... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

UBN Dijerat TPPU, Kasus Rekening Gendut Perwira Polri Hingga Dana Teman Ahok Dipertanyakan

Foto: Komunitas Teman Ahok

KIBLAT.NET, Jakarta – Tuduhan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau money laundering yang disangkakan kepada Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) dinilai terlalu dipaksakan. Sementara, sejumlah kasus seperti rekening gendut sejumlah perwira Polri hingga dana transferan ke rekning Teman Ahok sampai saat ini tak ada kejelasannya.

Advokat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNFP) Ulama, Ismar Syarifudin menilai kasus TPPU yang disangkakan kepada UBN itu pun juga tidak jelas. Pasalnya, TPPU haruslah ada predicate crime atau pidana asalnya. Sementara, saat itu UBN yang berstatus ketua GNPF Ulama hanya meminjam rekening sebuah yayasan.

“Asal dananya pun jelas bahkan penyumbang sudah banyak yang disidik dan ternyata di BAP mereka jelas menyatakan bahwa sumbangannya tersebut sudah benar untuk aksi Bela Islam 411 dan 212,” ujar Ismar dalam pernyataan tertulis yang diterima Kiblat.net, Selasa (07/05/2019).

Ismar lantas mempertanyakan status beberapa kasus yang dinilai lebih layak disidik terkait TPPU. Ia menyebut ada Budi Gunawan yang ditengarai memiliki rekening bernilai puluhan miliar. Saat itu menempati posisi Kepala Biro Pembinaan Karier di Mabes Polri dan sejumlah jabatan lain.

“Nah, begitu disidik malah KPK yang di kriminalisasi, padahal inilah kasus yang jelas terindikasi ada usaha penyamaran dan sangat diduga dari hasil yang tidak benar,” ujarnya.

Selain itu, ada kasus rekening gendut sejumlah perwira Polisi yang isi rekeningnya puluhan milyar. Menurut Ismar, saat itu para pewira di korps Tri Brata itu sempat menjalani penyidikan namun sampai sekarang kasus mereka tidak jelas rimbanya.

BACA JUGA  Bukan Kabur, UBN ke Mekkah Hadiri Undangan Forum Liga Dunia Islam

“Kasus dana transferan ke rekening Teman Ahok sebesar Rp30 miliar dari dana CSR yang saat itu di buka oleh pengurus PDIP, namun dibiarkan menguap sampai sekarang tidak ada lagi kabar beritanya,” tukasnya.

Dengan catatan sejumlah kasus tersebut, Ismar meminta polisi untuk mengusutnya. Dia juga mengajak para advokat muslim untuk melakukan gugatan praperadilan terhadap status tersangka Ustadz Bachtiar Nasir.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Zamroni: Belajar Syukur di Bulan Ramadhan

KIBLAT.NET- Bagaimana cara kita bersyukur di Bulan Ramadhan? Simak di sini. Editor: Abdullah Muhammad

Selasa, 07/05/2019 16:00 0

Info Event

Ceriakan Senyum Lebaran Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Bersama Solidaritas Muslim

Ceriakan Senyum Lebaran Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Bersama Solidaritas Muslim

Selasa, 07/05/2019 14:40 0

Khazanah

Hari Kedua Ramadhan, Kemenangan Sultan Berusia Belia Atas Pasukan Mongol

Adalah Sultan Nashir Ibnu Qalawun yang saat itu umurnya belum genap 18 tahun menghadapi Mongol yang mengancam eksistensi kota Halb

Selasa, 07/05/2019 14:30 0

Video News

Gaza Kembali Digempur, Ini Himbauan UBN Untuk Umat Muslim Indonesia

KIBLAT- JAKARTA, awal Ramadhan Zionis Israel Kembali bombardir umat muslim di jalur Gaza. Tidak sedikit...

Selasa, 07/05/2019 14:27 0

Video News

Pelawak Senior Tanggapi Kasus Andre Taulany

KIBLAT- JAKARTA – Pelawak senior Dedi Gumelar alias Mi’ing turut berkomentar tentang kasus yang menimpa...

Selasa, 07/05/2019 14:24 0

Amerika

Pebasket NBA Enes Kanter Tetap Berpuasa Meski Harus Bertanding

Jadwal kompetisi yang padat tidak menghalangi tekad Kanter untuk menjalankan ibadah puasa.

Selasa, 07/05/2019 14:18 0

Suriah

Puluhan Roket Sasar Pangkalan Udara Rusia di Suriah

Roket itu terpantau ditembakkan dari arah timur Jabal Zawiyah di provinsi Idlib yang dikontrol oleh HTS

Selasa, 07/05/2019 14:15 0

Myanmar

2 Wartawan Reuters Peliput Pembantaian Muslim Rohingya Bebas dari Penjara Myanmar

Wa Lone dan Kyaw Soe Oo mendapatkan amnesti setelah divonis pengadilan Myanmar 7 tahun penjara

Selasa, 07/05/2019 13:25 0

Afghanistan

Taliban Serbu Markas Tentara, Bawa Pulang Banyak Senjata

“Sedikitnya 25 tentara tewas akibat serangan itu,” imbuhnya tanpa menunjukkan korban dari pihak Taliban.

Selasa, 07/05/2019 08:55 0

Suriah

Pertempuran Sengit Meletus antara HTS dan Militer Suriah

Menurut lembaga yang bermarkas di Inggris itu, sebanyak 43 tentara dari kedua pihak tewas. 22 dari barisan rezim dan 21 dari HTS.

Selasa, 07/05/2019 08:02 0

Close