:43 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan: Ciri Orang yang Mahir Al Quran

KIBLAT.NET- Siapakah orang yang mahir dalam Al Quran? Yuk, simak jawabannya di sini. Editor: Abdullah...

Jum'at, 10/05/2019 05:00 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Inilah Keistimewaan Orang Puasa

KIBLAT.NET- Apa sajakah keistimewaan orang yang berpuasa? Yuk simak pencerahan dari Ust. Zamroni di sini....

Kamis, 09/05/2019 17:30 0

Video Kajian

Peduli Palestina, ACT Sudah Kirim Logistik Senilai 15 Milyar Rupiah

KIBLAT-JAKARTA, Memasuki bulan Ramadhan Gaza kembali dibombardir oleh Zionis Israel. Mendengar hal tersebut, pihak ACT...

Kamis, 09/05/2019 17:16 0

Afghanistan

Bawa Agenda Anti-Islam, LSM Rekanan Amerika Ditarget Taliban

LSM Rekanan Internasional yang jadi target penyerangan Imarah Islam dinilai mengajarkan brutalisme, penindasan, aksi teror, dan menanamkan ideologi anti-Islam

Kamis, 09/05/2019 16:24 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Memaksimalkan Amal di Bulan Ramadhan

Khutbah Jumat: Memaksimalkan Amal di Bulan Ramadhan

Kamis, 09/05/2019 15:59 0

Close