... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tolak Letakkan Senjata, Taliban Minta Amerika Serikat Hentikan Kekerasan

Foto: Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid

KIBLAT.NET, Kabul – Seruan pemerintah Afghan bahwa proses perdamaian harus dimulai dengan sebuah gencatan senjata menarik perhatian utusan khusus Amerika Serikat Zalmay Khalilzad. Tak lama setelah seruan itu, Khalilzad menuntut Taliban harus memberikan bukti dengan cara melucuti senjata secara menyeluruh jika memang menginginkan perdamaian.

Permintaan Khalilzad ini kemudian memantik reaksi keras juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid. Menurut Mujahid, bukan Taliban yang seharusnya melucuti senjata, tetapi bahwa Khalilzad seharusnya menyampaikan pesannya itu ke Amerika Serikat supaya menghentikan kekerasan yang selama ini mereka lakukan di Afghanistan.

Perlu dicatat Amerika Serikat terus mengulangi strategi yang sama meskipun berulangkali terbukti gagal, sementara Washington masih mengharapkan hasil yang berbeda. Mujahid mengatakan ini merupakan waktu yang tepat bagi Washington untuk mau menerima “kenyataan saat ini”.

Sejuh ini Amerika Serikat belum merespon pernyataan terbaru Zabihullah Mujahid. Namun diperkirakan Taliban tidak mungkin lagi untuk meletakkan senjata.

Amerika Serikat dan Taliban masih melakukan proses negosiasi damai yang telah berjalan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk adanya dugaan mulai ada kesepakatan awal bahwa Washington akan menarik mundur pasukannya. Sementara Taliban setuju untuk tidak mengijinkan wilayahnya dijadikan tempat untuk merencanakan serangan teror.

Penyelesaian kesepakatan antara kedua pihak diperkirakan akan memakan waktu lama. Sementara itu, pemerintah Presiden Ashraf Ghani di Kabul masih terus menjadi hambatan karena menuntut diberi peran penting dalam setiap kesepakatan apapun.

BACA JUGA  Kabul Umumkan Kematian Pemimpin AQIS, Taliban Anggap Berita Propaganda

Sumber: Antiwar
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Fadli Zon Beberkan Lima Kelemahan Situng KPU

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan lima tanda server KPU lemah.

Senin, 06/05/2019 11:51 0

Video Kajian

Ust. Miftahul Ihsan, Lc : 4 Keutaman Melazimi Al Quran

KIBLAT.NET- Bulan Ramadhan telah tiba, bulan penuh hikmah, bulannya Al Quran. Maka, sudah sepatutnya kita...

Senin, 06/05/2019 05:00 0

Indonesia

Masjid Kampus Peradaban Askar Kauny Mulai Dibangun

Diharapkan, dari kampus peradaban ini peradaban Islam akan bangkit.

Ahad, 05/05/2019 22:25 0

Indonesia

Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1440 Hijriyah Jatuh pada Senin 6 Mei 2019

Ada sembilan lokasi pemantauan yang berhasil melihat hilal

Ahad, 05/05/2019 21:12 0

Indonesia

Mardani: Presiden Harus Kerahkan Tenaga Kesehatan untuk Dampingi Petugas KPPS

ia meminta agar presiden mengerahkan petugas kesehatan untuk mendampingi pihak KPPS yang masih melakukan perhitungan suara

Ahad, 05/05/2019 20:57 0

Indonesia

Aplikasi KESAN Siap Menemani Umat Islam di Bulan Ramadhan

Aplikasi penunjang ibadah yang gratis dan tanpa iklan.

Ahad, 05/05/2019 18:54 0

Indonesia

Ketua DPR Imbau Semua Pihak Hentikan Kegaduhan Politik Sepanjang Bulan Ramadhan

Bamsoet menghimbau agar semua kekuatan politik patut peduli dan menghormati masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Ahad, 05/05/2019 18:10 0

Indonesia

Peneliti INSISTS Kritisi Judul RUU P-KS

Judul RUU P-KS dinilai bias dan berpotensi menimbulkan multitafsir.

Ahad, 05/05/2019 17:52 0

Indonesia

Penetapan Awal Ramadhan, Kemenag Lakukan Rukyatul Hilal di 102 Titik

Hasil pemantauan hilal dari seluruh wilayah di Indonesia akan dipaparkan dalam sidang isbat awal Ramadhan 1440 H

Ahad, 05/05/2019 14:25 0

Indonesia

Hamas dan Fatah Kompak Kecam Serangan Israel di Gaza

Gerakan Hamas dan Fatah Palestina mengecam serangan Israel baru-baru ini di Jalur Gaza sejak Jumat yang telah menewaskan lima warga Palestina dan menyebabkan puluhan orang terluka.

Ahad, 05/05/2019 14:09 0

Close