... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Balas Pembantaian Etnis Muslim Fulani, JNIM Serbu Kamp Militer Mali

Foto: Gambar yang diambil tak lama setelah serangan kekerasan yang menewaskan sekitar 160 orang di desa Ogossogou di Mali. (Sumber: Pulaaku Tabital)

KIBLAT.NET, Gerry – Jamaah Nusratul Islam wal Muslimin (JNIM) bertanggung jawab atas serangan di kamp militer Mali, Ahad lalu. Hal itu seperti terpantau lembaga pemerintah AS SITE, yang fokus mengamati aktivitas halaman-halaman online kelompok jihadis pada Rabu (24/04/2019).

Menurut pantauan SITE, seperti dilansir Reuters, JNIM menjelaskan sedikitnya 16 tentara tewas dan dua lainnya tertawan dalam serangan di kamp dekat perbatasan Mauritania itu. Sementara empat pejuang JNIM gugur.

Organisasi bersenjata yang terbentuk dari aliansi kelompok-kelompok jihad ini menekankan bahwa operasi itu sebagai pembalasan atas pembantaian 160 etnis Muslim Fulani bulan lalu. Pembantaian itu dilakukan oleh etnis pendukung militer pemerintah.

Ahad lalu, kantor berita AFP melaporkan sedikitnya 10 tentara tewas setelah kamp militer mereka di kota Gerry diserbu oleh kelompok bersenjata. Para penyerang datang dari arah hutan Wagado. Hutan ini dikenal menjadi tempat persembunyian aman bagi kelompok-kelompok pejuang Islam anti pemerintah dan asing.

Mereka tiba dengan sepeda motor dan truk kecil. Mereka menyerbu kamp dan membakar sejumlah kendaraan serta membawa kabur sejumlah lainnya.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Banyak Petugas TPS Meninggal, KSHUMI Duga Ada Kelalaian KPU

Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI) Chandra Purna Irawan menanggapi banyaknya petugas TPS yang meninggal

Rabu, 24/04/2019 21:40 0

Indonesia

Petinggi KPU Bisa Dipidana Terkait Salah Input Data

Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI) Chandra Purna Irawan menyatakan perlunya proses pidana dilakukan terhadap petinggi Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Rabu, 24/04/2019 21:13 1

Opini

Merenungi Harga Mahal Demokrasi

Sebagai seorang muslim, mungkin kita harus memikirkan kembali kelayakan demokrasi untuk dihargai semahal ini.

Rabu, 24/04/2019 18:13 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Pandai Mengelola Perubahan Peran dalam Kehidupan

KIBLAT.NET- Sebenarnya tanpa kita sadari kehidupan ini hanyalah perubahan-perubahan peran. Terkadang di satu sisi, seseorang...

Rabu, 24/04/2019 17:18 0

Indonesia

FPI Poso Tuntut UNSIMAR Pecat Dosen Karena Dianggap Hina HRS

Front Pembela Islam (FPI) Poso mendesak pihak Universitas Sintuwu Maroso (UNSIMAR) untuk memecat salah satu dosennya karena dianggap menghina sejumlah tokoh. 

Rabu, 24/04/2019 17:07 0

Indonesia

Banyak Korban Jiwa Berjatuhan, Ketua DPR Kritisi Pemilu 2019

Dilaporkan puluhan petugas penyelenggara Pemilu 2019 meninggal ketika menjalankan tugasnya.

Rabu, 24/04/2019 15:43 0

Indonesia

119 Petugas KPPS Meninggal, dari Kelelahan Hingga Ditabrak Babi

Jumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia bertambah menjadi 119 orang.

Rabu, 24/04/2019 12:59 0

Indonesia

Launching Ekspedisi Ramadhan, IZI Salurkan Bantuan ke 10 Wilayah

Launching Ekspedisi Ramadhan kali ini diselenggarakan di wilayah Petir, Serang, Banten dan diresmikan oleh Direktur Utama IZI, Wildhan Dewayana.

Rabu, 24/04/2019 12:01 0

Indonesia

APPERTI Sebut Pemilu 2019 Terburuk

“Di luar negeri, banyak rakyat Indonesia tidak mencoblos karena kehabisan surat suara atau alasan lainnya," ujarnya.

Rabu, 24/04/2019 09:50 0

Indonesia

Nusantara Bangkit Sebut Klaim Menang Prabowo Timbulkan Perpecahan

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Bangkit, Ir. Ivan PP mengklaim bahwa pasca deklarasi kemenangan Prabowo, terjadi perpecahan di masyarakat

Selasa, 23/04/2019 10:58 2

Close