... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cak Nun: Satu Kebenaran yang Wajib Diomongkan, Kasus Novel Harus Tuntas!

Foto: Budayawan, Emha Ainun Najib

KIBLAT.NET, Jakarta – Budayawan Emha Ainun dalam peringatan dua tahun kasus Novel Baswedan, secara jelas mengatakan bahwa pemerintah dan negara tidak melindungi masyarakatnya. Karenanya, KPK dan anggotanya diminta mempunyai perlindungan sendiri.

“Di negara ini anda (KPK) tidak dilindungi siapa-siapa. Orang Indonesia kenapa kuat, kenapa hebat, karena tidak ada perlindungan dari negara dan pemerintah, pemerintah banyak ngancam penduduknya,” ujar Emha yang akrab disapa Caknun itu di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/04/2019).

Karenanya, Caknun menyebut ada 115 orang yang mengalami hal yang serupa dengan Novel Baswedan, mendapatkan kekerasan atas kinerjanya. Namun dengan jenis penderitaan yang berbeda.

Menurut Caknun, semua orang saat ini bersimpati pada Novel dan KPK, tidak ada hati nurani rakyat yang tidak bersama KPK dalam menghadapi kasus Novel ini. Karenanya, ia menekankan bahwa sudah sepatutnya kasus Novel ini diungkap secara jelas.

“Satu kebenaran yang wajib diomongkan, kasus Novel harus diperjelas, harus dituntaskan! Harus ada hasil yang positif dan konstruktif,” tegasnya disambut tepuk tangan audiensi.

Acara peringatan ini pun, ungkap Caknun harus diteruskan dan juga dirumuskan kembali, untuk menyiarkan kepada seluruh pihak, bahwa KPK memiliki teman di seluruh Indonesia.

“Kita semua akan semampunya melakukan perjuangannya dan kita semua akan semampu kita akan ikut melindungi dan mengawal mereka bersama,” tukasnya.

BACA JUGA  Novel Baswedan Ungkap Kejanggalan dalam Penanganan Kasusnya

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

PBB Hapus 11 Komandan Taliban dari Daftar Larangan ke Luar Negeri

Penghapusan ini berlaku mulai pada 1 April dan berakhir pada 31 Desember mendatang. Pencabutan larangan itu hanya terbatas pada perjalanan untuk mengikuti negosiasi damai dan rekonsiliasi.

Sabtu, 13/04/2019 14:26 0

Video Kajian

Ust. Zamroni: Bahaya Besar bagi Pelaku Kecurangan demi Jabatan

KIBLAT.NET- Seseorang yang menginginkan kehormatan kebanyakan mencari jabatan bagaimana pun caranya yang terpenting dia mendapatkan...

Sabtu, 13/04/2019 13:07 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at : Inilah Ciri Orang yang Paling Merugi di Dunia- Ust Abu Harits. Lc

KIBLAT.NET- Orang-orang yang dianggap paling rugi di dunia dan di akhirat adalah mereka yang lebih...

Sabtu, 13/04/2019 13:02 0

Afghanistan

ICC Tolak Selidiki Kejahatan Perang di Afghanistan, AS Anggap Kemenangan

"Setiap upaya untuk mengadili orang-orang Amerika, Israel atau sekutu akan menghadapi respons yang cepat dan kuat," kata Trump.

Sabtu, 13/04/2019 10:33 0

Afrika

Media Italia: Haftar Minta Persetujuan Paris Sebelum Serang Tripoli

"Para utusan Haftar berada di Paris beberapa jam setelah pengumuman dimulainya serangan terhadap Tripoli, dan bahwa pesawat mereka meninggalkan bandara Orly, sebelum Jumat fajar, menuju Benghazi," tulis La Repubblica seperti dilansir Anadolu Agency (AA).

Sabtu, 13/04/2019 09:17 0

Afghanistan

Taliban Luncurkan Operasi Musim Semi 2019

"Bagian penting dari Operasi Al-Fath adalah menjauhkan warga negara kami dari dinas di jajaran tentara, polisi dan milisi dan pemanfaatkan mereka untuk melancarkan kepentingan penjajah," lanjut Taliban.Ta

Sabtu, 13/04/2019 07:45 0

Video News

Ditanya Soal Surat Suara Tercoblos, Ini Tanggapan Luhut

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan turut berkomentar mengenai surat suara...

Jum'at, 12/04/2019 17:22 0

Wilayah Lain

Sebulan Teror Cristchurch, Muslim Selandia Baru Masih Takut ke Masjid

"Mereka masih sangat ketakutan," kata Imam Masjid Linwood, Ibrahim Abdelhalim kepada AFP, Jumat (12/04/2019). "Biasanya kita memperkirakan (jamaah) sekitar 100 orang, tapi sekarang sekitar 30 orang."

Jum'at, 12/04/2019 15:54 0

Wilayah Lain

Sudan Memanas, Begini Kondisi Mahasiswa Asal Indonesia

para mahasiswa asal Indonesia juga mendapat imbauan dari KBRI Sudan

Jum'at, 12/04/2019 13:53 0

Amerika

Amerika Perangi Terorisme dengan Cara-cara Melanggar HAM

Cara-cara penanggulangan terorisme oleh pemerintah Amerika, menurut Amnesty Internasional memburuk semenjak Donald Trump menjadi presiden.

Jum'at, 12/04/2019 13:50 0

Close