... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ada Gerak-gerik Mencurigakan, Taliban Larang Kegiatan WHO dan ICRC

KIBLAT.NET, Kabul – Komite Militer Imarah Islam Afghanistan (Taliban) melarang semua kegiatan organisasi Palang Merah Internasional (ICRC) dan WHO beroperasi di wilayah kontrol Taliban. Keamanan para pekerja dua lembaga internasional itu saat ini sudah tidak lagi menjadi tanggung jawab Imarah Islam.

Taliban menjelaskan dalam pernyataannya yang dipublikasikan pada Kamis (11/04/2019) bahwa pelarangan itu karena dua organisasi tersebut tidak memperbaiki kinerjanya. Zona perang yang menciptakan situasi tertutup menuntut organisasi-organisasi kemanusiaan harus mempersiapkan kondisi tersebut.

Akan tetapi, lanjut Taliban, WHO dan ICRC tidak melakukan itu. Kendati para pejabat dua lembaga tersebut telah berjanji memberbaiki kinerjanya.

Alasan lain yang lebih utama karena keamanan. Komite Militer Taliban memantau gerak gerik mencurigakan dari para petugas vaksinasi WHO dan ICRC.

Dengan demikian, keamanan para petugas kedua organisasi itu sudah tidak menjadi tanggung jawab Taliban. Larangan operasi ini berlaku sampai waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, lembaga-lembaga lainnya masih dibolehkan beroperasi seperti sebelumnya.

WHO saat ini sedang menggulirkan kampanye vaksinasi untuk warga Afghanistan. Negara itu menjadi wilayah di dunia yang paling banyak terserang polio.

Perlu dicatat, AS pernah memanfaatkan kampanye vaksinasi untuk mengidentifikasi pemimpin Organisasi Al-Qaidah, Usamah bin Ladin. Melalui kampanye berkedok kemanusiaan itu, pemimpin organisasi jihad itu akhirnya tertangkap di tempat persembunyiaannya di Pakistan.

Sumber: El-Emara
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ditanya Soal Surat Suara Tercoblos, Luhut: Saya Belum Tau

"Soal Selangor, Malaysia, saya belum tau beritanya, Jadi saya belum bisa berkomentar.

Jum'at, 12/04/2019 00:40 0

Indonesia

Amnesty International: Extra Judicial Killing Oleh Densus 88 Berbau Doktrin Militer

Amnesty International Indonesia menilai penanganan terorisme di Indonesia berlebihan.

Kamis, 11/04/2019 22:50 0

Indonesia

Polisi Siapkan 14 Tempat Parkir Untuk Kampanye Jokowi-ma’ruf

Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan empatbelas kantong parkir untuk peserta kampanye Jokowi-ma'ruf di Gelora Bung Karno

Kamis, 11/04/2019 20:47 0

Indonesia

4.953 Polisi Amankan Kampanye Jokowi-ma’ruf di GBK

Kombes (Pol) Yusuf mengungkapkan jika pihaknya akan mengerahkan sebanyak 4.953 personil Lantas

Kamis, 11/04/2019 20:33 0

Indonesia

BPN Prabowo-sandi Minta Dubes RI di Malaysia Dipecat

ia juga meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menarik pulang Duta Besar Republik Indonesia di Malaysia

Kamis, 11/04/2019 20:22 0

Indonesia

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, BPN: Kecurangan Semakin Terlihat

Temuan tersebut adalah bukti bahwa potensi kecurangan pada Pemilu 2019 ini mulai terlihat.

Kamis, 11/04/2019 20:10 0

Indonesia

Simpatisan FPI Yogyakarta: Kami Diserang Massa PDIP 

Haji Bambang menyebutkan terjadi sebanyak tiga kali penyerangan, pertama kali terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Kamis, 11/04/2019 17:41 0

Indonesia

Barengi Aksi BEM SI, Sekelompok Orang Teriak Novel Baswedan Berpolitik

Kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Pengawas KPK tiba-tiba menggelar demo di depan gedung KPK Pusat.

Kamis, 11/04/2019 16:56 0

Indonesia

Kasus HAM yang Tidak Tuntas Jadi Penyumbang Golput

Ricky Gunawan menyebutkan bahwa salah satu unsur penyumbang Golput adalah permasalahan HAM.

Kamis, 11/04/2019 16:05 0

Indonesia

Peringati 2 Tahun Kasus Novel, BEM SI Gelar Aksi di Gedung KPK

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI), turut meramaikan aksi untuk memperingati 2 tahun kasus Novel Baswedan

Kamis, 11/04/2019 15:59 0

Close