... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Temuan Hakasasi.id, Upah Petugas KPPS Tak Setimpal dengan Beban Kerja

Foto: KPU sesali ada anggota KPPS meninggal karena proses penyelenggaraan pemilu 2019 yang rumit dan melelahkan.

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam penyelenggaraan pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum dinilai melakukan kelalaian dalam memenuhi hak dan kewajiban terhadap petugas pemilu, sehingga banyak petugas KPPS meninggal dunia. Demikian diungkapkan Manager Hakasasi.id Daywin Prayogo.

“Hakasasi.id banyak memperhatikan isu-isu HAM salah satunya isu Pemilu. Kemarin, setelah warning pertama ada puluhan yang meninggal, kita mencari cek apa persoalannya, terus terang kita tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Buat saya ini ada indikasi bahwa KPU sebagai penyelenggara negara, sudah lalai dalam memperhatikan pekerja pemilu terutama KPPS dan petugas di TPS,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (30/04/2019).

Menurut Daywin, salah satu indikasi kelalaian yang dilakukan KPU atau penyelenggara pemilu 2019 terhadap petugas pemilu adalah soal jam kerja dan upah yang tak setimpal. Daywin mengaku, saat ini sudah banyak petugas pemilu maupun keluarga petugas pemilu yang melaporkan masalah upah kepada Hakasasi.id.

Hal yang paling mendasar, ungkap Daywin, KPU tidak memberikan kejelasan kepada petugas pemilu, apa saja tugas yang harus mereka lakukan, dan berapa upah yang mereka terima atas kerja tersebut. Ia mengungkapkan, ada petugas KPPS yang mengaku, selain bekerja menjaga perhitungan suara, ia juga harus membantu mendirikan tenda dan juga bersih-bersih selama penyelenggaraan pemilu.

“Status kepekerjaannya tidak jelas, perhitungan upahnya tidak jelas, uang lima ratus ribu itu dia dapat dari mana, juga soal hak-haknya KPPS. Jika ada masalah dia adukan ke mana. Karenanya kita inisiatif untuk mengumpulkan semua informasi tentang hak-hak KPPS dan persoalan yang mereka derita kemarin selama pemilu,” ujarnya.

BACA JUGA  Dituduh Radikal, Dikeluarkan dari Kampus, Mahasiswa Ini Malah Dibanjiri Tawaran Kerja

Daywin menjelaskan, para petugas pemilu yang melapor kepada Hakasasi.id rata-rata mengadu bahwa upah dan pekerjaan yang dilakukan tidak setimpal, karena ternyata yang dikerjakan lebih berat sementara upahnya tidak setimpal.

“Yang paling berbahaya, ada yang kerja sampai 2×24 jam nonstop, dia berhenti untuk makan doang. Ini yang sebenarnya paling menyedihkan, yang kami duga, sementara ini yang menyebabkan mereka kelelahan. Kalau meninggal sendiri sudah kita pastikan, kalau sakit dan kelelahan ya manusiawi ya karena kerja 2×24 jam, sakit,” ujarnya.

Terakhir, Daywin menjelaskan bahwa para petugas pemilu maupun keluarganya bisa melapor dugaan pelanggaran HAM maupun hak petugas pemilu kepada hakasasi.id, dengan mengakses websitenya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

KPU Siapkan Dana untuk Para Petugas TPS yang Meninggal

KIBLAT.NET- JAKARTA, Pemilu 2019 banyak memakan korban jiwa. KPU pun berinisiatif membuat anggaran untuk para...

Selasa, 30/04/2019 15:15 0

Rusia

Jejak Spionase Mariia Butina, Direkrut Rusia Dipenjara Amerika

Atas perintah seorang pejabat senior Rusia, Mariia Butina membangun koneksi dan networking di AS melalui Asosiasi Senjata Api Nasional (NRA), termasuk organisasi-organisasi keagamaan.

Selasa, 30/04/2019 13:44 0

Video Kajian

Serambi Kiblat: Kemenangan dalam Islam yang Sebenarnya

KIBLAT.NET- Banyak yang meributkan hasil perhitungan suara oleh KPU, kalah atau menang Capres pilihan anda,...

Selasa, 30/04/2019 13:12 0

Amerika

Dicap Sebagai Agen Rusia, Mariia Butina Akhirnya Divonis 18 Bulan Penjara

Seorang perempuan muda Rusia yang sempat menyebabkan hubungan AS-Rusia memanas merasa dirinya terjebak dalam pusaran kasus yang cukup rumit terkait kegiatan mata-mata asing.

Selasa, 30/04/2019 13:09 0

Suriah

Serangan Udara Rusia Kembali Tewaskan 10 Warga Sipil di Idlib

Serangan udara rezim Suriah sekutu Rusia telah menewaskan 10 penduduk sipil di bagian barat laut Idlib pada hari Jumat (26/04/2019) pekan lalu.

Selasa, 30/04/2019 11:02 0

Iran

Pejabat Iran: Sanksi AS Akan Buat Hidup Rakyat Iran Lebih Sulit

sanksi AS yang dijatuhkan pada industri minyak di negaranya akan berdampak negatif pada pasar minyak dunia.

Selasa, 30/04/2019 08:31 0

Amerika

Baghdadi Kembali Muncul ke Publik, Begini Komentar AS

"Kami mengkaji rekaman Baghdadi yang dipublikasikan hari ini itu. Tim ahli akan menganalisanya yang selanjutnya dikonfirmasi oleh dinas intelijen untuk mengetahui keasliannya,”

Selasa, 30/04/2019 07:38 0

Wilayah Lain

Abu Bakar Al-Baghdadi Muncul ke Media Berbicara Serangan di Sri Lanka

“Kami akan membalas rekan kami yang tewas dan tertawan,” lanjutnya.

Selasa, 30/04/2019 06:51 0

Video News

Adik Jadi Korban Pemilu, Kakak: Ini Korban Apa Tumbal untuk Demokrasi?

KIBLAT.NET- JAKARTA – Ahmad Saifuddin menceritakan bagaimana meninggalnya sang adik, Ahmad Shalahuddin yang ditunjuk menjadi...

Senin, 29/04/2019 19:57 0

Suara Pembaca

Sudan di Persimpangan Jalan

Setelah tumbangnya Omar Basyir dari tampuk kekuasaan, nyatanya kondisi politik di Sudan tak kunjung stabil.

Senin, 29/04/2019 17:06 0

Close