... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Masuki Masa Tenang, Penyelenggara Pemilu Diminta Transparan

Foto: Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

KIBLAT.NET, Jakarta – Berakhirnya debat kelima calon presiden dan calon wakil presiden bertema “Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri” pada Sabtu (13/04/2019) malam, menandai berakhirnya masa kampanye Pemilu 2019 yang telah dimulai sejak 23 September 2018.

Dengan berakhirnya masa kampanye, maka tiga hari ke depan memasuki masa tenang sebelum hari pencoblosan Pemilu pada Rabu 17 April 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta peserta Pemilu tak ada yang kampanye di masa tenang.

Ketua KPU RI Arief Budiman meminta kepada seluruh peserta Pemilu untuk tidak lagi menggelar kegiatan kampanye dalam berbagai bentuk. Waktu sosialisasi ke masyarakat yang berlangsung sejak 28 September 2018 dinilainya sudah cukup.

“Pada para peserta pemilu, kami ingin mengingatkan agar tidak lagi melakukan kegiatan kampanye pada masa tenang,” kata Arief usai debat kelima Pilpres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Dia juga berpesan kepada seluruh penyelenggara Pemilu untuk menuntaskan tugas-tugasnya dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip kerja yang profesional, transparan, bertanggung jawab dan berintegritas. Selain itu, para pemilih diminta berpartisipasi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara, rekapitulasi, hingga penetapan hasil pemilu secara nasional.

“Dalam setiap kompetisi harus selalu siap untuk menang dan kalah kita semua berharap agar semua pihak bisa menjaga ketenangan dan kedamaian. Selesaikan semua persoalan yang terjadi di ruang-ruang yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Arif.

BACA JUGA  Novel Baswedan Imbau Jajaran KPK Tetap Semangat Berantas Korupsi

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban: Majelis “Loya Jirga” Pemerintah Afghan Langgengkan Penjajahan

Pemerintah Kabul sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka berencana akan menggelar sebuah pertemuan besar yang diklaim dihadiri sekitar dua ribu peserta di awal bulan ini yang dinamakan forum “Konsultatif Perdamaian Loya Jirga”.

Ahad, 14/04/2019 16:28 0

Afrika

Perancis Gelar Operasi Militer Gabungan di Mali

Sebanyak tujuh ratus lebih tentara Perancis bersama 150 anggota militer Mali ambil bagian dalam misi ini, sementara tentara Burkina Faso disebar di sepanjang perbatasan sebagai cut-off untuk menutup jalur keluar jihadis.

Ahad, 14/04/2019 14:45 0

Eropa

Heroik, Bocah Muslim Selamatkan Penumpang Satu Bus dari Aksi Penyanderaan

Seorang siswa muslim di Milan, Italia, dianggap sebagai pahlawan, setelah berhasil menyelamatkan teman-teman sekelas dan dua gurunya yang disandera di dalam bus.

Ahad, 14/04/2019 13:42 0

Afrika

Demonstran Sudan Tuntut Pemerintahan Transisi Dipimpin Sipil

"Kami dan semua partai oposisi menolak untuk menyerahkan kekuasaan kepada militer. Kami menginginkan kepemimpinan yang sepenuhnya sipil," kata Salah Sanhori, anggota Partai Baath.

Ahad, 14/04/2019 12:55 0

India

Petahana Terima Donasi Kampanye Hingga Rp 2,1 Triliun, Oposisi Rp 442 Miliar

KPU dan badan pengawas pemilu meminta kebijakan donasi kampanye diakhiri. Sebab, para pebisnis bisa membuat donasi rahasia dan sebagai gantinya mereka bakal mendapat keuntungan jika partai yang disumbang menang pemilu.

Ahad, 14/04/2019 11:55 0

Afrika

Laporan: Saudi Beri Jutaan Dolar ke Haftar Sebelum Serang Tripoli

Mengutip penasihat senior pemerintah Saudi, Haftar menerima tawaran tersebut, yang digunakan untuk membeli kesetiaan para pemimpin suku, merekrut dan membayar pejuang, dan keperluan militer lainnya.

Ahad, 14/04/2019 11:34 0

Video News

Begini Jawaban Pengidap Gangguan Jiwa, Ditanya Soal Pilpres

KIBLAT.NET- 17 April 2019 nanti, Pilpres akan dilaksanakan. Namun, ada yang baru dari Pilpres tahun...

Sabtu, 13/04/2019 21:06 0

Amerika

PBB Hapus 11 Komandan Taliban dari Daftar Larangan ke Luar Negeri

Penghapusan ini berlaku mulai pada 1 April dan berakhir pada 31 Desember mendatang. Pencabutan larangan itu hanya terbatas pada perjalanan untuk mengikuti negosiasi damai dan rekonsiliasi.

Sabtu, 13/04/2019 14:26 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Bahaya Besar bagi Pelaku Kecurangan demi Jabatan

KIBLAT.NET- Seseorang yang menginginkan kehormatan kebanyakan mencari jabatan bagaimana pun caranya yang terpenting dia mendapatkan...

Sabtu, 13/04/2019 13:07 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at : Inilah Ciri Orang yang Paling Merugi di Dunia- Ust Abu Harits. Lc

KIBLAT.NET- Orang-orang yang dianggap paling rugi di dunia dan di akhirat adalah mereka yang lebih...

Sabtu, 13/04/2019 13:02 0

Close