... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KAMMI: Masyarakat Harus Kawal Pemilu 2019

Foto: ketua KAMMI, Irfan Ahmad Fauzi

KIBLAT.NET, Jakarta – Pada masa tenang pemilu 2019, Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan. Namun, menurut Ketua Umum PP KAMMI Irfan Ahmad Fauzi, minggu tenang tidak seharusnya melonggarkan pengawasan terhadap pemilu.

“Mengajak semua masyarakat untuk menjaga keamanan di masa tenang seperti ini. Namun kami juga mengajak masyarakat untuk tetap mengawal dan mengawasi keberlangsungan agenda lima tahunan ini,” Kata Irfan melalui rilis yang diterima Kiblat.net, Senin (15/04).

Irfan menilai, kepedulian serta pengawasan dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan pemilu yang adil dan jujur.

“Pengawalan ini harus dilakukan agar tercipta pemilu yang adil dan jujur. Sehingga kualitas demokrasi kita semakin meningkat dan yang terpilih adalah orang-orang yang memang layak,” kata Irfan.

KAMMI sendiri menurut Irfan telah membentuk Lembaga Pemantau Pemilu (LPP KAMMI) dari tingkat pusat hingga daerah yang sudah tercatat di Bawaslu.

Senada dengan Irfan, Direktur LPP KAMMI Fadly Idris mengatakan anggota LPP KAMMI nantinya bertugas di TPS-TPS untuk memantau dan melaporkan jika ada kecurangan-kecurangan yang terjadi di TPS.

“Dengan adanya pemantau dari unsur masyarakat, mungkin dapat meminimalisir kecurangan yang terjadi di lapangan. Untuk itu sangat perlu kerjasama dari seluruh pihak demi suksesnya agenda pemilu ini,” kata Fadly.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Para Diplomat Taliban Eks Guantanamo

Ada pemandangan yang mencengangkan pada bulan Maret lalu saat terjadi perundingan antara Taliban dan Amerika di Doha. Pasalnya, lima orang yang mewakili Taliban adalah mantan tahanan Guantanamo yang dulunya diperlakukan tak manusiawi oleh Amerika. Kini, berlima duduk berhadapan dengan mantan penculik mereka membahas masalah penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan.

Senin, 15/04/2019 18:52 0

Video News

Pengidap Gangguan Jiwa Nyoblos, Ini Kesiapan Panti Rehabilitasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Para pengidap gangguan jiwa akan ikut mencoblos pada Pemilu 17 April mendatang....

Senin, 15/04/2019 16:49 0

Video News

Pesan dan Do’a Ust. Bachtiar Nasir untuk Pemilu 2019

KIBLAT.NET- Bandung, 13 April 2019, Majelis Pelayan menggelar Tabligh Akbar yang turut dihadiri Ust. Zaitun...

Senin, 15/04/2019 16:37 0

Artikel

Cara Mudah Atasi Jet Lag

Saat ini, perjalanan jarak jauh paling cepat ditempuh dengan menggunakan pesawat. Dan salah satu masalah yang ditemui ketika melakukan penerbangan jauh antar negara adalah Jet Lag.

Senin, 15/04/2019 12:47 0

Palestina

Israel Ubah Masjid Bersejarah di Safed Menjadi Bar

Pemerintah Kota Israel di Safed telah mengubah Masjid Al-Ahmar menjadi sebuah bar dan aula acara. Demikian laporan Al-Quds Al-Arabi seperti dikutip Middle East Monitor, Rabu (10/04/2019).

Senin, 15/04/2019 11:58 0

Video Kajian

Ust. Abu Umar Abdillah: Islam vs Jahiliah Memperlakukan Perempuan

KIBLAT.NET – Ust. Abu Umar Abdillah: Islam vs Jahiliah Memperlakukan Perempuan. “Wahai orang-orang yang beriman, tidak...

Senin, 15/04/2019 11:16 0

Video News

H. Bambang Setyo, M. Sc: Pancasila dalam Perspektif Islam

KIBLAT.NET- Perdebatan tentang falsafah dasar Negara NKRI memang tidak pernah surut sepanjang zaman. Persoalan ideologi...

Senin, 15/04/2019 10:52 0

Video News

Ditanya Pilpres Pilih Siapa, Ini Jawaban Cak Nun

KIBLAT.NET- Jakarta, 11 April 2019, KPK menggelar acara bertajuk Sarasehan Budaya yang turut dihadiri oleh...

Senin, 15/04/2019 10:18 0

Afghanistan

Taliban Kecam Scott Muller dan Zalmay Khalilzad

“Mereka harus menyadari bahwa perang ini Anda bawa kepada kami!” tegas Mujahid.

Senin, 15/04/2019 09:14 0

Philipina

Manila: Hasil Tes DNA Konfirmasi Pemimpin ISIS Filipina Tewas

Keempatnya terbunuh dalam bentrokan di provinsi Lanao del Sur.

Senin, 15/04/2019 08:13 0

Close