... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS, Rusia, dan Cina Sepakati Kerangka Kerja Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Foto: AS, Rusia, dan Cina Sepakati Kerangka Kerja Penarikan Pasukan Asing dari Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Sebuah pernyataan bersama dikeluarkan oleh tiga negara Amerika Serikat, Rusia, dan Cina, terkait kesepakatan mereka mengenai kerangka kerja umum penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Pasukan penjajah asing yang sudah berada di Afghanistan selama lebih dari tujuh belas tahun tersebut didominasi oleh NATO pimpinan AS.

Jika dilihat dari sudut pandang komunike bersama tersebut, pasukan AS dan koalisi asing akan pergi meninggalkan Afghanistan sebagai bagian dari sebuah kesepakatan damai dengan Taliban. Di lain pihak, Washington meminta jaminan kepada Taliban untuk tidak mengizinkan wilayah mereka menjadi daerah operasi Al-Qaidah dan ISIS al-Baghdadi.

Ini merupakan di antara poin-poin penting yang sempat dilaporkan dalam beberapa putaran terakhir negosiasi langsung Taliban dengan AS di Doha sebelum proses negosiasi tersebut dinyatakan postpone atau diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penangguhan negosiasi itu berawal dari sikap pemerintah Kabul yang ngotot dan bersikeras untuk terlibat dalam pertemuan di Doha, sementara pihak Taliban menolak keikutsertaan pemerintah Afghan karena dianggap tidak representatif dan tidak memiliki legitimasi. Sementara Departemen Luar Negeri AS menyatakan sejumlah negara lain mendukung penarikan mundur pasukan asing secara teratur dan bertanggung jawab.

Secara detil kerangka kerja penarikan pasukan asing termasuk waktu dan sebagainya belum disepakati. Upaya pemerintah AS mendorong Taliban bertemu pemerintah Afghan mengalami jalan buntu, karena pejabat-pejabat Kabul tidak hadir dalam pertemuan pekan lalu.

BACA JUGA  Taliban Bantah Tuduhan PBB terkait Angka Korban Sipil di Kabul

Melibatkan Rusia dalam kesepakatan ini dianggap penting karena sudah sejak lama Rusia khawatir bahwa kekalahan NATO yang tidak bisa dihindari, termasuk penarikan pasukan asing pimpinan AS dari Afghanistan akan membawa dampak destabilisasi kawasan. Selain itu, dampak langsung ancaman terhadap sekutu-sekutu Rusia sebagai pewaris bekas negara Uni Soviet juga sangat dikhawatirkan pihak Kremlin.

Sumber: Antiwar
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bawaslu Temukan 25 Kasus Money Politic, KPU: Itu Positif

Ia mengklaim bahwa temuan tersebut menunjukkan hasil yang positif.

Sabtu, 27/04/2019 19:00 0

Editorial

Editorial: Kita Yang Tak Jauh Lebih Baik dari Kongo

Apa yang terjadi di Kongo sesungguhnya tak begitu jauh berbeda dengan apa yang kita alami di negeri ini. Kecurangan dalam proses transisi kepemimpinan memang selalu terjadi di mana saja. Sudah tabiat manusia selalu ingin berkuasa, berapapun harganya.

Sabtu, 27/04/2019 17:41 0

Opini

Bom Srilanka atau Pilpres Indonesia, Manakah Bencana Sesungguhnya?

Dari perbandingan dua kejadian: pemboman di Sri Lanka, dan pemilu di Indonesia, keduanya sama-sama mematikan, dan memiliki jumlah korban yang hampir sama. Kesimpulan saya pribadi, kematian karena proses pemilu ternyata dianggap wajar oleh dunia internasional.

Sabtu, 27/04/2019 15:30 0

Artikel

Ilusi Pesta Demokrasi

Media-media yang menjadi kepanjangan tangan oligarki, membuat kita tanpa sadar mengira sedang menikmati satu tayangan ilusi yang dicitrakan sebagai ‘pesta demokrasi.’ Membiarkan rakyat (merasa) memiliki kebebasan memilih. Padahal para oligark-lah yang menentukan siapa yang berhak tampil dalam kontestasi ini.

Sabtu, 27/04/2019 15:06 0

Indonesia

Jazuli: Suara Elektoral PKS Naik Berkat Dukungan Ulama

Tentu hal ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat luas utamanya dari para ulama, kyai, dan habaib serta berbagai komponen umat dan rakyat.

Sabtu, 27/04/2019 12:23 0

Indonesia

DSKS Gelar Aksi Sikapi Kisruh Pemilu 2019

Dewan Syariah Kota Surakarta mengadakan aksi serta audensi dengan Komisi Pemilihan Umum Surakarta di kantor KPU Surakarta.

Jum'at, 26/04/2019 22:47 0

Indonesia

Begini Cerita Anak Petugas TPS yang Meninggal Pasca Pemilu

Salah satu dari ratusan korban yang meninggal dunia bernama Fransiskus Asis Ismantara (52)

Jum'at, 26/04/2019 19:31 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Ini Alasan untuk Jangan Jauhi Al Quran

KIBLAT.NET- Banyak Umat Islam yang menjauhi Al Quran, bahkan tidak membacanya sama sekali. Padahal, kelak...

Jum'at, 26/04/2019 18:15 0

Suara Pembaca

Lazish Amanatul Ummah Poso Bantu Korban Banjir Sentani

Lazish Amanatul Ummah Poso Bantu Korban Banjir Sentani

Jum'at, 26/04/2019 17:57 0

Video News

Serambi Kiblat: Pilpres Menang atau Kalah, ke Mana Arah Umat Islam?

KIBLAT.NET- Pemilu 2019 telah usai, itu berarti perhitungan suara dari setiap TPS pun dihitung. Nomor...

Jum'at, 26/04/2019 17:00 0

Close