... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wiranto: Syukuran Kemenangan Pemilu di Rumah Saja

Foto: Menko Polhukam Wiranto

KIBLAT.NET, Jakarta – Menko Polhukam Wiranto secara tegas melarang adanya mobilisasi massa atau pawai kemenangan pasca pemilu 17 April mendatang. Ia menilai, pawai atau syukuran itu dapat memicu kerusuhan.

“Adanya rencana mobilisasi massa, setelah pencoblosan, ini sesuatu yang dianjurkan jangan dilakukan, akan membuat sessuatu menjadi ricuh,” ujar Wiranto usai Rapat Koordinasi Kesiapan Akhir dalam rangka Pengamanan Tahapan Pemungutan dan Perhitungan Suara Pileg dan Pilpres Tahun 2019, di kantornya, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (15/04/2019).

Wiranto juga mengatakan, polisi akan tegas melarang aksi mobilisasi massa dalam rangka pawai kemenangan sebelum pengumunan resmi diumumkan. Pawai itu tidak akan diizinkan, karena secara nyata melanggar Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang menyatakan pendapat di muka umum.

“Di dalam pasal 6, kegiatan unjuk rasa, kegiatan mobilisasi massa di muka umum itu paling tidak ada 4 syarat. Tidak mengganggu ketertiban umum, tidak mengganggu kebebasan orang lain, dalam batas etika dan moral, dan tidak menganggu persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Karenanya, Wiranto menyatakan mobilisasi massa dalam rangka apapun dan dalam rangka pawai kemenangan, tidak akan diziinkan oleh kepolisian, baik di pusat dan di daerah.

“Kalau syukuran kemenangan di rumah masing-masing, boleh, di rumah tetangganya, boleh. Tapi kalau di umum, empat hal dilarang oleh kepolisian,” ujarnya.

Wiranto menyatakan, aparat keamanan sudah maksimal melakukan pengamanan kepada para pemilih, sejak berangkat dari rumah untuk sampai ke TPS dan melaksanakan hak pilihnya. Di TPS pun, pemilih akan dikawal dan akan diamankan, sehingga Wiranto meminta masyarakat untuk tidak takut terhadap ancaman dan tekanan untuk tidak menggunakan hak pilihnya.

BACA JUGA  Menpora Jadi Tersangka KPK

“Penyelenggara pemilu juga sudah siap untuk melakukan tugasnya secara maksimal untuk menyelenggarakan pemilu yang sangat besar, memberikan kesempatan kepada lebih dari 197 juta pemilih dari seluruh Indonesia,” ujarnya,

“Kita mengimbau kepada masyarakat, kepada wakil politik, kontestan, pendukung, untuk benar-benar menghormati hukum yang berlaku, aturan yang berlaku,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Uni Afrika Ultimatum Dewan Militer Sudan

"Kepemimpinan militer di fase transisi sepenuhnya bertentangan dengan aspirasi rakyat Sudan," kata lembaga yang beranggotakan 55 negara Afrika itu.

Selasa, 16/04/2019 10:48 0

Suriah

HTS Sterilisasi Desa di Garis Kontak di Idlib

Dia menambahkan bahwa beberapa keluarga telah meninggalkan dua desa tersebut setelah pengumuman HTS.

Selasa, 16/04/2019 08:58 0

Video News

Pemerintah Jamin Pemilu Berjalan Aman dan Damai

KIBLAT.NET, Jakarta – Menko Polhukam Wiranto mengadakan Rapat Koordinasi Kesiapan Akhir dalam rangka Pengamanan Tahapan...

Selasa, 16/04/2019 08:24 0

Video News

Ditanya Soal Keamanan Pemilu Nanti, Ini Jawaban Tito Karnavian

KIBLAT.NET- JAKARTA, Menghadiri rapat Koordinasi Kesiapan Akhir untuk pemilu nanti Tito Karnavian sebagai kepala polisi...

Selasa, 16/04/2019 08:21 0

Afrika

Dewan Militer Transisi Pertahankan Keberadaan Tentara Sudan di Yaman

"Kami tetap berpegang teguh pada komitmen kami terhadap koalisi dan pasukan kami akan tetap di sana sampai koalisi mencapai tujuannya,"

Selasa, 16/04/2019 08:08 0

Profil

Para Diplomat Taliban Eks Guantanamo

Ada pemandangan yang mencengangkan pada bulan Maret lalu saat terjadi perundingan antara Taliban dan Amerika di Doha. Pasalnya, lima orang yang mewakili Taliban adalah mantan tahanan Guantanamo yang dulunya diperlakukan tak manusiawi oleh Amerika. Kini, berlima duduk berhadapan dengan mantan penculik mereka membahas masalah penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan.

Senin, 15/04/2019 18:52 0

Video News

Pengidap Gangguan Jiwa Nyoblos, Ini Kesiapan Panti Rehabilitasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Para pengidap gangguan jiwa akan ikut mencoblos pada Pemilu 17 April mendatang....

Senin, 15/04/2019 16:49 0

Video News

Pesan dan Do’a Ust. Bachtiar Nasir untuk Pemilu 2019

KIBLAT.NET- Bandung, 13 April 2019, Majelis Pelayan menggelar Tabligh Akbar yang turut dihadiri Ust. Zaitun...

Senin, 15/04/2019 16:37 0

Artikel

Cara Mudah Atasi Jet Lag

Saat ini, perjalanan jarak jauh paling cepat ditempuh dengan menggunakan pesawat. Dan salah satu masalah yang ditemui ketika melakukan penerbangan jauh antar negara adalah Jet Lag.

Senin, 15/04/2019 12:47 0

Palestina

Israel Ubah Masjid Bersejarah di Safed Menjadi Bar

Pemerintah Kota Israel di Safed telah mengubah Masjid Al-Ahmar menjadi sebuah bar dan aula acara. Demikian laporan Al-Quds Al-Arabi seperti dikutip Middle East Monitor, Rabu (10/04/2019).

Senin, 15/04/2019 11:58 0

Close