... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Presiden Sudan Akhirnya Ditahan, Militer Ambil Alih Pemerintahan

Foto: Presiden Sudan Omar al-Bashir

KIBLAT.NET, Khartum – Militer Sudan telah menahan Presiden Omar Al-Bashir dan mendeklarasikan keadaan darurat selama tiga bulan pada Kamis (11/04/2019). Demikian kata menteri pertahanan dalam sebuah pernyataan yang dikutip Middle East Monitor.

Selama empat bulan, ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut perbaikan kondisi kehidupan yang lebih baik dan mengakhiri pemerintahan Al-Bashir. Militer telah mengambil tindakan dan mengguling Al-Bashir dari kekuasaan, menangkap dia dan sejumlah pejabatnya.

Para pemrotes menganggap langkah itu bukan bentuk “kudeta”. Mereka mengatakan militer tidak memenuhi tuntutan untuk membentuk pemerintahan transisi yang dipimpin warga sipil.

Menteri Pertahanan Sudan Awad Ibn Auf mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa militer mengaku prihatin atas hilangnya nyawa warga sipil selama protes yang menyerukan pemecatan Al-Bashir. Angka korban yang dirilis pemerintah mencapai 32 orang. Sementara Amnesty International melaporkan 52 korban.

“Militer sekarang akan membentuk pemerintah sementara yang akan memimpin negara itu selama dua tahun,” tambah Ibn Auf. Semua departemen pemerintah sekarang telah dibubarkan namun pengadilan akan terus beroperasi seperti biasa.

“Semua tahanan politik ‘segera dibebaskan dari penjara’,” kata Ibn Auf.

Sementara semua jembatan dan bandara akan tetap ditutup dalam waktu dekat untuk memastikan keamanan negara dan tidak ada yang lolos.

Ibn Auf meyakinkan semua negara tetangga bahwa pemerintah sementara bertujuan untuk menjaga hubungan dengan semua tetangganya dan melanjutkan kebijakan tanpa campur tangan urusan internal orang lain.

BACA JUGA  Selesai Pukul 08:30 WIB, Panitia Reuni 212 Dukung Kepulangan Habib Rizieq

Sumber: Middle East Monitor, Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ramadhan 1440 H, Madina Sebar Dai ke Pelosok Nusantara

Majelis Dakwah Islam Indonesia (Madina) secara rutin mengirim puluhan dai selama bulan Ramadhan ke berbagai daerah hingga pedalaman nusantara.

Jum'at, 12/04/2019 09:46 0

Indonesia

Ditanya Soal Surat Suara Tercoblos, Luhut: Saya Belum Tau

"Soal Selangor, Malaysia, saya belum tau beritanya, Jadi saya belum bisa berkomentar.

Jum'at, 12/04/2019 00:40 0

Indonesia

Amnesty International: Extra Judicial Killing Oleh Densus 88 Berbau Doktrin Militer

Amnesty International Indonesia menilai penanganan terorisme di Indonesia berlebihan.

Kamis, 11/04/2019 22:50 0

Indonesia

Polisi Siapkan 14 Tempat Parkir Untuk Kampanye Jokowi-ma’ruf

Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan empatbelas kantong parkir untuk peserta kampanye Jokowi-ma'ruf di Gelora Bung Karno

Kamis, 11/04/2019 20:47 0

Indonesia

4.953 Polisi Amankan Kampanye Jokowi-ma’ruf di GBK

Kombes (Pol) Yusuf mengungkapkan jika pihaknya akan mengerahkan sebanyak 4.953 personil Lantas

Kamis, 11/04/2019 20:33 0

Indonesia

BPN Prabowo-sandi Minta Dubes RI di Malaysia Dipecat

ia juga meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menarik pulang Duta Besar Republik Indonesia di Malaysia

Kamis, 11/04/2019 20:22 0

Indonesia

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, BPN: Kecurangan Semakin Terlihat

Temuan tersebut adalah bukti bahwa potensi kecurangan pada Pemilu 2019 ini mulai terlihat.

Kamis, 11/04/2019 20:10 0

Indonesia

Simpatisan FPI Yogyakarta: Kami Diserang Massa PDIP 

Haji Bambang menyebutkan terjadi sebanyak tiga kali penyerangan, pertama kali terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Kamis, 11/04/2019 17:41 0

Indonesia

Barengi Aksi BEM SI, Sekelompok Orang Teriak Novel Baswedan Berpolitik

Kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Pengawas KPK tiba-tiba menggelar demo di depan gedung KPK Pusat.

Kamis, 11/04/2019 16:56 0

Indonesia

Kasus HAM yang Tidak Tuntas Jadi Penyumbang Golput

Ricky Gunawan menyebutkan bahwa salah satu unsur penyumbang Golput adalah permasalahan HAM.

Kamis, 11/04/2019 16:05 0

Close