FBI Bantu Penyelidikan Bom Beruntun di Sri Lanka

KIBLAT.NET, Kolombo – Kedutaan Besar AS di Sri Lanka pada Rabu (24/04/2019) pagi, menyatakan bahwa agen-agen FBI berada di dalam negara itu untuk membantu penyelidikan bom beruntun di gereja dan hotel yang menewaskan lebih dari 350 orang.

Anggota FBI datang sehari setelah seorang menteri pertahanan Sri Lanka, menyebutkan dalam penyelidikan awal, bahwa serangan itu dilakukan oleh ekstrimis Islam sebagai pembalasan atas serangan masjid Selandia Baru yang menewaskan 50 orang bulan lalu.

“Bantuan FBI adalah bagian dari dukungan yang diberikan oleh Presiden Trump,” kata kedutaan. Tidak ada penjelasan lebih lanjut terkait pernyataan tersebut.

Polisi mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 359 dan lebih banyak tersangka telah ditangkap. Seorang juru bicara kepolisian juga mengatakan bahwa 18 tersangka ditangkap pada malam Rabu, sehingga jumlah yang ditahan menjadi 58 orang. Perdana menteri memperingatkan pada hari Selasa bahwa beberapa tersangka yang bersenjatakan bahan peledak masih buron.

Sumber: Fox News
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat