... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dr. Tiar Anwar Bachtiar: Politik Islam di Indonesia Baru Sebatas Wacana

Foto: Dr. Tiar Anwar Bachtiar. (Foto: Qoid/kiblat)

KIBLAT.NET, Bekasi – Pengamat sejarah politik Indonesia, Dr. Tiar Anwar Bachtiar mengatakan hingga saat ini rujukan partai politik Islam tidak jauh beda dengan partai politik sekuler atau nasionalis. Sehingga ketika orang-orang dari partai Islam berkuasa maka sistem pemerintahannya sama saja merujuk politik sekuler.

“Lalu apa bedanya? Jadi siapapun yang menjadi penguasa, yah ilmunya sama saja dari Barat. Sebab ilmu politik Islam sangatlah krisis. Sebaiknya semangat umat Islam juga dibarengi dengan menciptakan kajian atau riset mengenai politik Islam,” tuturnya dalam bedah buku ‘Politik Islam di Indonesia’, di Kedai Kopi H.O.S di Galaxy, Bekasi, Ahad, (28/4/2019).

Dr. Tiar menjelaskan selama ini politik Islam di Indonesia baru sebatas wacana atau ideologi saja, tetapi belum ada implementasinya. Akhirnya Parpol Islam hingga kini tak ada bedanya dengan Parpol sekuler.

“Cara memenangkan Pemilu saja dari Partai Islam juga sama, caranya bagi-bagi amplop, serangan fajar, dan campaign ala sekuler lainnya. Jadi sama saja kita belum bisa memenangkan politik secara otentik saat ini ketika infrastruktur politik Islam masih lemah,” kata Tiar.

Adapun saat ini politikus Islam tidak memiliki ilmu politik pemerintahan Islam. Pada akhirnya mereka dalam menentukan kebijakan dan hukum hanya meraba-raba, menggunakan perasaan atau kemungkinan.

“Yah mereka memutuskannya pakai kemungkinan bisa benar bisa salah. Sehingga satu-satunya yang menyelamatkan atau membedakan politikus Islam dengan sekuler saat ini hanya shalatnya saja, kalau tidak shalat maka tidak ada bedanya dengan orang sekuler atau kafir,” tukasnya.

BACA JUGA  Sekjen MUI: Pasca Haji, Umat Islam Harus Menjunjung Persatuan

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Laporan: Tentara Bayaran dari Irak Pergi ke Libya untuk Bantu Haftar

Haftar menerima dukungan militer dan politik dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir.

Senin, 29/04/2019 13:27 0

Amerika

Tak Lagi Dipercaya, Kepala Penjara Guantanamo Dipecat

Sejak menjadi seorang komandan, Ring berulang kali melakukan komplain tentang kondisi yang memburuk di penjara dan tantangan yang dihadapinya ketika berhadapan dengan tahanan yang sudah lanjut usia.

Senin, 29/04/2019 11:34 0

Amerika

Trump: Mereka Kaya, Saya Tidak Akan “Melepaskan” Arab Saudi

"Mereka tidak punya apa-apa selain uang tunai, kan?" katanya kepada orang banyak. "Mereka membeli banyak dari kita, $ 450 miliar yang mereka beli."

Senin, 29/04/2019 11:00 0

Video News

Pengakuan Sang Putra Tentang Meninggalnya Ketua KPPS

KIBLAT.NET- JAKARTA- Hilarius Hendra Hermawan putra pertama dari ketua KPPS Fransiskus Asis Ismantara, menjelaskan bagaimana...

Senin, 29/04/2019 10:04 0

Wilayah Lain

Sri Lanka Larang Pemakaian Cadar

"Larangan itu untuk memastikan keamanan nasional. Tidak boleh seorang pun menutupi wajah dengan cara yang tidak dapat dikenali," kata pernyataan tersebut.

Senin, 29/04/2019 07:54 0

Afghanistan

AS, Rusia, dan Cina Sepakati Kerangka Kerja Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Sebuah pernyataan bersama dikeluarkan oleh tiga negara Amerika Serikat, Rusia, dan Cina, terkait kesepakatan mereka mengenai kerangka kerja umum penarikan pasukan asing dari Afghanistan.

Ahad, 28/04/2019 13:06 0

Amerika

Chris Roberts: Saya Bosan, Jadi Saya Meretas NASA

Hacker terkenal Chris Roberts, mengungkapkan bahwa ia meretas badan antariksa AS NASA hanya karena ia sedang bosan.

Ahad, 28/04/2019 08:40 0

Amerika

Usai Tabrak Pejalan Kaki, Pria California Ucapkan: Terima Kasih, Yesus

Seorang pria di California dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke sekelompok pejalan kaki dengan motivasi islamofobia. Pria itu beranggapan sebagian dari mereka adalah muslim.

Ahad, 28/04/2019 07:35 0

Suriah

Pejuang Idlib Serang Milisi Pro-Assad, Belasan Tewas Puluhan Terluka

serangan itu sebagai pembalasan atas serangan bom yang dilakukan militer Suriah dan Rusia terhadap wilayah sipil dalam beberapa hari terakhir.

Ahad, 28/04/2019 07:04 0

Yordania

Dr. Iyad Qunaibi: Ungkapan “Islam adalah Agama Damai” Kurang Tepat

Dr. Iyad Qunaibi menguraikan polemik yang akan timbul dari ungkapan Islam adalah agama damai.

Sabtu, 27/04/2019 21:25 0

Close