... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bawaslu Temukan 25 Kasus Money Politic, KPU: Itu Positif

Foto: Komisioner KPU, Wahyu Setiawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menanggapi temuan Bawaslu yang menyebut ada 25 kasus money politic (politik uang.red).

Ia mengklaim bahwa temuan tersebut menunjukkan hasil yang positif. Sebab, ia menilai jumlah politik uang lebih sedikit dibanding jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Bawaslu secara resmi merilis, menemukan kasus politik uang itu 25 kasus, dan kita ada 800 ribu lebih TPS. Ini kabar baik atau buruk? gimana itu logikanya?,” ungkap Wahyu pada Kamis (25/4/2019) di gedung KPU RI.

“jika Bawaslu benar hanya 25, berarti itu positif,” imbuh Wahyu.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mencatat ada 25 kasus politik uang yang terjadi sejak memasuki masa tenang Pemilu 2019 pada 14 April hingga 16 April 2019. Perkara itu tersebar di seluruh 13 provinsi dan 25 kabupaten/kota di Indonesia.

“Dalam patroli tersebut, pengawas Pemilu menangkap tangan peserta pemilu dan tim pemenangan yang diduga sedang memberi uang kepada masyarakat untuk mempengaruhi pilihannya,” kata Komisioner Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin seperti dilansir Okezone.

Reporter Syuja’ Asadullah
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Kita Yang Tak Jauh Lebih Baik dari Kongo

Apa yang terjadi di Kongo sesungguhnya tak begitu jauh berbeda dengan apa yang kita alami di negeri ini. Kecurangan dalam proses transisi kepemimpinan memang selalu terjadi di mana saja. Sudah tabiat manusia selalu ingin berkuasa, berapapun harganya.

Sabtu, 27/04/2019 17:41 0

Opini

Bom Srilanka atau Pilpres Indonesia, Manakah Bencana Sesungguhnya?

Dari perbandingan dua kejadian: pemboman di Sri Lanka, dan pemilu di Indonesia, keduanya sama-sama mematikan, dan memiliki jumlah korban yang hampir sama. Kesimpulan saya pribadi, kematian karena proses pemilu ternyata dianggap wajar oleh dunia internasional.

Sabtu, 27/04/2019 15:30 0

Artikel

Ilusi Pesta Demokrasi

Media-media yang menjadi kepanjangan tangan oligarki, membuat kita tanpa sadar mengira sedang menikmati satu tayangan ilusi yang dicitrakan sebagai ‘pesta demokrasi.’ Membiarkan rakyat (merasa) memiliki kebebasan memilih. Padahal para oligark-lah yang menentukan siapa yang berhak tampil dalam kontestasi ini.

Sabtu, 27/04/2019 15:06 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Ini Alasan untuk Jangan Jauhi Al Quran

KIBLAT.NET- Banyak Umat Islam yang menjauhi Al Quran, bahkan tidak membacanya sama sekali. Padahal, kelak...

Jum'at, 26/04/2019 18:15 0

Suara Pembaca

Lazish Amanatul Ummah Poso Bantu Korban Banjir Sentani

Lazish Amanatul Ummah Poso Bantu Korban Banjir Sentani

Jum'at, 26/04/2019 17:57 0

Video News

Serambi Kiblat: Pilpres Menang atau Kalah, ke Mana Arah Umat Islam?

KIBLAT.NET- Pemilu 2019 telah usai, itu berarti perhitungan suara dari setiap TPS pun dihitung. Nomor...

Jum'at, 26/04/2019 17:00 0

Tazkiyah

Ramadhan… Sebuah Titik Balik

Ramadhan selalu menjadi titik balik positif dalam kehidupan banyak Muslim.

Jum'at, 26/04/2019 11:27 0

Timur Tengah

Seorang Wanita UEA Terbangun Setelah 27 Tahun Koma

Seorang wanita Emirat membuka matanya dan kembali sadar setelah mengalami koma selama 27 tahun disebabkan oleh cedera otak yang serius. Demikian informasi dari keluarganya pada Rabu (24/04/2019).

Jum'at, 26/04/2019 11:01 0

Asia

Salah Hitung, Sri Lanka Revisi Jumlah Korban Bom dari 359 Menjadi 253

Revisi ini akan meningkatkan tekanan pada pemerintah yang sudah gagal mengantisipasi serangan dengan mengabaikan informasi intelijen. Kegagalan itu diikuti dengan pengunduran diri seorang pejabat pertahanan atas.

Jum'at, 26/04/2019 10:15 0

Afrika

Demonstran Sudan Lanjutkan Aksi, Tuntut Pemerintahan Diserahkan Sipil

Ribuan orang terus berdemonstrasi di luar markas tentara di ibukota Khartum untuk menuntut Dewan Transisi Militer (MTC) yang berkuasa menyerahkan kekuasaan kepada otoritas sipil.

Jum'at, 26/04/2019 09:51 0

Close