... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muhammadiyah Imbau Masyarakat Jauhi Politik Uang

Foto: Haedar Nashir, Ketum Muhammadiyah

KIBLAT.NET, Jakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau masyarakat Indonesia agar menjauhi politik uang dalam pemilu 2019. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, DR. Haedar Nashir dalam konferensi pers di gedung Muhammadiyah pagi ini.

“Jauhi politik uang dan segala transaksi yang dilarang oleh agama, moralitas, dan hukum yang berlaku. Semua warga negara dan para pihak baik dalam masa pemilihan maupun sesudahnya hendaknya bersama-sama menciptakan ketertiban dan kedamaian,” imbau Haedar pada Senin (15/04/2019).

Ia juga meminta kepada segenap rakyat Indonesia untuk menunjukkan kearifan, kedewasaan, kematangan, dan tanggungjawab tinggi dalam menyikapi dan melaksanakan Pemilu 2019.

Haedar Nashir menyatakan, pihaknya mendukung agar pemilu terselenggara secara langsung umum, rahasia, bebas, jujur, dan adil. Ia megimbau kepada aparatur negara agar menjalankan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya dalam mengamankan jalannya Pemilu.

“Pastikan tidak terjadi penyalahgunaan hak, wewenang, dan fasilitas negara, sekaligus memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara untuk bebas dari segala bentuk gangguan dan kecurangan sehingga Pemilu berlangsung demokratis, aman, damai, gembira, dan sesuai jaminan konstitusi,” kata Haedar.

“Hendaknya menjauhi segala bentuk pernyataan dan sikap yang bernuansa hasutan, perselisihan, kegaduhan, dan tindakan yang merugikan kehidupan berbangsa dan bernegara,”imbuhnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Para Diplomat Taliban Eks Guantanamo

Ada pemandangan yang mencengangkan pada bulan Maret lalu saat terjadi perundingan antara Taliban dan Amerika di Doha. Pasalnya, lima orang yang mewakili Taliban adalah mantan tahanan Guantanamo yang dulunya diperlakukan tak manusiawi oleh Amerika. Kini, berlima duduk berhadapan dengan mantan penculik mereka membahas masalah penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan.

Senin, 15/04/2019 18:52 0

Video News

Pengidap Gangguan Jiwa Nyoblos, Ini Kesiapan Panti Rehabilitasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Para pengidap gangguan jiwa akan ikut mencoblos pada Pemilu 17 April mendatang....

Senin, 15/04/2019 16:49 0

Video News

Pesan dan Do’a Ust. Bachtiar Nasir untuk Pemilu 2019

KIBLAT.NET- Bandung, 13 April 2019, Majelis Pelayan menggelar Tabligh Akbar yang turut dihadiri Ust. Zaitun...

Senin, 15/04/2019 16:37 0

Artikel

Cara Mudah Atasi Jet Lag

Saat ini, perjalanan jarak jauh paling cepat ditempuh dengan menggunakan pesawat. Dan salah satu masalah yang ditemui ketika melakukan penerbangan jauh antar negara adalah Jet Lag.

Senin, 15/04/2019 12:47 0

Palestina

Israel Ubah Masjid Bersejarah di Safed Menjadi Bar

Pemerintah Kota Israel di Safed telah mengubah Masjid Al-Ahmar menjadi sebuah bar dan aula acara. Demikian laporan Al-Quds Al-Arabi seperti dikutip Middle East Monitor, Rabu (10/04/2019).

Senin, 15/04/2019 11:58 0

Video Kajian

Ust. Abu Umar Abdillah: Islam vs Jahiliah Memperlakukan Perempuan

KIBLAT.NET – Ust. Abu Umar Abdillah: Islam vs Jahiliah Memperlakukan Perempuan. “Wahai orang-orang yang beriman, tidak...

Senin, 15/04/2019 11:16 0

Video News

H. Bambang Setyo, M. Sc: Pancasila dalam Perspektif Islam

KIBLAT.NET- Perdebatan tentang falsafah dasar Negara NKRI memang tidak pernah surut sepanjang zaman. Persoalan ideologi...

Senin, 15/04/2019 10:52 0

Video News

Ditanya Pilpres Pilih Siapa, Ini Jawaban Cak Nun

KIBLAT.NET- Jakarta, 11 April 2019, KPK menggelar acara bertajuk Sarasehan Budaya yang turut dihadiri oleh...

Senin, 15/04/2019 10:18 0

Afghanistan

Taliban Kecam Scott Muller dan Zalmay Khalilzad

“Mereka harus menyadari bahwa perang ini Anda bawa kepada kami!” tegas Mujahid.

Senin, 15/04/2019 09:14 0

Philipina

Manila: Hasil Tes DNA Konfirmasi Pemimpin ISIS Filipina Tewas

Keempatnya terbunuh dalam bentrokan di provinsi Lanao del Sur.

Senin, 15/04/2019 08:13 0

Close