... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban Luncurkan Operasi Musim Semi 2019

Foto: Pejuang Taliban terus menggelorakan jihad mengusir penjajah dan pemerintah boneka Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) mengumumkan operasi rutin tahunan musim semi pada Jumat (12/04/2019). Kampanye militer ini dengan sandi “Operasi Al-Fath”.

Gerakan tersebut mengatakan dalam pernyataannya bahwa target operasi tahun ini untuk menghilangkan penjajahan dan membersihkan Afghanistan dari invasi dan korupsi. Kemudian akan ditegakkan pemerintah Islam yang membela dan melayani putra-putra bangsa yang beriman.

“Meskipun sebagian besar wilayah berhasil dibebaskan dari musuh, pasukan pendudukan asing masih terus mengerahkan pengaruh militer dan politik di negara Muslim kita,” kata Taliban.

Selain meyakinkan warga sipil tentang perlindungan mereka, pernyataan itu menyerukan pasukan militer dan polisi, yang menderita ribuan korban setiap bulan, untuk meninggalkan posisi mereka dan bergabung dengan operasi Taliban.

“Bagian penting dari Operasi Al-Fath adalah menjauhkan warga negara kami dari dinas di jajaran tentara, polisi dan milisi dan pemanfaatkan mereka untuk melancarkan kepentingan penjajah,” lanjut Taliban.

Atas dasar ini, tambah pernyataan tersebut, kami menyerukan pasukan yang bekerja di barisan musuh untuk mengakhiri permusuhan yang tidak masuk akal dan perlawanan yang tidak berguna dan bergabung dengan Mujahidin dan mendapatkan jaminan untuk melindungi kehidupan dan harta mereka.

Pernyataan itu dikeluarkan beberapa hari sebelum dimulainya kembali pembicaraan antara utusan khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad dan pejabat Taliban di Doha.

Pembicaraan itu diharapkan melibatkan spektrum kelompok-kelompok Afghanistan, tetapi pembicaraan lagi-lagi akan mengesampingkan pemerintah Afghanistan, yang menurut Taliban adalah “boneka” yang ditunjuk oleh Amerika Serikat.

BACA JUGA  Milisi ISIS Dikepung Taliban, Diselamatkan Pemerintah Kabul

Taliban terus meraih kemajuan di medan tempur seiring dengan berjalannya proses negosiasi. Perkiraan AS menunjukkan bahwa pasukan pemerintah mengendalikan hampir setengah dari Afghanistan.

Dalam beberapa bulan terakhir, serangan besar di kota-kota seperti Kabul turun, tetapi pertempuran hebat terjadi di berbagai provinsi. Jumlah kematian warga sipil mencapai 3.804 tahun lalu menurut statistik PBB, jumlah tertinggi yang tercatat.

Pasukan keamanan Afghanistan menderita korban terbesar, dengan lebih dari 45.000 korban tewas sejak 2014. Tiga tentara AS tewas minggu ini juga tewas oleh sebuah bom yang ditanam di dekat Pangkalan Udara Bagram di utara Kabul.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Gempa 6,9 SR Guncang Sulteng, Getarannya Sampai di Sultra

KIBLAT.NET, Kendari – Gempabumi dengan kekuatan 6,9 Skala Richter (SR) terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah...

Sabtu, 13/04/2019 06:09 0

Indonesia

GO-FOOD Klaim Sebagai Pemain Aplikasi Pesan Antar Makanan Online Terbesar di Indonesia

Hal itu berdasarkan data yang menyebutkan bahwa pangsa pasar GO-FOOD sudah mencapai 80%.

Sabtu, 13/04/2019 05:38 0

Manhaj

Empat Alasan Umat Islam Harus Memimpin Peradaban

Tidak berselang lama semenjak wafatnya Rasul, para sahabat yang dimotori oleh para Khulafaur Rasyidin sudah mampu menyebarkan Islam ke tanah Persia dan Romawi.

Jum'at, 12/04/2019 20:37 0

Video News

Cak Nun: Kasus Novel Baswedan Harus Dituntaskan!

KIBLAT.NET- Jakarta, 11 April 2019, KPK menggelar acara bertajuk Sarasehan Budaya yang turut dihadiri oleh...

Jum'at, 12/04/2019 18:35 0

Video News

Ditanya Soal Surat Suara Tercoblos, Ini Tanggapan Luhut

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan turut berkomentar mengenai surat suara...

Jum'at, 12/04/2019 17:22 0

Video News

Novel Baswedan Ungkap Kejanggalan dalam Penanganan Kasusnya

KIBLAT.NET- Jakarta, 11 April 2019, KPK menggelar acara bertajuk Sarasehan Budaya yang turut dihadiri oleh...

Jum'at, 12/04/2019 17:15 0

Indonesia

JPU Soal Kasasi Kasus Tabrak Lari Bos PT Indaco: Kami Pikir Dulu

Didesak ajukan kasasi, Jaksa Penuntut Umum Satriawan menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan waktu empat belas hari untuk mengkaji salinan lengkap dari Pengadilan Tinggi Semarang.

Jum'at, 12/04/2019 16:39 0

Indonesia

Koalisi Masyarakat Sipil Canangkan 11 April Sebagai Hari Teror Pemberantasan Korupsi

koalisi masyarakat sipil mencanangkan tanggal 11 April sebagai hari teror terhadap pemberantasan korupsi

Jum'at, 12/04/2019 16:29 0

Indonesia

Bos PT Indaco Hanya Divonis 8 Bulan, DSKS Minta Kejari Surakarta Ajukan Kasasi

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mengadakan audensi dengan Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Surakarta

Jum'at, 12/04/2019 16:07 0

Indonesia

Di Acara Gojek, Luhut Malah Pamer Aplikasi Fish on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memamerkan aplikasi Fish on

Jum'at, 12/04/2019 15:12 0

Close