... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Buntut Pembantaian Etnis Muslim Fulani, PM Mali dan Jajarannya Mundur

Foto: Seorang pemuda Fulani bersiap menghalau musuh yang menyerang

KIBLAT.NET, Bomako – Pemerintah Mali yang dipimpin oleh Perdana Menteri Modibo Keïta mengundurkan diri pada Kamis (18/04/2019) sebagai buntut dari pembantaian sekitar mengerikan terhadap 160 anggota etnis muslim Fulani, empat pekan lalu.

Kantor Presiden Mali, Ibrahim Abu Bakr Keita, dalam sebuah pernyataannya mengatakan, “Presiden telah menerima pengunduran diri perdana menteri dan anggota pemerintahannya.”

Beberapa pekan terakhir, Modibo mendapat kritikan tajam dalam berbagai pihak atas pembantaian yang menimpa etnis Fulani. Kritikan paling keras muncul dari para ulama berpengaruh Muslim yang menuntut pengunduran dirinya.

Selama sepekan terakhir, Presiden Keita telah menerima kunjungan para pemimpin agama, pemimpin politik dan perwakilan masyarakat sipil untuk membahas status negara dan menyerahkan rancangan ulasan konstitusi yang diajukan oleh panel ahli kepadanya pada 1 April.

Pertemuan-pertemuan ini digelar menyusul demonstrasi puluhan ribu warga di ibukota Bamako pada 5 April lalu. Warga turun ke jalan memprotes buruknya sistem negara yang berujung pada konflik etnis, yang pada puncaknya pembantaian puluhan warga Fulani.

Sumber: Sky News Arabia
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Protes Quick Count, BPN Prabowo-Sandi Laporkan Sejumlah Lembaga Survey

KIBLAT.NET, Jakarta – Koordinator Tim Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Djamaludin Koedoeboen melaporkan beberapa lembaga...

Kamis, 18/04/2019 21:34 0

Indonesia

PP Muhammadiyah Memandang Perlunya Rekonsialisasi Nasional Pasca Pemilu

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Pasca pemilu serentak yang diselenggarakan pada Rabu 17 April 2019, Ketua Umum...

Kamis, 18/04/2019 20:24 0

Indonesia

Pemilu Indonesia Disebut Paling Rumit di Dunia

"Pemilu di Indonesia adalah Pemilu terumit di dunia"

Kamis, 18/04/2019 20:10 0

Indonesia

PP Muhammadiyah Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Hasil Hitung Cepat

Sebagai sebuah kerja ilmiah hasil - hasil survey merupakan sajian hitungan atau data yang patut dihormati, tetapi sama sekali tidak mempengaruhi dan menentukan hasil pemilu.

Kamis, 18/04/2019 19:41 0

Indonesia

PSI Gagal ke Senayan, Pengamat: Kampanye Mereka Kontroversi

KIBLAT.NET, Jakarta - Pengamat Politik, Ujang Komarudin menilai wajar jika Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak lolos ke parlemen.

Kamis, 18/04/2019 18:46 0

Indonesia

Pengamat Politik: Tahun Ini Adalah Pemilu Tergaduh

Direktur Indonesia Politic Review (IPR), Ujang Komarudin menilai bahwa pemilu tahun ini merupakan pemilu tergaduh

Kamis, 18/04/2019 17:54 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Ancaman Allah Kepada Pemimpin Pendusta

Khutbah Jumat: Ancaman Allah Kepada Pemimpin Pendusta

Kamis, 18/04/2019 16:24 0

Indonesia

Sempat Dicari-cari, Sandiaga Muncul Bersama Prabowo

"Terima kasih Pak @prabowo yang sudah menjenguk saya tadi malam ditemani kucing kesayangannya. Mohon maaf belum bisa mendampingi Bapak. Mohon doa dari semuanya untuk kesembuhan saya," tulis Sandiaga.

Kamis, 18/04/2019 14:46 0

Indonesia

BPN Bantah Prabowo dan Sandiaga Uno Berseteru

Miftah juga membantah jika ada perseteruan antara Prabowo dan Sandiaga

Kamis, 18/04/2019 14:25 0

Indonesia

PBNU: Hasil Quick Count Belum Final, Jangan Disikapi Berlebihan

Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU, Robikin Emhas menegaskan bahwa hasil hitung cepat memang cerminan dari hasil pemilu.

Kamis, 18/04/2019 13:54 0

Close