Hari Kedua Ramadhan, Kemenangan Sultan Berusia Belia Atas Pasukan Mongol

KIBLAT.NET – Dinasti Mamluk adalah salah satu dinasti yang berhasil bertahan dari ekspansi bangsa Mongol. Tentu kita mengenal sebuah pertempuran besar melawan Mongol yang dipimpin oleh Saifuddin Qutz yang terjadi pada dinasti ini. Perang tersebut terkenal dengan nama pertempuran Ain Jalut, dinisbatkan pada tempat terjadinya di Ain Jalut, Palestina.

Perlu kita ketahui, peperangan melawan Mongol tak hanya terjadi satu kali saja. Perang antara dua bangsa ini terjadi sebanyak tiga kali, yaitu Ain Jalut, Homs I dan Homs II.

Peperangan yang terjadi bertepatan dengan hari ini, yaitu 2 Ramadhan adalah Perang Homs II, tepatnya pada tahun 702 H. Meski ada beberapa sumber lain yang menyebutkan peperangan ini terjadi pada 7 Rajab 680 H.

Adalah Sultan Nashir Ibnu Qalawun yang saat itu umurnya belum genap 18 tahun menghadapi Mongol yang mengancam eksistensi kota Halb. Bergabung bersamanya para penunggang kuda dari berbagai wilayah Syam hingga jumlah pasukan mencapai 200.000 orang.

Pasukan yang besar ini berhadapan dengan pasukan Mongol yang jumlahnya jauh lebih besar. Orang-orang kafir memang selalu berbangga dan mengandalkan kekuatan materi semata, sedangkan umat Islam bersenjatakan kesabaran dan keyakinan akan janji-janji Rabb-Nya. Maka, pecah pertempuran dahsyat dan berakhir dengan kekalahan Mongol dan kemenangan di pihak umat Islam.

Sepertiga pasukan Mongol berhasil ditangkap dan dijadikan tawanan. Bahkan berita kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi raja Mongol saat itu, kesedihan menyelimuti hatinya dan berujung pada kematiannya.

Redaktur : Dhani El_Ashim

Diambil dari buku Peristiwa-Peristiwa Penting di Bulan Ramadan oleh DR Abdurrahman Al-Baghdady.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat