Jet Israel Kembali Bom Gaza, Dua Pejuang Hamas Gugur

KIBLAT.NET, Gaza – Dua pejuang Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) gugur akibat serangan udara militer penjajah Israel pada Jumat (03/05/2019). Di saat yang sama, dua demontran Palestina meninggal setelah luka parah dalam bentrok dengan tentara Israel di perbatasan Israel-Gaza.

Militer Israel mengaku serangan itu respons terhadap tembakan dari Gaza selatan yang melukai dua tentara Israel.

Hamas, yang mengendalikan Jalur Gaza, mengatakan dua anggotanya gugur dan tiga lainnya terluka ketika Israel membom salah satu lokasi militernya di Gaza tengah.

Tak lama setelah itu,pejabat medis di Jalur Gaza mengatakan dua warga Palestina meninggal karena luka parah akibat peluru tentara Israel. Mereka tertembak saat menggelar demonstrasi pekanan menentak blockade Gaza di perbatasan.

Militer Israel mengatakan sekitar 5.200 warga Palestina berkumpul di perbatasan, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Para pengunjuk rasa menuntut diakhirinya blokade yang diberlakukan oleh Israel dan Mesir di Jalur Gaza. Mereka juga mendesak tanah Palestina dikembalikan dan para pengungsi yang terusir saat pembentukan negara Israel pada 1948 diizinkan pulang. Namun, Tel Aviv menolak tuntutan itu.

Menurut pejabat kesehatan Gaza, pasukan Israel membunuh lebih 200 warga Gaza lebih sejak aksi protes tersebut dimulai pada 30 Maret tahun lalu. Hanya satu tentara Israel tewas akibat ditembak oleh sniper dari wilayah Gaza.

Sekitar 2 juta warga Palestina tinggal di Gaza. Kota itu mengalami krisis ekonomi akut akibat blokade bertahun-tahun dan pengurangan bantuan dunia. Bank Dunia mengatakan tingkat pengangguran adalah 52 persen.

Israel mengatakan blokade diperlukan untuk mencegah senjata mencapai Hamas, yang telah berperang tiga kali dengan Israel selama 10 tahun terakhir.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat