... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cina Bikin Aplikasi Baru untuk Lebih Ketat Awasi Muslim Uighur

Foto: Muslim Uighur di Xinjiang

KIBLAT.NET, Xinjiang – Pemerintah Cina menggunakan aplikasi seluler terprogram untuk lebih ketat mengawasi Muslim Uighur. Menurut laporan Human Right Watch, Kamis (02/04/2019), aplikasi dapat mengidentifikasi perilaku mereka yang dianggap mencurigakan, sehingga dapat dilakukan penahanan.

Beijing telah mendapat kecaman internasional atas kebijakannya di wilayah barat laut Xinjiang, di mana sebanyak satu juta warga Uighur dan minoritas Muslim lainnya ditahan di kamp-kamp pengasingan.

Human Rights Watch sebelumnya melaporkan bahwa pihak berwenang Xinjiang menggunakan sistem pengawasan massal yang disebut Platform Operasi Terpadu Bersama (IJOP) untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, seperti kamera pengenal wajah, pengendus wifi, pos pemeriksaan polisi, catatan perbankan dan kunjungan rumah.

Tetapi penelitian baru bernama “Algoritma Represi Cina” -sebuah aplikasi yang dibuat bersama perusahaan keamanan berbasis di Berlin- dapat terhubung dengan IJOP. Sehingga tindakan spesifik yang ditargetkan oleh sistem dapat dikenali.

Pihak berwenang Xinjiang mengamati 36 kategori perilaku, termasuk mereka yang tidak bersosialisasi dengan tetangga, sering menghindari menggunakan pintu depan, tidak menggunakan smartphone, menyumbang ke masjid, dan menggunakan jumlah listrik “tidak normal”.

Aplikasi ini juga menginstruksikan petugas untuk menyelidiki orang-orang yang terkait dengan seseorang yang mendapat nomor telepon baru, atau yang terkait dengan orang lain yang meninggalkan negara itu dan belum kembali setelah 30 hari.

“Penelitian kami menunjukkan, untuk pertama kalinya, bahwa polisi Xinjiang menggunakan informasi yang dikumpulkan secara ilegal tentang perilaku orang yang sepenuhnya sah – dan menggunakannya untuk melawan mereka,” kata Maya Wang, peneliti senior Tiongkok di Human Rights Watch.

BACA JUGA  Cek Keaslian Video: Ratusan Pria Xinjiang Diikat dengan Mata Tertutup

“Pemerintah Cina sedang memantau setiap aspek kehidupan orang-orang di Xinjiang, mengidentifikasi orang-orang yang mencurigakan, dan melakukan pengawasan ekstra terhadap mereka,” tambahnya.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Pemilu 2019 Banyak Kecurangan, Begini Komentar Ust. Bachtiar Nasir

KIBLAT.NET, Bogor – Ust. Bachtiar Nasir mengutarakan kekecewaannya pada pemilu 2019. Pasalnya, menurut beliau Pemilu...

Kamis, 02/05/2019 12:03 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir Jelaskan Alasan Diadakan Ijtima Ulama III

KIBLAT.NET, Bogor – Ust. Bachtiar Nasir menjawab pertanyaan tentang alasan diadakannya Ijtima Ulama 3. Kenapa...

Kamis, 02/05/2019 11:55 0

Video News

Bedah Buku Politik Islam di Indonesia Karya Dr. Tiar Anwar Bachtiar

Bedah Buku Politik Islam di Indonesia Karya Dr. Tiar Anwar Bachtiar. menyoroti lemahnya literatur Politik Islam, sehingga ketika seorang muslim berkuasa, tidak paham apa yang mau dikerjakan.

Kamis, 02/05/2019 11:23 0

Indonesia

Kekerasan Terhadap Jurnalis Terjadi Saat Peringatan Hari Buruh Internasional di Bandung

Dua jurnalis mengalami tindak kekerasan dari aparat kepolisian saat melakukan peliputan.

Kamis, 02/05/2019 07:26 0

Indonesia

Terkait “Islam Garis Keras”, UBN Berharap Mahfud MD Hati-hati dalam Membuat Pernyataan

UBN menilai pernyataan Mahfud MD telah melukai banyak pihak, khususnya umat Islam pendukung Prabowo.

Kamis, 02/05/2019 06:54 0

Indonesia

Haikal Hassan Sebut Ijtima Ulama untuk Mengarahkan Umat Melawan Kemungkaran

Haikal memandang perlunya arahan ulama ketika umat Islam ingin melawan kemungkaran.

Kamis, 02/05/2019 06:27 0

Indonesia

Ustadz Bachtiar Nasir: Aksi Turun ke Jalan Belum Dibahas Secara Spesifik di Ijtima Ulama III

Namun UBN menegaskan bahwa aksi unjuk rasa merupakan bagian dari hal yang konstitusional.

Kamis, 02/05/2019 06:17 0

Indonesia

Fahri Hamzah: Pemindahan Ibu Kota Bisa Mengubur Sejarah dan Jati Diri Bangsa

Fahri memandang konsep ibu kota tidak boleh berubah dari konsep ibu kota yang digagas Bung Karno.

Kamis, 02/05/2019 05:49 3

Indonesia

Peringatan Hari Buruh Internasional, Buruh Keluhkan Kebijakan Upah Jokowi

Banyak buruh yang mengaku kecewa dengan kebijakan upah Jokowi.

Rabu, 01/05/2019 22:31 0

Indonesia

Prabowo Subianto: Damai Ada Batasnya

Hal itu disampaikan Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional.

Rabu, 01/05/2019 22:08 0

Close