... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Petugas TPS yang Meninggal Dunia Adalah Korban Demokrasi

Foto: Diskusi Pemilu Serentak 2019 Jurdil dan Manusiakah di Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (29-04-2019).

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (MAHUTAMA), Aidul Fitriciada Azhari menegaskan bahwa adanya ratusan petugas TPS yang meninggal tidak logis. Sebab, mereka meninggal dalam keadaan damai.

“Agak kurang masuk nalar kalau misalnya dalam keadaan damai lebih dari 300 lebih warga negara kita meninggal. Ini menyangkut hak hidup, bukan hanya pribadi,” ujarnya dalam diskusi “Pemilu Serentak 2019: Jurdil dan Manusiakah?” di Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (29/04/2019).

“Bagaimana kalau dia kepala rumah tangga, dia punya anak istri, sehingga ditinggalkan. Ini proses pemiskinan,” imbuh Aidul.

Ia juga mengatakan bahwa meninggalnya ratusan warga negara Indonesia tersebut karena proses demokrasi yang buruk. Namun, yang membuatnya heran adalah nyaris tidak ada lembaga negara yang konsen menyikapi ini.

“Ini karena ambisi demokrasi yang njelimet, mahal, tapi korbannya adalah hak hidup. Bagi saya ini bencana nasional. Harus ada yang bertanggungjawab. Siapa? Negara, tidak lain adalah kepala negara,” paparnya.

Negara semestinya melakukan tindakan yang cepat, untuk menanggulangi dengan cepat rangkaian kematian petugas penyelenggara Pemilu. Pasalnya, korban yang meninggal sangat besar, lebih besar dari korban serangan bom di Srilanka.

Aidul juga tidak setuju dengan glorifikasi bahwa yang meninggal adalah pahlawan demokrasi. Menurutnya, negara jangan hanya sibuk glorifikasi hal itu, tapi lebih substantif dalam menyelesaikan kasus.

BACA JUGA  Fahri Hamzah Apresiasi TNI Pertahankan Enzo

“Ini adalah korban demokrasi. Jangan hanya glorifikasi dengan sebutan pahlawan. Lupakan dulu persaingan politik, hentikan gimik politik. Ini menjadi ironi di saat kontestan memperebutkan angka, di bawah ada nyawa yang hilang,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Pejabat Iran: Sanksi AS Akan Buat Hidup Rakyat Iran Lebih Sulit

sanksi AS yang dijatuhkan pada industri minyak di negaranya akan berdampak negatif pada pasar minyak dunia.

Selasa, 30/04/2019 08:31 0

Amerika

Baghdadi Kembali Muncul ke Publik, Begini Komentar AS

"Kami mengkaji rekaman Baghdadi yang dipublikasikan hari ini itu. Tim ahli akan menganalisanya yang selanjutnya dikonfirmasi oleh dinas intelijen untuk mengetahui keasliannya,”

Selasa, 30/04/2019 07:38 0

Wilayah Lain

Abu Bakar Al-Baghdadi Muncul ke Media Berbicara Serangan di Sri Lanka

“Kami akan membalas rekan kami yang tewas dan tertawan,” lanjutnya.

Selasa, 30/04/2019 06:51 0

Video News

Adik Jadi Korban Pemilu, Kakak: Ini Korban Apa Tumbal untuk Demokrasi?

KIBLAT.NET- JAKARTA – Ahmad Saifuddin menceritakan bagaimana meninggalnya sang adik, Ahmad Shalahuddin yang ditunjuk menjadi...

Senin, 29/04/2019 19:57 0

Suara Pembaca

Sudan di Persimpangan Jalan

Setelah tumbangnya Omar Basyir dari tampuk kekuasaan, nyatanya kondisi politik di Sudan tak kunjung stabil.

Senin, 29/04/2019 17:06 0

Analisis

Kontroversi Garis Keras ala Mahfud M.D.

Bagaimana mungkin ia menjalankan fungsinya sebagai ahli hukum tata negara sekaligus anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, jika ia gagal memahami konstalasi politik penting yang pernah terjadi di Indonesia. Bagaimana mungkin ia memahami aspirasi masyarakat luar Jawa, jika ia keliru memandang sejarahnya?

Senin, 29/04/2019 15:09 0

News

Laporan: Tentara Bayaran dari Irak Pergi ke Libya untuk Bantu Haftar

Haftar menerima dukungan militer dan politik dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir.

Senin, 29/04/2019 13:27 0

Amerika

Tak Lagi Dipercaya, Kepala Penjara Guantanamo Dipecat

Sejak menjadi seorang komandan, Ring berulang kali melakukan komplain tentang kondisi yang memburuk di penjara dan tantangan yang dihadapinya ketika berhadapan dengan tahanan yang sudah lanjut usia.

Senin, 29/04/2019 11:34 0

Amerika

Trump: Mereka Kaya, Saya Tidak Akan “Melepaskan” Arab Saudi

"Mereka tidak punya apa-apa selain uang tunai, kan?" katanya kepada orang banyak. "Mereka membeli banyak dari kita, $ 450 miliar yang mereka beli."

Senin, 29/04/2019 11:00 0

Video News

Pengakuan Sang Putra Tentang Meninggalnya Ketua KPPS

KIBLAT.NET- JAKARTA- Hilarius Hendra Hermawan putra pertama dari ketua KPPS Fransiskus Asis Ismantara, menjelaskan bagaimana...

Senin, 29/04/2019 10:04 0

Close