... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MCA Jokowi Klaim Temukan Tiga Puluh Kasus Kecurangan Rugikan Paslon 01

Foto: Ketua Muslim Cyber Army Jokowi, Diki Candra MM. (Foto: Alif/kiblat)

KIBLAT.NET, Depok – Ketua Muslim Cyber Army Jokowi, Diki Candra MM angkat suara terkait berbagai video dan foto kecurangan dalam Pilpres 2019. Ia menyebut, kecurangan tersebut hanyalah klaim sepihak dan harus dibuktikan menjadi satu bukti yang otentik.

“Kecurangan kan baru diklaim sepihak adanya kecurangan-kecurangan. Yang penting bahwa itu harus dibuktikan. Saya pikir itu silahkan saja dikumpulkan menjadi satu bukti otentik untuk diklaim kepada kami,” ujar Diki Candra, kepada Kiblat usai  konferensi pers di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Ahad (28/4/2019).

Diki menuturkan, jika yang dituduhkan adalah kecurangan yang masif dan terstruktur, maka harus dibuktikan dengan minimal lima persen kecurangan dari jumlah pemilih.

“Presentasinya berapa persen? Kan tuduhannya kecurangan masif terstruktur kan. Masif terstruktur, begitu saya kira. Terstruktur itu kan jumlahnya lima persen, jumlahnya banyak, nah ini kami tidak usah banyak-banyak cukup dengan lima persen saja. itu kan jumlah kecil sebenarnya,” jelasnya.

Sampai saat ini, Diki mengaku telah menemukan tiga puluh bukti kecurangan yang merugikan pihak 01, bukti tersebut didapatkan dari seluruh Indonesia.

“Berbagai bukti di seluruh Indonesia bahwa kami sampai menemukan hamper tiga puluh kasus yang merugikan pihak 01,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “MCA Jokowi Klaim Temukan Tiga Puluh Kasus Kecurangan Rugikan Paslon 01”

  1. Purwa Aulia

    Untuk itu mari kita sama-sama setujui pembetukan TPF Kecurangan Pemilu. Berani

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Sudan di Persimpangan Jalan

Setelah tumbangnya Omar Basyir dari tampuk kekuasaan, nyatanya kondisi politik di Sudan tak kunjung stabil.

Senin, 29/04/2019 17:06 0

Analisis

Kontroversi Garis Keras ala Mahfud M.D.

Bagaimana mungkin ia menjalankan fungsinya sebagai ahli hukum tata negara sekaligus anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, jika ia gagal memahami konstalasi politik penting yang pernah terjadi di Indonesia. Bagaimana mungkin ia memahami aspirasi masyarakat luar Jawa, jika ia keliru memandang sejarahnya?

Senin, 29/04/2019 15:09 0

News

Laporan: Tentara Bayaran dari Irak Pergi ke Libya untuk Bantu Haftar

Haftar menerima dukungan militer dan politik dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir.

Senin, 29/04/2019 13:27 0

Amerika

Tak Lagi Dipercaya, Kepala Penjara Guantanamo Dipecat

Sejak menjadi seorang komandan, Ring berulang kali melakukan komplain tentang kondisi yang memburuk di penjara dan tantangan yang dihadapinya ketika berhadapan dengan tahanan yang sudah lanjut usia.

Senin, 29/04/2019 11:34 0

Amerika

Trump: Mereka Kaya, Saya Tidak Akan “Melepaskan” Arab Saudi

"Mereka tidak punya apa-apa selain uang tunai, kan?" katanya kepada orang banyak. "Mereka membeli banyak dari kita, $ 450 miliar yang mereka beli."

Senin, 29/04/2019 11:00 0

Video News

Pengakuan Sang Putra Tentang Meninggalnya Ketua KPPS

KIBLAT.NET- JAKARTA- Hilarius Hendra Hermawan putra pertama dari ketua KPPS Fransiskus Asis Ismantara, menjelaskan bagaimana...

Senin, 29/04/2019 10:04 0

Wilayah Lain

Sri Lanka Larang Pemakaian Cadar

"Larangan itu untuk memastikan keamanan nasional. Tidak boleh seorang pun menutupi wajah dengan cara yang tidak dapat dikenali," kata pernyataan tersebut.

Senin, 29/04/2019 07:54 0

Afghanistan

AS, Rusia, dan Cina Sepakati Kerangka Kerja Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Sebuah pernyataan bersama dikeluarkan oleh tiga negara Amerika Serikat, Rusia, dan Cina, terkait kesepakatan mereka mengenai kerangka kerja umum penarikan pasukan asing dari Afghanistan.

Ahad, 28/04/2019 13:06 0

Amerika

Chris Roberts: Saya Bosan, Jadi Saya Meretas NASA

Hacker terkenal Chris Roberts, mengungkapkan bahwa ia meretas badan antariksa AS NASA hanya karena ia sedang bosan.

Ahad, 28/04/2019 08:40 0

Amerika

Usai Tabrak Pejalan Kaki, Pria California Ucapkan: Terima Kasih, Yesus

Seorang pria di California dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke sekelompok pejalan kaki dengan motivasi islamofobia. Pria itu beranggapan sebagian dari mereka adalah muslim.

Ahad, 28/04/2019 07:35 0

Close