... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Negosiasi Internal Afghanistan di Qatar Ditunda, AS Kecewa

Foto: Delegasi Taliban saat berunding dengan AS

KIBLAT.NET, Doha – Konferensi negosiasi antara sesama warga Afghanistan yang dijadwalkan pada 20-21 April di Doha ditunda. Penundaan itu karena adanya perbedaan mengenai delegasi masing-masing pihak.

Meskipun tidak ada pernyataan resmi dari pihak-pihak yang berkepentingan, kepala organisasi yang menjadi tuan rumah perundingan mengatakan bahwa banyak hal yang tidak sesuai direncanakan karena ketidaksepakatan mengenai jumlah dan cara pembentukan delegasi yang berpartisipasi.

“Penundaan yang disesalkan ini diperlukan untuk membangun konsensus yang lebih besar tentang siapa yang harus menghadiri konferensi,” kata Sultan Barakat dari Pusat Konflik dan Aksi Kemanusiaan, organisasi yang memfasilitasi negosiasi tersebut.

Pemerintahan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada Selasa lalu secara sepihak mengumumkan daftar 250 orang yang mewakili pemerintahannya dari sektor di Afghanistan, termasuk tokoh pemerintah, untuk berpartisipasi dalam dialog internal Afghanistan.

Tetapi Taliban menertawakan daftar panjang ini sebagai “tidak wajar” dan mengatakan “tidak punya rencana” untuk bertemu begitu banyak orang.

Taliban juga bersikeras tidak menerima negosiasi dengan Kabul secara langsung di pertemuan tersebut.

Utusan AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad menyatakan kekecewaannya atas penundaan dialog internal Afghanistan ini.

“Kami berhubungan dengan semua pihak, dan kami mendorong semua orang untuk tetap berkomitmen pada dialog,” tulisnya di Twitter.

“Saya mendesak semua pihak untuk mengambil kesempatan dan mengembalikan semuanya ke jalurnya dengan menyetujui daftar peserta yang mewakili semua warga Afghanistan,” katanya.

BACA JUGA  Taliban: Kami Hanya Punya Dua Cara Lawan Penjajah; Jihad dan Dialog

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ratusan Orang Hadiri Syukuran Kemenangan Prabowo di Kertanegara

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 mengadakan syukuran kemenangan pada Pilpres 2019.

Jum'at, 19/04/2019 16:12 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Semua Umat Islam Masuk Surga, Kecuali…

KIBLAT.NET- Dalam sebuah hadits, Rasul bersabda bahwa semua Umat Islam akan masuk surga kecuali merek...

Jum'at, 19/04/2019 14:50 0

Indonesia

Hoaks, Pesan WA Sebut Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia

Ustadz Syuhada menyatakan bahwa hoaks tersebut disebarkan untuk pengalihan isu.

Jum'at, 19/04/2019 13:48 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Meluangkan Waktu untuk Keluarga Bagian dari Muasyaroh bil Ma’ruf

KIBLAT.NET- Mengkhususkan sebagian waktu untuk menjalani kebersamaan dengan keluarga adalah bagian dari memperlakukan keluarga dengan...

Jum'at, 19/04/2019 12:52 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Kewajiban Memperlakukan Istri dengan Baik dalam Keadaan Apapun

KIBLAT.NET- Dalam perjalanan kehidupan rumah tangga, ada kalanya muncul perasaan tidak menyukai pasangan. Namun pernikahan...

Jum'at, 19/04/2019 12:49 0

Indonesia

Protes Quick Count, BPN Prabowo-Sandi Laporkan Sejumlah Lembaga Survey

KIBLAT.NET, Jakarta – Koordinator Tim Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Djamaludin Koedoeboen melaporkan beberapa lembaga...

Kamis, 18/04/2019 21:34 0

Indonesia

PP Muhammadiyah Memandang Perlunya Rekonsialisasi Nasional Pasca Pemilu

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Pasca pemilu serentak yang diselenggarakan pada Rabu 17 April 2019, Ketua Umum...

Kamis, 18/04/2019 20:24 0

Indonesia

Pemilu Indonesia Disebut Paling Rumit di Dunia

"Pemilu di Indonesia adalah Pemilu terumit di dunia"

Kamis, 18/04/2019 20:10 0

Indonesia

PP Muhammadiyah Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Hasil Hitung Cepat

Sebagai sebuah kerja ilmiah hasil - hasil survey merupakan sajian hitungan atau data yang patut dihormati, tetapi sama sekali tidak mempengaruhi dan menentukan hasil pemilu.

Kamis, 18/04/2019 19:41 0

Indonesia

PSI Gagal ke Senayan, Pengamat: Kampanye Mereka Kontroversi

KIBLAT.NET, Jakarta - Pengamat Politik, Ujang Komarudin menilai wajar jika Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak lolos ke parlemen.

Kamis, 18/04/2019 18:46 0

Close